To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Pergi Bersama Oichi



CKIIT ...


Tiba-tiba saja van ini melakukan pengereman secara mendadak dan membuat Oichi dan Ellios sedikit terkejut dan tubuh mereka juga sedikit terhentak ke samping, karena mereka duduk dalam posisi menghadap ke samping.


"Ada apa ini? Apa yang terjadi?" gumam Oichi masih duduk di tempatnya , tanpa berniat sedikitpun untuk turun dan melihat apa yang sedang terjadi saat ini. Karena biasanya para pengawal dan menagernya yang akan mengurus masalah apapun yang sedang terjadi di sekeliling Oichi.


"Aku akan turun dan memeriksanya sebentar." ucap Ellios berinisiatif untuk turun.


Namun dengan cepat Oichi segera menahan Ellios dengan mengulurkan tangan kirinya untukmenghalangi Ellios.


"Tidak perlu, Ellios. Para pengawal dan managerku akan mengurus semuanya. Kita disini saja menunggu sebentar. Pasti hanya sedikit masalah kecil saha kok." ucap Oichi.


"Oh, baiklah kalau begitu." Ellios menyauti dan segera duduk kembali.


Namun tiba-tiba saja ponselnya mulai berdering. Setelah meminta ijin dari Oichi, Ellios mulai meraih bernda pipih itu dan segera mengangkat panggilan yang berasal dari Alisha itu.


"Hallo, Alisha ..." sapa Ellios.


"Ellios!! Bagaimana keadaanmu saat ini? Kamu sedang berada dimana saat ini? Apa kamu baik-baik saja? Apa mereka telah melakukan hal yang buruk padamu, Ellios?" pertanyaan bertubi mulai dilontarkan oleh Alisha yang tentunya sedang sangat mengkhawatirkan Ellios saat ini.


"Aku baik-baik saja, Alisha. Dan sebentar lagi aku akan segera sampai di kedai kok. Jangan khawatir, Alisha ..." sahut Ellios seadanya.


"Huft ... syukurlah jika memang seperti itu. Baiklah ... cepatlah datang, Ellios." sahut Alisha mulai terdengar lebih tenang.


"Hhm. Sampai jumpa, Alisha."


"Sampai jumpa, Ell."


Panggilan itu mulai diakhiri Ellios dan Ellios segera menyimpan ponselnya kembali.


"Siapa Alisha, Ell?" tanya Oichi yang rupanya mendengarkan pembicaraan mereka.


"Oh ... Itu ... dia itu ..."


"Kekasihmu?"


"Oh ... i-ya, Oichi. Dia adalah kekasihku." jawab Ellios dengan jujur.


"Wah! Tidak aku sangka rupanya kamu juga memiliki seorang kekasih ya." ucap Oichi hampir saja tak percaya.


"Hhhm. Ya ... kami sudah cukup lama berpacaran." jawab Ellios seadanya.


DRRTT ...


Tiba-tiba saja pintu mobil van sebelah belakang mulai terbuka begitu saja. Terlihat seorang pria dewasa dengan pakaian rapi sudah berada di balik pintu itu.


"Ada apa, Kak Jun Ze? Apakah kita menabrak seauatu?" todong Oichi sebelum sang asisten pribadi mengatakan seauatu kepadanya.


"Benar sekali, Oichi. Kita tak sengaja menabrak sebuah mobil. Dan orang itu malah memperpanjang masalah. Sepertinya kita akan sedikit terlambat untuk segera sampai ke tempat tujuan." ucap Jun Ze.


"Bagaimana ini, Ellios? Apa kita pergi sendiri saja dulu? Jika menunggu mereka mungkin akan sedikit lama." ucap Oichi malah bertanya kepada Ellios.


"Boleh. Tapi apa tidak lebih baik kamu tetap berada disini dan bersama dengan mereka saja, Oichi? Pergi tanpa para pengawalmu akan sangat berbahaya?" ucap Ellios menyarankan.


"Tidak masalah kok. Kan ada kamu yang tak kalah kuat!! Kak Jun Ze, aku akan pergi duluan ke kedai makan bersama dengan Ellios!" ucap Oichi mulai mengambil dan mengenakan sebuah topi berwarna pink lembut. Tak lupa Oichi juga mengenakan sebuah masker.


"Eh? Tapi, Oichi ... bagaimana jika ada yang ingin mencelakaimu lagi? Sebaiknya kamu tetap di dalam mobil ini dan menunggu sebentar lagi, Oichi." ucap Jun Ze.


"Tidak, Jun Ze. Kami akan pergi duluan saja. Lagipula jarak kedai tak jauh dari sini kok. Ayo, Ellios kita pergi duluan!!" ucap Oichi kekeh dan segera bangkit dan mulai menuruni mobil van super mewah itu.


Ellios mengikuti Oichi dan hanya sedikit membungkukkan badannya disaat melalui manager Jun Ze.


Manager Jun Ze hanya menggeleng-gengkan kepalanya melihat tingkah artis yang saat ini menjadi tanggungnya sepenuhnya. Namun Jun Ze tak bisa menghalangi Oichi, karena Oichi tak akan pernah bisa dihalangi jika sudah membuat sebuah keputusan.


...⚜⚜⚜...


SWOSHHH ...


CKITTT ...


SSRRTTTT ...


Ellios mulai menghentikan kayuhan sepeda di depan kedai ayam krispi miliknya. Karena beberapa saat yang lalu Oichi malah menyarankan Ellios untuk membeli sebuah sepeda kayuh dari seorang anak SMP yang kebetulan sedang pulang sekolah.


Bahkan Oichi membeli sepeda kayuh itu dengan harga yang cukup tinggi. Mungkin seharga sebuah sepeda motor baru. Dan tentu saja tanpa pikir panjang lagi sang bocah rela menjual sepeda kayuh kesayangannya itu hanya demi nominal yang cukup besar itu! Kapan lagi akan mendapatkan sebuah kesempatan emas seperti itu bukan? Hehe ...


Hanya dalam beberapa menit saja, Ellios dan Oichi sudah sampai di kedai ayam krispi milik Ellios. Kini mereka mulai memasuki kedai yang saat ini sudah menjadi normal seperti biasanya.


Kedai ini sudah ramai akan pengunjung dan mereka sudah terlihat nyaman saat menikmati beberapa pesanan mereka dengan baik dan tenang.


Tak ada satupun pengunjung yang mencurigai kehadiran Oichi saat ini di dalam kedai ayam krispi ini. Karena mereka terlalu sibuk dengan urusannya masing-masing dan terlalu sibuk memanjakan lidah mereka dengan beberapa menu baru yang sudah launching di kedai ini beberapa saat yang lalu.


"Oichi, aku akan membantu yang lainnya dulu. Kamu bisa beristirahat di ruangan biasanya." ucap Ellios setengah berbisik sambil terus melenggang ke dalam.


"Hhm. Aku akan bersiap dan akan memberikan kejutan untuk mereka. Aku akan menyanyikan sebuah lagu untuk mereka." sahut Oichi yang juga berbisik.


"Hhm. Okay. Katakan saja padaku jika kamu membutuhkan sesuatu." sahut Ellios sedikit melirik gadis cantik bak boneka manekin itu.


"Well! Okay!!"sahut Oichi dengan nada ceria.


Mereka berdua mulai berpisah, Oichi segera beistirahat sekejap dan mulai bersiap di ruangan khusus itu, sedangkan Ellios mulai pergi ke dapur untuk mulai membantu para karyawan itu untuk mengantarkan beberapa pesanan para pengunjung.


Tak lupa Ellios juga mulai mengenakan celemeknya sambil mengawasi sekitarnya.


Alisha dimana ya? Mengapa aku tak melihatnya dimanapun semenjak aku datang ya? Apa dia sudah pulang?


Batin Ellios masih saja celingukan mencari sosok Alisha.


...⚜⚜⚜...


Bonus Biodata Jullian :



Name : Jullian Wu


Birth : 15 November


Zodiak : Libra


Hight : 180 cm


Weight : 62 kg


Age : 20 years old


Yang paling dibenci : Orang sok


Yang paling disukai : Oichi


Makanan faforite : ramen, Chicken yakiniku, ayam krispi, okonomitaki, beef teriyaki, dan masih banyak lagi. Hehe ...


Hobi : Membaca, bermain game, bermain gitar


Jullian adalah satu-satunya sahabat yang dimiliki oleh Ellios ketika mereka mulai memasuki Universitas Todai. Mereka selalu bersama dan hanya berduaan kemanapun mereka pergi, atau terkadang bertiga bersama Alisha.


Jullian adalah tipikal pemuda yang ramah, apa adanya, tidak berlebihan dan suka menolong. Namun Jullian akan sangat berlebihan ketika sedang mengidolakan Oichi, bahkan Jullian selalu memuja-muja Oichi.