
Ellios masih saja terlihat begitu bersemangat merapikan satu persatu meja-meja dan kursi-kursi itu. Setelah beberapa saat akhirnya semua bagian depan sudah terlihat rapi, dan kini Ellios mulai mengelap meja-meja itu satu persatu untuk membersihkan sisa-sisa minyak bekas makanan yang masih menempel pada meja itu.
Sebuah kain pel lengkap dengan embernya yang sudah berisi dengan air sabun yang memiliki harum yang begitu segar dan harum itu kini mulai Ellios bawa untuk membersihkan lantai bermotif vinyil di dalan kedai ayam krispi ini.
Setelah bagian depan terlihat rapi dan bersih kini Ellios segera melenggang dengan langkah cepat dan terburu untuk pergi ke dapur. Ternyata benar saja, begitu banyak piring dan gelas kotor di wastafel dan sekitarnya.
Dan hal itu cukup membuat Ellios terpaku selama beberapa saat. Namun tiba-tiba saja ucapan dari Lovely mulai terdengar oleh Ellios dan membuyarkan angannya.
[ Waktu yang tersisa adalah 4 menit 29 detik lagi ...]
Karena tersadar akan waktu yang tersisa hanyalah tinggal sedikit saja, kini Ellios mulai bergegas untuk segera mencuci semua piring-piring dan gelas-gelas yang kotor itu.
Pergerakan Ellios begitu cepat dan gesit saat menyelesaikan semua pekerjaan itu. Bahkan tak ada rasa kaku sama sekali ketika Ellios mengerjakan semua pekerjaan itu.
Dan itu semua adalah karena Ellios yang memang sudah terbiasa dengan semua hal itu. Yeap, Ellios memang sering sekali membantu pekerjaan rumah untuk meringankan pekerjaan sang ibu.
Suzuna benar-benar dibuat melongo melihat tingkah Ellios hari ini yang sedikit aneh dan tidak seperti biasanya. Ellios terlihat begitu cepat dan terburu-buru saat merapikan dan membersihkan seluruh kedai ayam krispi ini seorang diri dan tak membiarkan Suzuna untuk membantu dirinya sedikitpun.
[ Waktu yang tersisa adalah 30 detik lagi. ]
Ucapan peringatan dari Lovely kini mulai terdengar kembali dan semakin membuat Ellios mempercepat pergerakannya karena waktu yang tersisa adalah sangat sedikit.
Semua piring dan gelas sudah rapi, dapur ini juga sudah terlihat bersih dan rapi. Begitu juga dengan bagian depan, semua meja dan kursi sudah ditata dengan rapi. Lantai juga sudah disapu dan dipel.
Kali ini Ellios mulai mengambil satu kantong besar yang berisi penuh dengan sampah dan segera membawanya keluar dari kedai ini untuk membuang sampah itu.
Tepat saat Ellios melempar sekantong sampah itu, disaat itulah waktu pelaksanaan misi sudah berakhir.
[ Time is over. Mission succesed. Selamat, Tuan Ellios. Tuan mendapatkan beberapa hadiah perpanjangan usia dan juga beberapa hadiah lainnya lagi. Tuan bisa memeriksanya kali. ]
Suara Lovely yang masih saja terdengar seperti suara sebuah robot wanita itu kembali terdengar oleh Ellios. Namun kali ini membuat Ellios kembali bernafas dengan lega dan langsung terduduk di sebuah kursi kayu yang berada di belakang kedai ayam krispi ini.
"Huft ... syukurlah. Buka statusku, Lovely!" titah Ellios mulai menyeka keringatnya sendiri dengan menggunakan lengan kirinya.
[ Baik, Tuan. Membuka status dimulai. ]
DING ...
Sebuah layar hologram kebiruan itu mulai terlihat di hadapan Ellios hanya dalam hitungan detik saja. Kini layar kebiruan terang itu mulai memperlihatkan beberapa tulisan yang berwarna putih kebiruan.
_____To Be An Immortal Human By System_____
Nama : Ellios Yoshikawa
Usia : 20 Tahun
Sisa Umur : 1 bulan, 15 hari, 08 jam, 11 menit, 19 detik
Ketampanan : 91
Kepintaran : 100
Ketangkasan : 14
Kecepatan : 15
Kekuatan : 8
Ketahanan : 13
Kemampuan Spesial: Otak yang jenius
Poin sistem : 93
Poin kemampuan : 83
Hadiah menyelesaikan misi 10 : 3 hari 13 menit perpanjangan usia
Hadiah misteri :
- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )
- kemampuan berlari super ( non aktif )
- kemampuan bela diri, Level 5 ( non aktif )
- kemampuan menyanyi ( non aktif )
- badan kekar dan six pax ( periksa setelah bangun tidur besok pagi )
Dana : 190 ribu yen ( kira-kira 20 juta rupiah )
Misi : 11 ( belum dibuka )
Sistem pemandu : Lovely
"Ketangkasan dan kecepatan meningkat meskipun hanya 1 poin. Dan danaku kini masih tersisa 190 ribu yen saja ya. Dan sisa umurku selama aku mendapatkan sistem dan menjalankan beberapa misi sistem dari Lovely kini sudah bertambah 2 minggu. Hhm ... tidak terlalu buruk juga. Ahh ... bulan depan sebaiknya aku mulai memeriksa kondisiku kembali ke rumah sakit. Apakah aku sudah mulai membaik ataukah masih sama saja. Setidaknya aku harus memastikan jika hadiah dari perpanjangan misi-misi sistem itu nyata."
Gumam Ellios mulai meregangkan otot-otot tangannya dengan mengangkat kedua tangannya ke atas.
"Arghh ... hari ini cukup melelahkan sekali. Kuliah, bermain gym, lalu membersihkan dan merapikan kedai ayam krispi milik ibu. Kini saatnya pulang dan beristirahat. Hoam ..." Ellios mulai menguap cukup lebar dan menutupinya dengan salah satu tangannya.
Pemuda yang selalu saja berteman dengan buku itu kini mulai bangkit kembali dari tempat duduknya. Ellios mulai melenggang kembali memasuki kedai ayam krispi itu dan segera bersiap untuk pulang bersama dengan sang ibu.
...⚜⚜⚜...
Sinar mentari mulai menyeruak memasuki kamar Ellios melalui celah-celah gorden berwarna putih dan berenda itu yang sedikit tersibak.
Kilauannya yang tak sengaja mengenai wajah Ellios terlihat sedikit menyilaukan sepasang matanya yang bahkan masih terpejam dengan sangat rapat.
Namun setelah beberapa saat, akhirnya Ellios mulai sedikit membuka sepasang matamya meskipun masih begitu menyipit.
"Ughh ... sudah pagi ya. Padahal rasanya aku baru saja tidur selama 5 menit. Hoam ..." Ellios menguap lebar dan kini sudah mulai duduk.
Ellios mulai mengucek pelan kedua matanya dengan kedua tangannya. Lalu Ellios mulai menuruni brankarnya dan memakai sendal slop berwarna putih itu.
Tapi entah mengapa tiba-tiba saja pagi ini Ellios merasakan sakit hampir di sekujur tubuhnya. Dan tubuh Ellios terasa terasa lebih berat jika dibanding biasanya. Dan hal itu sama sekali terasa begitu aneh dirasakan oleh Ellios.
"Apa yang terjadi? Mengapa rasanya badanku sakit semua? Dan rasanya begitu begitu berat sekali. Arghh ... ini pasti gara-gara kemarin aku memakai static bike selama 3 jam. Sehingga badanku terasa sakit semua. Sebaiknya aku mandi dulu saja." celutuk Ellios yang masi merasakan sakit di sekujur badannya.
Mungkin itu semua terjadi karena Ellios yang tidak terbiasa melakukan olahraga untuk kebugarannya. Jadi hanya berolahraga sedikit saja, badannya sudah merasakan sedikit sakit di keesokan harinya.
Ellios mulai memasuki kamar mandi di dalam kamarnya dan mulai menanggalkan pakaiannya satu persatu. Namun alangkah terkejutnya Ellios ketika melihat dirinya melalui pantulan cermin berukuran sedang di hadapannya itu.
"Argggghhhhhh ... tidakkkkkkk ..." sepasang mata Ellios membulat sempurna dan Ellios berteriak dengan sangat keras sekali karena begitu terkejut dan syok luar biasa.