To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
To Be An Immortal Human By System



Di sebuah altar putih yang begitu megah, mewah dan kokoh, terlihat seorang pemuda tampan dengan balutan jas pengantinnya sedang bersama dengan seorang gadis cantik dengan balutan gaun pengantin putih tanpa lengan yang menjuntai hingga ke lantai.


Penampilan sang mempelai pria yang sedikit berbeda dari biasanya, menjadikannya terlihat semakin gagah dan memukau. Bahkan semakin membuatnya terlihat semakin bersinar saja.


Begitu juga dengan mempelai wanita, gadis itu terlihat sangat cantik dan anggun bak sang putri di dalam negeri dongeng. Gaun putihnya dipenuhi dengan manik-manik kristal yang begitu indah.


Sudah sangat tak diragukan lagi, jika sepasang pakaian pengantin itu pastinya akan merogoh uang yang cukup banyak, karena merupakan desain dari LV Fashion yang sudah tak diragukan lagi kualitasnya.


Beberapa tamu undangan terlihat mulai memberikan doa, beberapa patah kata serta hadiah untuk pasangan pengantin baru itu. Mereka secara bergantian mendatangi pasangan pengantin baru itu, hingga kini tiba giliran Ellios dan teman-temannya yang maju ke depan.


"Kakei, selamat ya. Semoga kalian berdua selalu bahagia dan segera mendapatkan momongan." ucap Ellios yang berada di barisan paling depan bersama dengan Alisha.


"Thanks, Ellios!" sahut Kakei tersenyum lebar


"Sama-sama, Kakei ..." sahut Ellios yang merasa sangat bahagia, karena akhirnya melihat salah satu temannya menikah.


"Kakei, Hyorin ... selamat ya. Semoga kalian bahagia." ucap Ken yang juga terlihat berbahagia dan menjabat tangan Kakei dengan style bersalaman yang keren.


"Terima kasih, Ken!" sahut Kakei dengan senyum lebar.


"Kakei, selamat ya. Aku turut berbahagia karena akhirnya kamu sudah mendapatkan pendamping hidup yang akan selalu menemanimu." kali ini Jullian yang mengenakan setelan jas berwarna abu-abu terang mulai memberikan selamat kepada Kakei.


"Hhm. Thanks, Jullian! Semoga kamu dan Oichi juga segera menyusul." sahut Kakei dengan tulus.


"Huft ... dewi Oichi-ku masih belum ingin menikah. Dia masih meminta waktu satu tahun lagi ..." sahut Jullian dengan tawa kecil.


"Ya sudah! Kamu harus sabar ya, Jullio! Karena Oichi memanglah bintang besar, pasti akan berat jika harus segera melepas lajangnya. Apalagi usianya masih cukuo muda dan masih di masa keemasannya. Jadi kamu harus sabar!" Ken menepuk bahu Jullian dan mengusapnya pelan.


"Hm. Tentu saja aku akan selalu sabar kok." sahut Jullian dengam senyum lebar.


"Hhm? Ada yang sedang membicarakanku rupamya ..." tiba-tiba saja seorang gadis cantik bak seorang bidadari dengan suara indahnya mulai menghampiri mereka semua.


"Oichi, cepatlah kamu segera menikah juga dengan Jullian! Kasihan dia melihat teman-temannya sudah menikah, namun kamu malah sibuk dengan pekerjaanmu saja." ucap Ken malah menggoda Oichi, karena sebenarnya Ken malah yang paling dulu menikah 1 tahun yang lalu.


Dan Ken menikah karena telah didesak oleh keluarga kekasihnya agar segera menikahinya saat itu. Karena disaat itu papa dari sang kekasih sedang sakit keras.


Sedangkan sang papa ingin melihat putrinya menikah sebelum dia pergi meninggalkan dunia ini. Dan benar saja, setelah Ken menikahi putrinya, sang papa menghembuskan nafas terakhirnya saat itu.


"Jika Jullian tidak bisa menungguku, maka aku tak akan memaksanya kok. Dia bisa menikah dengan gadis lain jika sudah tak bisa menungguku." ucap Oichi dengan santainya.


Oichi pun ikut tertawa renyah saat itu, "Baiklah. Setelah menyelesaikan konser tur ke Shanghai dan Singapura, maka aku mengambil cuti panjang deh!! Tapi ingat ya, aku maunya kita bulan madu ke Bali!!" ucap Oichi menatap Jullian untuk bernegosiasi.


"Mau kemanapun aku tak peduli, Oichi. Dan aku akan selalu menemanimu." sahut Jullian malah sengaja memamerkan kemesraannya bersama Oichi di depan teman-temannya.


"Dihh ... kami tidak merasa iri sama sekali! Karena kami sudah memiliki pasangan sah masing-masing." sahut Ken menjulurkan lidahnya pada Jullian sambil merangkul istrinya, yaitu seorang model baru yang bekerja di bawah naungan agensinya juga.


Mereka semua tertawa kecil bersama dan terlihat begitu bahagia saat ini.


...⚜⚜⚜...


18 Maret tahun 2300


Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun berganti begitu saja. Dan Ellios masih saja terlihat begitu muda dan malah terlihat semakin tampan dan bersinar saja.


Dan benar saja seperti ucapan dari Lovely, Ellios terlihat seperti seorang pemuda yang berusia 20 tahun. Padahal saat ini usianya sudah hampir 300 tahun.


Ellios melalui hari-harinya dengan sangat berat, karena selalu kehilangan orang-orang terdekatnya. Seperti keluarga, istri, anak, dan teman-temannya.


Namun Ellios tak pernah lelah untuk terus melakukan pengujian untuk menemukan penemuan-penemuan spektakulernya! Hingga akhirnya tepat di tahun ini, Ellios berhasil menciptakan sebuah robot serta sistem yang akan membantu para manusia bumi yang memiliki takdir buruk dan kurang beruntung.


Dan sistem itu diberi nama To Be An Immortal Human By System. Sebuah sistem luar biasa yang sangat menyerupai apa yang ada pada diri Lovely selama ini.


THE END ...


...⚜⚜⚜...


Hallo, My beloved reader. Akhirnya cerita Ellios berakhir juga. Rasanya sedih harus berpisah dengan Ellios dan teman-temannya.🤧


Untuk kalian semua, terima kasih ya udah selalu hadir dan mengikuti keseruan Ellios. Salam dan peluk hangat dari Anezaki. 😘


Jangan lupa untuk ikuti karya-karya lain yang nggak kalah seru ya. Ada Never Say Good Bye yang nggak kalah keren. Jangan lupa intip ya.


Bonus pic Ellios,