To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Kakei Dirawat



Jadi ini ya misi kali ini? Aku harus bisa mengatasi masalah ini dan aku juga harus bisa menyelamatkan Kakei! Mobil ini akan segera menuju ke tebing di dekat pantai Enoshima dan akan segera terjun disana! Disaat itulah aku harus segera menyelamatkan Kakei! Semoga aku bisa melakukannya dengan baik!


Batin Ellios mulai mengambil nafas panjang lalu mengeluarkannya perlahan.


"Kakei, fokus saja mengemudikan mobil ini sesuai dengan instruksi dari Shou! Jangan lupa kencangkan sabuk pengaman agar meminimalisir kepala kita tak terbentur oleh sesuatu!" ucap Ellios mulai membantu Kakei mengencangkan sabuk pengamannya.


"Hhm. Kamu ... bisa berenang, Ellios?" tanya Kakei untuk mencairkan suasana, agar suasana tidak menjadi terlalu tegang.


Karena mobil Kakei saat ini sebenarnya suda melaju dengan cukup kencang. Dan tentu saja dengan keadaan rem yang tidak berfungsi cukup membuat mereka merasa was-was.


"Hhm. Tenang saja, Kakei. Aku bisa berenang kok. Aku akan baik-baik saja. Dan akhir-akhir ini aku sudah bisa mengatasi nafas pendekku kok." jawab Ellios sambil mengawasi sekitarnya.


Semua akses jalanan di sekelilingnya benar-benar sudah ditutup saat ini. Bahkan jalanan di hadapan mereka saat ini seolah-olah hanya menjadi milik mereka berdua saja.


Keren sekali! Kakei memiliki koneksi dan kenalan orang-orang yang cukup hebat dan berpengaruh. Bahkan hanya sekali menelponnya saja, semua ini bisa diatasi dengan sangat mudah. Keren!! Orang kaya yang berkuasa memang selalu bisa melakukan apapun ya. Hhmm ...


Batin Ellios menatap takjub sekelilingnya. Kini mereka mulai memasuki area laut dan sudah mendekati tebing itu. Kakei masih mengemudikan mobil sport-nya dan melalui jalur khusus itu, hingga akhirnya kini mereka mulai menabrak sebuah pembatas begitu saja.


BRAKKK ...


Mobil sport itu melalui pembatas itu dan masih melaju lurus meskipun arah lajunya menjadi sedikit menepi dam kurang stabil setelah tabrakan yang cukup kencang itu terjadi.


Hingga akhirnya saat jalanan sudah mentok dan habis, mobil sport itu mulai mengudara selama beberapa detik, lalu mobil sport itu mulai terjebur di dalam lautan itu.


BYUUURR ...


Dengan cepat Ellios segera melepas sabuk pengamannya. Namun rupanya saat ini kaki Kakei sedang terjepit, karena bagian depan mobilnya mengalami kerusakan karena menabrak sebuah karang laut.


Lovely, aktifkan kemampuanku bernafas di dalam air sekarang juga! Aku harus bisa bertahan dan menolong Kakei saat ini!


Batin Ellios mulai memberikan titahnya untuk sang pemandu sistemnya.


[ Baik, Tuan. Kemampuan bernafas di dalam air akan segera diaktifkan. ]


DING ...


[ Kemampuan bernafas di dalam air sudah berhasil diaktifkan. ]


Jawab Lovely dengan begitu patuh disertai dengan sebuah notifikasi pengaktifan kemampuan sistem.


Ellios mulai berusaha mengerahkan seluruh kekuatannya untuk membantu Kakei melepaskan kaki Kakei yang masih terjepit itu diantara beberapa bagian dari mobilnya yang mengalami kerusakan itu.


Hingga setelah beberapa saat akhirnya kaki Kakei berhasil terlepas dari jepitan itu, namun kaki Kakei mengalami beberapa luka, dan membuatnya kurang maksimal untuk berenang untuk mencapai permukaan air laut.


Ellios masih berusaha untuk membantu Kakei, meskipun pergerakan mereka berdua begitu pelan. Kini mereka berdua mulai berusaha untuk keluar dari dalam mobil itu bersama-sama.


Beberapa tim penyelamat kini mulai membantu mereka berdua dengan mengulurkan tangannya untuk memasuki kapal kecil itu.


...⚜⚜⚜...


Yokohama hospital president suite 5-7.


Setelah menjalani pemeriksaan dan penanganan dari seorang dokter, kini Kakei mulai dirawat di salah satu ruangan rawat dengan kelas yang cukup fantastis!


Kakei ditemani oleh sang kakak dan Ellios, karena saat ini kedua orang tuanya masih berada di luar kota. Kakak wanita Kakei berceramah panjang lebar sejak beberapa saat yang lalu, karena menganggap Kakei begitu ceroboh.


"Sudah berapa kali aku katakan kepada kakak. Jika ada seseorang yang memang berusaha untuk mencelakaiku! Karena tadi pagi kondisi mobilku masih aman-aman saja, Kak. Daripada kakak berisik seperti ini, lebih baik kakak mencari tau saja siapa pelakunya!" sungut Kakei merasa kesal karena sang kakak perempuannya yang menurutnya sangat berisik.


"Huft. Ya sudah! Kakak akan meminta seseorang untuk menyelidikinya! Sekarang kakak akan ke ruang administrasi dulu untuk mengurus biaya rumah sakit!" celutuk kakak Kakei mulai menyamber kembali slingbag hitam super mewahnya dan mulai beralih menatap Ellios. "Dan kau!! Tolong jaga adikku dulu, Elliott ..."


"Ellios namaku, Kak ..." ucap Ellios membenarkan.


"Ahh iya!! Ellios ... tolong kamu jaga adikku dulu! Jangan kaget jika berteman dengannya ya! Dia menang selalu dingin dan terlihat cuek jika belum mengenalnya, namun dia akan sangat care jika kalian sudah saling mengenal baik." ucap kakak Kakei lagi dengan gaya berbicara tegas namun ramah.


"Hmm ... iya, Kak."


Wanita yang berusia kira-kira 24 tahun itu kini mulai melenggang dengan anggun meninggalkan ruangan rawat president suite ini. Namun rupanya dia malah berpapasan dengan Arata dan teman-teman basket Kakeu yang baru saja mau mengunjungi Kakei.


"Hei, Arata!! Lama tidak bertemu tapi ototmu semakin besar saja! Namun otot-otot di bagian perutmu itu masih harus dilatih karena kini sudah sedikit kendor." celutuk wanita itu berkomentar.


Wajar saja Kareen, kakak Kakei begitu mengetahui akan hal itu. Karena pekerjaan Kareen selama ini adalah sebagai seorang model yang begitu ketat dengan segala hal, terutama pola makan.


Disamping itu Kareen juga cukup menekuni beberapa bela diri. Jadi selain cantik, wanita itu juga begitu kuat dan memiliki sikap yang blak-blakan. Sangat berbeda dengan sang adik yang sedikit pendiam dan dingin.


"Hehe ... akhir-akhir ini aku jarang pergi ke tempat gym, Kak. Dan makanku juga cukup banyak. Hehe ... jadi perutku sedikit berubah." Arata menyauti dan nyengir lebar.


"Terus berlatih dan jangan malas, Arata!" Kareen menepuk bahu lebar Arata lalu mulai meninggalkan ruangan ini.


Arata dan teman-temannya kini mulai melenggang kembali dan mendekati brankar Kakei.


"Wah, Kakei. Sudah lama aku tak bertemu dengan kak Kareen!! Dan dia semakin terlihat cantik dan bersinar saja!! Aku jadi semakin jatuh cinta padanya!!" ucap Arata kegirangan.


"Cck ... sayangnya dia tak akan pernah mau berkencan dengan pemuda yang jauh lebih muda dari dirinya." sahut Kakei dengan malas. "Lagipula apa istimewanya dia sih? Dia sangat cerewet dan kasar! Tidak ada sisi lembutnya sama sekali! Kupingmu bisa sakit jika kamu selalu bersama dengan kak Kareen."


"Wah!! Kamu adik yang jahat rupanya ya!!" timpal Arata mulai menarik sebuah kursi lalu mendudukinya.


Beberapa percakapan ringan mulai terjadi dan sesekali mereka juga tertawa bersama.


...⚜⚜⚜...