To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Hukuman Untuk Nacht, Isao, Dan Senju



Akhirnya Nacht, Isao, dan Senju mendapatkan sebuah hukuman dari sang profesor. Meskipun hukumannya hanya sebatas tidak diperbolehkan untuk menghadiri pameran karya, serta karya juga tidak diijinkan untuk diikutsertakan dalam pameran.


Pihak kampus tidak bisa memberikan hukuman yang berat untuk mereka bertiga, karena kedua orang tuan Nacht adalah orang yang cukup berpengaruh di dalam kampus ini.


Biasanya mereka selalu menomor satukan Nacht dan memberikan fasilitas spesial untuk Nacht saat di kampus. Namun tidak untuk kali ini, karena kali ini sudah terlanjur cukup banyak mahasiswa dan mahasiswi yang sudah melihat kejadian ini.


Dan sangat tidak mungkin untuk tidak memberikan hukuman untuk Nacht dan teman-temannya satu servernya.


[ Mission succesed. Tuan sudah berhasil memecahkan masalah yang sedang dialami oleh anak fakultas seni. Selamat, Tuan Ellios. ]


Ucap Lovely yang membuat Ellios mulai tersenyum lebar.


Lovely, bacakan statusku saat ini!


Titah Ellios dari dalam hatinya.


[ Baik, Tuan ...] sahut Lovely sambil membacakan status Ellios.


[____To Be An Immortal Human By System____


Nama : Ellios Yoshikawa


Usia : 20 Tahun


Sisa Umur : 12 bulan, 8 hari, 5 jam, 30 menit, 31 detik


Ketampanan : 95


Kepintaran : 100


Ketangkasan : 50


Kecepatan : 65


Kekuatan : 52


Ketahanan : 70


Kharisma : 94


Kemampuan Spesial: Otak yang jenius


Poin sistem : 70


Poin kemampuan : 96


Hadiah menyelesaikan misi 26 : 30 hari, 2 jam, 3 menit perpanjangan usia


Hadiah misteri :


- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )


- kemampuan berlari super ( non aktif )


- kemampuan bela diri, Level 8 ( non aktif )


- kemampuan menyanyi ( non aktif )


- badan kekar dan six pax ( sudah didapatkan )


- keahlian bermain basket ( non aktif )


- keahlian melompat tinggi dan jarak jauh ( non aktif )


-keahlian memulihkan tubuh yang terluka dalam waktu 1 menit hingga 5 menit ( luka apapun dan waktu penyembuhan tergantung luka yang sedang dialami )


- kemampuan super menyelam dan bertahan di dalam air tak terbatas / bernafas di dalam air ( non aktif )


- kemampuan memiliki mata tembus pandang ( non aktif )


Misi : 27 ( belum dibuka )


Sistem pemandu : Lovely]


[ Melaporkan status selesai, Tuan Ellios. ]


Ucap Lovely melaporkan status Ellios.


"Hhm. Thanks, Lovely! Itu artinya poin sistemku meningkat 30 ya, tapi poin kemampuanku hanya meningkat 1 poin saja, dan aku juga mendapatkan dana yang cukup banyak. Andai saja aku bisa memberikan seluruh uang ini untuk ibu ... Hhuft ..." gumam Ellios sambil menghembuskan nafas kasarnya ke udara.


PLUK ...


Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahu lebar Ellioa dan orang itu juga segera duduk di samping Ellios.


"Hei, Anak genius!! Apakah kamu tidak memiliki sebuah rencana untuk mentransfer sedikit saja kepintaranmu untukku? Aku ini tidak terlalu pintar, keunggulanku hanya soal musik saja. Huft ..." celutuk pemuda yang begitu nyentrik itu.


Siapa lagi pemuda itu kalau bukan Ken, si pemilik suara emas dan salah satu bintang dan pemuda populeh di kampus Todai ini.


"Andai saja aku bisa mentransfernya untukmu, pasti aku sudah melakukannya, Ken." sahut Ellios yang nampaknya mulai pandai bercanda dan dengan baik mengimbangi lawan bicaranya.


Mendengar ucapan dari Ellios, kini Ken mulai tertawa renyah begitu saja. Seluruh mahasiwa dan mahasiswi seni yang melihat kedekatan mereka berdua menatap aneh kedua pemuda itu.


"Bagaimana mungkin mereka berdua bisa menjadi sedekat itu? Biasanya Ken begitu susah untuk dekat dengan orang lain. Dan ... kali ini dia malah bisa sedekat ini dengan anak IT itu? Apa ini serius? Ini aneh sekali! Karena biasanya Ken hanya akan mudah dekat dengan seseorang yang sejalan dengannya." gumam salah satu mahasiswa yang masih menatap Ellios dan Ken dari kejauhan.


PLUKKK ...


Sang teman yang sedang duduk tepat di sebelahnya kini malah memukul kepala mahasiswa itu sengan gulungan sebuah buku mata kuliah.


"Kau ini bodoh ya!!" ucap mahasiswa yang sudah memukul kepa temannya itu.


"Sialan kau, Uesegi!! Mengapa kamu malah memukul kepalaku?!" protes mahasiswa itu sambil memegangi kepalanya yang sudah terkena pukulan oleh mahasiswa bernama Uesegi itu


"Apa kau lupa?! Ellios pernah menyanyi bersama Ken di sebuah kafe! Dan Ellios juga pernah menggantikan Ken sebagai main vocal Blue Gazzete di kampus saat Ken mengalami keterlambatan. Mungkin sejak saat itu mereka berteman." ucap Uesegi masih memperhatikan Ellios yang masih asyik berbincang dengan Ken.


"Wah ... aku tidak tau soal itu. Karena saat itu aku sedang cuti kuliah. Haha ..."


Sementara itu ...


"Ellios, Ken ... terima kasih sudah membantuku mengungkap semua ini." ucap Ueki yang rupanya sudah menghampiri Ellios dan Ken. "Meskipun aku sudah tau jika itu adalah perbuatan mereka bertiga, namun saat itu aku tidak memiliki bukti apapun. Dan aku juga tidak memiliki keberanian untuk melawan mereka. Terima kasih ..." ucap Ueki dengam tulus.


"Sama-sama. Jangan menyerah dan jangan sampai patah semangat! Tetaplah selalu berkarya! Kamu masih memiliki kesempatan lagi di lain waktu. Buktikan jika karyamu pantas untuk menerima sebuah pengakuan!" ucap Ken berusaha untuk menghibur Ueki.


"Hhm. Aku tidak akan menyerah. Karena itu adalah impianku. Sekali lagi aku mengucapkan terima kasih kepada kalian berdua." ucap Ueki lagi dengan sedikit membungkukkan badannya.


"Jangan seperti itu. Kita adalah teman satu fakultas. Jadi jangan merasa sungkan." ucap Ken lagi. "Oh iya aku dan Ellios harus segera pergi! Ayo, Ell!! Aku sudah tidak sabar ingin memakan ayam krispy milik kafe ibumu!" ucap Ken mulai menggendong ranselnya dengan bahu kirinya saja.


"Oh ... i-iya ... tunggu sebentar!" sahut Ellios yang juga mulai mengendong ransel kesayangannya. "Ueki. Kami pergi dulu. Sampai jumpa." imbuh Ellios dengan ramah dan segera berlari kecil untuk mengejar Ken yang sudah melenggang lebih dulu.


Namun rupanya baru di halaman kampus mereka malah bertemu dengan Kakei dan Arata. Dan mereka berbincang sebentar di halaman kampus.


"Kamu darimana, Ellios? Mengapa baru pulang?" tanya Kakei yang terlihat begitu perhatian dengan Ellios melebihi perhatian Alisha saat menjadi kekasih Ellios saat itu.


Dan sebenarnya inilah sisi baik dari Kakei sang kapten basket di universitas Todai ini. Kakei akan selalu peduli dan sangat care dengan temannya jika sudah mengenalinya dengan sangat dekat.


Dan Kakei juga memperlakukan Ellios seperti itu, terlebih Ellios juga sudah mempercayakan kepadanya untuk menjaga rahasia besar yang selalu disimpan rapat oleh Ellios selama ini.


Sebuah rahasia besar yang selama ini hanya diketahui oleh Kakei saja. Rahasia penyakit mematikan yang dimiliki oleh Ellios!! Bahkan Suzuna ataupun Jullian saja tak mengetahui semua itu.


"Aku baru saja dari fakultas seni, Kakei. Dan sekarang baru mau pulang! Dan kami akan memakan ayam krispi di kedai ibuku." jawab Ellios seadanya.


"Kalau begitu aku ikut!" jawab Kakei tanpa pikir panjang.


"Hah?? Apa? Bukankah seharusnya kita masih harus berlatih bersama, Kakei?" celutuk Arata keheranan.


"Aku ijin untuk latihan sore ini! Aku akan ikut bersama dengan mereka!" ucap Kakei kekeh. "Ayo, Ellios, Ken! Kita pergi!!"


...⚜⚜⚜...