To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Nyanyian Ellios



Ellios mulai menghela nafas dan sepasang netranya masih menatap para penonton ri hadapannya itu.


"Huuft ... baiklah. Aktifkan kemampuan bernyanyiku sekarang, Lovely!" titah Ellios sangat pelan dan mulai tersenyum tipis.


[ Baik, Tuan Ellios. Kemampuan menyanyi akan diaktifkan. Semangat untuk menyelesaikan misi kali ini, Tuan Ellios. ]


Ucapan penyemangat dari sang boneka pemandu Lovely kini membuat Ellios mulai tersenyum lebih lebar dan semakin percaya diri karena Ellios yakin misi kali ini juga akan diselesaikannya dengan sangat baik.


Denting dari permainan sebuah piano mulai terdengar mengawali lagu yang akan dinyanyikan oleh Ellios kali ini. Lalu mulai diikuti oleh suara indah dari permainan gitar dan bass dengan ritme yang sedikit cepat. Dentuman dari permainan drum juga mulai menyusul dan mengiringi musik kali ini.


Ellios semakin mendekatkan michrophone itu pada mulutnya lalu mulai melantunkan lirik itu.


"Spinning, spinning, the world's spinning.


Even if I were to disappear. While you're smiling, act indiffirent. It's that kind of life. Ah, isn't it worthless? It's okay to just be worried. Don't try to break it. Isn't is easier to give up? It's time to pay attention. You listen too, baby. If you live embracing life's gloominess, you won't enjoy yourself."


Ellios melantunkan lagu tersebut dengan sangat baik. Meskipun lirik dari lagu tersebut menggunakan bahasa Inggris, namun pelafalan Ellios sangat baik dan tepat.


"Good people don't really beat on reason, but want to preach self-important things. But don't even know the reason we're born in this world. People that can't even say good bye exist too, idiot."


Lirik demi lirik dinyanyikannya dengan sangat baik. Bahkan gaya Ellios juga sangat keren dan sesekali dia mengangkat tangan kirinya ke atas untuk menyapa para penonton itu. Penampilannya sungguh keren sekali!!


"Even if it's just a little, if you have the


Courage, why don't you try struggling once more?


That's right..Step by step down that road, to the place in front of you. It's okay if you fall down.


Even if you're crushed Going my way just do it. Believe you can do it and the road opens


Struggling and living is real. Dismiss things like ease or comfort."


Amazing!! Benar-benar sudah mirip sekali dengan penyanyi aslinya! Ellios sangat sempurna melakukan semua itu. Rupanya selain kemampuan menyanyi, Ellios juga bisa bergerak leluasa dan sangat luwes sesuai dengan lagu yang sedang dia bawakan saat ini.


"Going down the thorny road, to stop it, right?


Spinning, spinning, the world's spinning


Even if I were to disappear. While you're smiling, act indiffirent. It's that kind of life."


Para penonton bersorak dengan sangat riuh dan mulai memanggil nama grup band yang sedang tampil saat ini.


Blue Gazzete ...


Blue Gazzete ...


Blue Gazzete ...


"If that's the case, then let's laugh together. Live magnificently, THAT'S LIFE ALL RIGHT YOU KNOW MEAN? Let's watch today and yesterday, and the dreams and hopes we entrusted to tomorrow. In the bewildering flow of time, searching for my own worth."


Suara Ellios terdengar begitu indah diiringi oleh permainan dari para pemain gitaris, drummer, pianis, bassist dan alat musik lainnya lagi. Seluruh penonton juga ikut menyanyikan lagu yang begitu energik dan penuh dengan semangat itu bersama dengan Ellios.


"Spinning world, in that absent-mindedness, please recognize me, somewhere.


Stop, stop, stop time. Even if it seems your heart will suddenly burst. In the changing, changing scenery. It's okay to look up and cry. Spinning, spinning, the world's spinning. Even if I were to disappear. While you're smiling, act indiffirent.


Semua orang begitu terpana melihat penampilan dari Ellios yang begitu sempurna dan menakjubkan. Bahkan Alisha juga dibuat terpana saat melihat penampilan dari Ellios yang begitu memukau saat ini


Benarkah dia adalah Ellios? Mengapa dia menjadi seperti ini? Begitu ceria, energik dan sangat bersinar. Ini sungguh seperti dua orang yang sangat berbeda saja.


Batin Alisha yang masih saja menatap Ellios tanpa satu detikpun bisa berpaling untuk tidak menatapnya.


"What a wonderfull world~~"


JRENGG ...


JRENGG ...


Seluruh penonton bersorak riuh kembali ketika Ellios mulai mengakhiri lagu itu. Mereka melambaikan tangannya ke atas. Bahkan ada beberapa dari mahasiswi yang mulai bersorak dan memanggil-manggil nama Ellios saat ini.


Blue Gazzete ...


Blue Gazzete ...


Ellios ...


Ellios ...


Ellios ...


Ellios mulai memberikan salam dengan membungkukkan sedikit badannya lalu mulai meninggalkan panggung megang itu dan diikuti oleh yang lainnya.


Alisha masih saja memicingkan sepasang matanya menatap Ellios dari kejauhan, hingga akhirnya Ellios mulai menghilang dan menuruni panggung.


"Bravo!! Keren sekali penampilanmu!!" puji seorang mahasiswa tampan yang memiliki gaya begitu wow dengan rambutnya yang berwarna kemerahan dan sedikit keunguan.


Pemuda tampan bergaya wow itu tersenyum lebar menatap Ellios dan menepuk-nepuk bahu Ellios. Sangat terlihat jika dia sangat puas dengan penampilan spektakuler dari Ellios.


"Siapa kamu dan fakultas apa kamu?" tanya pemuda tampan berambut keren itu terlihat begitu tertarik dengan Ellios.


"Uhm ... namaku adalah Ellios. Dan aku dari fakultas IT." jawab Ellios dengan jujur.


"Wah anak IT ya. Kamu menggantikanku dengan sangat baik, Ellios. Bagaimana jika kamu bergabung saja dengan Blue Gazzete? Kamu bisa menyanyi denganku dan menjadi backing vocal disini. Bagaimana?" pemuda yang tak lain adalah Ken yang menjadi main vocal di dalam band Blue Gazzete itu kini menawari Ellios untuk bergabung bersama band mereka.


"Ken!! Ellios tak akan sempat untuk bermain musik seperti kita!" seorang gadis menyela dan mulai meraih bahu Ken, sedangkan pandangannya memandang Ellios.


"Mengapa dia tidak sempat?" tanya Ken bingung.


"Karena dia akan selalu sibuk belajar. Apa kamu lupa siapa Ellios Yozhikawa? Dia adalah mahasiswa kesayangan para dosen, lektor dan profesor! Dia memiliki otak yang sangat luar biasa!!" celutuk gadis itu memuji Ellios.


"Dia? Ellios Yozhikawa?" tanya Ken hampir saja tak percaya dan sangat terkejut.


"Hhm!! Itu adalah dia!!" sahut gadis itu lagi.


Ken masih saja terdiam menatap Ellios bingung. Bagaimana mungkin anak genius yang cukup populer seperti Ellios yang sedikit cupu baru saja membawakan sebuah lagu rock dengan begitu keren?


Mungkin seperti itulah yang sedang dipikirkan oleh Ken saat ini.