To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Kekesalan Oichi



Kini tubuh Ellios malah bergerak diluar dari kendalinya. Bahkan Ellios mulai memiringkan wajahnya dan semakin mendekati wajah ayu Oichi.


Ughh ... mengapa tubuhku masih belum bisa bergerak sesuai dengan perintahku?! Dan ... tubuh dan wajah ini malah semakin mendekati Oichi. Bagaimana ini? Ayo, Ellios!! Lawan semua ini!! Lawan Ellios!! Jangan biarkan sistem Oichi menguasai tubuhmu! Jangan sampai kau gagal dalam misi kali ini!! Lawan semua ini, Ellios!!


Batin Ellios mulai berusaha untuk mengendalikan tubuhnya kembali dengan sekuat tenaganya. Berawal dari Ellios yang mulai berkonsentrasi dan memfokuskan dirinya untuk mengambil alih kendali tubuhnya kembali.


Lalu Ellios semakin memberikan tekanan pada tangan kanannya dan berusaha untuk menahan tubuhnya agar sedikit menjauh dari Oichi. Lalu dengan sekuat tenaga Ellios mulai menahan diri dan tubuhnya sepenuhnya.


Hingga akhirnya kini Ellios sudah berhasil mundur dan sedikit menjauh beberapa inchi dari Oichi. Oichi yang menyadari hal itu, merasa sangat kesal karena merasa Ellios sudah menolak dan memberikan tamparan keras untuknya.


Hingga akhirnya Oichi malah semakin mendongak dan mendekati wajah Ellios, dan akhirnya sebuah ciuman itu hampir saja terjadi. Namun tepat saat bibir mereka berdua akan saling bertaut, disaat itulah Ellios sedikit memalingkan wajahnya hingga akhirnya kecupan itu malah mengenai pipi Ellios.


"Ellios!! Kau benar-benar sudah gila!!" ketus Oichi merasa sangat emosi dan wajahnya sudah menjadi begitu merah karena mendapatkan penolakan lagi dari Ellios.


Oichi juga mulai melepaskan Ellios karena merasa sangat malu dengan Ellios atas semua ini. Bukan malu karena sikapnya yang begitu agresif, namun Oichi malu karena sudah ditolak oleh seorang pemuda yang sangat biasa-biasa saja seperti Ellios!


Dan tentu saja semua itu membuat Oichi seperti kehilangan harga dirinya begitu saja. Kesal, marah, kecewa, semua bercampur menjadi satu..


"Maaf, Nona ... tapi aku harus segera kembali. Aku akan meminta Ken untuk datang kemari dan menemani nona Oichi. Karena orang seperti Ken lebih pantas dariku untuk merawat dan menemani nona. Permisi!" ucap Ellios masih berusaha bersikap dengan ramah dan mulai berbalik.


Namun baru saja Ellios berjalan dua langkah dari tempatnya, Oichi sudah menahannya kembali dengan ucapannya.


"Ellios!!" tandas Oichi dengan cepat. "Katakan dengan jujur kepadaku! Sebenarnya kamu memiliki sistem bukan? Jika tidak, maka kamu tak akan bisa melakukan semua ini kepadaku! Kamu pasti memilikinya bukan?" imbuh Oichi yang rupanya masih saja mencurigai Ellios.


"Maaf, Nona. Tapi aku tidak mengerti apapun dengan apa yang sedang nona bicarakan saat ini." jawab Ellios yang masih berdiri membelakangi Oichi yang terduduk di pinggiran tempat tidurnya.


"Cih!! Sekarang pergilah dari kamar dan rumahku sekarang juga!! Aku benar-benar sangat kesal dan marah padamu!! Jangan sampai kamu memperlihatkan dirimu lagi di hadapanku, atau kau akan benar-benar menyesal!! Karena kamu sudah sangat berani kurang ajar dan tidak sopan padaku!!" tandas Oichi yang sudah dipenuhi dengan amarah hingga membuat wajahnya menjadi semakin merah padam.


Karena sebenarnya Oichi juga merasa begitu khawatir, jika Ellios memiliki sebuah niat buruk untuk mengumbar semua ini kepada teman-temannya, terlebih kepada media ... yaitu tentang penolakan Ellios terhadap Oichi.


"Aku sungguh minta maaf padamu, Nona Oichi. Aku sungguh tidak memiliki niat dan maksud apapun dengan nona. Apalagi niat buruk ... aku sama sekali tidak pernah berpikiran akan hal itu. Namun aku sungguh minta maaf ... karena nona menjadi kurang nyaman akan sikapku ini." ucap Ellios mulai berbalik dan sedikit membungkukkan badannya menghadap Ellios. "Sekali lagi aku minta maaf, Nona Oichi. Aku permisi ..."


Ellios mulai berbalik kembali dan segera meninggalkan kamar itu. Sementara Oichi masih terlihat begitu kesal dan mulai bangkit lalu menyapu meja riasnya dengan kedua tangannya hingga membuat semua benda-benda yang berada di atas meja riasnya seketika terjatuh di atas lantai dan berserakan seperti sampah.


SRRAAKK ...


BRAKK ...


"Apakah aku harus memberikan sebuah pelajaran untuknya? Hhm ... benar juga!! Dia harus merasakan akibatnya karena sudah berani melakukan hal seperti itu kepada seorang dewi Oichi!! Lihat saja, Ellios!! Apa yang akan kamu lakukan kelak, Ellios? Kamu pasti akan memohon-mohon kepadaku suatu saat nanti!!"


Gumam Oichi mulai menarik sudut-sudut bibirnya hingga membentuk sebuah seringai manis sambil menatap dirinya sendiri melalui pantulan cermin rias di hadapannya.


...⚜⚜⚜...


[ Mission completed. Selamat karena tuan bisa menyelesaikan misi kali ini dengan sangat baik, Tuan Ellios.]


Ucap Lovely sang boneka pemandu sistem saat Ellios tepat berjalan 5 langkah meninggalkan kamar Oichi dan mulai menyusuri sebuah lorong mewah yang dipenuhi dengan ukiran bunga sakura pada masing-masing dindingnya.


"Huft ... misi kali ini sungguh membuatku sangat berdebar. Rasanya seperti sedang melakukan sebuah uji nyali dan sangat menguji adrenalin saja. Huft ..." gumam Ellios menghembuskan nafas kasarnya ke udara dan memegangi dadanya sendiri lalu mengusapnya pelan.


[ Sepertinya tuan Ellios harus memiliki seorang kekasih dan lakukan kencan dengannya. Setidaknya agar tuan Ellios mengalami kemajuan. Jika hanya sekedar ciuman saja seharusnya masih wajar bukan? ]


Sahut Lovely yang spontan saja membuat Ellios merasa sedikit aneh dan mulai waspada kepada Lovely.


"Awas saja jika sampai kamu memberikan misi yang aneh untukku, Lovely!! Aku saja belum pernah melakukannya bersama dengan Alisha!" ucap Ellios kelepasan hingga menyebut nama Alisha saat ini.


[ Wah ... wah ... apakah tuan ingin mencobanya bersama dengan Alisha. Hehe ... tiba-tiba saja aku mulai memikirkan sesuatu ...]


Sahut Lovely mulai menggoda Ellios dengan tawa kecil.


"Awas saja jika sampai kamu merencanakan sesuatu yang buruk untukku!!" ancam Ellios sudah dengan raut wajah yang sedikit kesal.


[ Sekarang coba katakan padaku, Tuan Ellios! Selama ini pernahkah aku memberikan misi yang buruk dan jahat untuk tuan Ellios? Tidak pernah bukan? Aku selalu memberikan misi yang bermanfaat dan berguna untuk tuan Ellios. ]


Lovely mengelak dan berusaha untuk membela dirinya.


"Kamu pernah memberikan misi menjadi playboy dalam sehari kepadaku, kamu juga pernah memberikan misi untuk menjadi seorang mahasiswa pemalas, kamu juga pernah memberikan misi agar aku membuat kesal pelanggan di kedai ibuku. Huft ... sekarang coba jelaskan saja semua itu kepadaku, Lovely!" ucap Ellios sedikit mendengus kesal.


[ Pemberian misi adalah sering dengan hal-hal yang sangat bertolak belakang dengan kehidupan tuan Ellios. Jadi dilarang protes, selagi hal itu masih sangat wajar. Yang terpenting adalah tuan Ellios sudah mendapatkan hadiah yang begitu fantastis bukan? ]


Jawab Lovely tak mau kalah dari sang tuan.