To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Menghabiskan Waktu Bersama Static Bike



Ah ... padahal hanya menggunakan static bike saja selama 3 jam. Namun mengapa rasanya lelah sekali. Semua otot-ototku rasanya begitu kaku dan tegang. Ini karena aku sangat jarang berolahraga. Sial!! Mengapa misinya tak ada yang sejalan dengan kesukaanku ya.


Batin Ellios yang sudah mulai kehabisan tenaga karena menggunakan static bike selama 3 jam. Namun tiba-tiba saja suara Lovely kembali terdengar meskipun wujudnya tak terlihat. Hhm seperti biasanya ... dan suara Lovely kali ini cukup membuat Ellios bernafas dengan lega kembali.


[ Mission completed. Selamat, Tuan Ellios! Tuan mendapatkan hadiah perpanjangan usia dan beberapa hadiah lainnya lagi. ]


Ucap Lovely yang terdengar begitu dekat dengan gendang telinga Ellios, kini membuat Ellios tersenyum tipis dan mulai menghentikan aktifitasnya saat menggunakan static bike itu.


"Huft ... syukurlah. Buka statusku, Lovely!" titah Ellios tak sabaran ingin melihat hadiah yang dia dapatkan kali ini.


Kali ini Ellios mulai duduk di sebuah kursi panjang dan mulai meneguk air mineralnya untuk mengurangi dahaganya.


[ Baik, Tuan Ellios. Membuka status dimulai ...]


Sahut Lovely mulai menjalankan perintah dari Ellios.


DING ....


Hanya dalam beberapa detik saja sebuah hologram kebiruan itu kini mulai terlihat kembali di hadapan Ellios.


SRTT ....


_____To Be An Immortal Human By System_____


Nama : Ellios Yoshikawa


Usia : 20 Tahun


Sisa Umur : 1 bulan, 13 hari, 15 jam, 30 menit, 20 detik


Ketampanan : 91


Kepintaran : 100


Ketangkasan : 13


Kecepatan : 14


Kekuatan : 8


Ketahanan : 13


Kharisma : 88


Kemampuan Spesial: Otak yang jenius


Poin sistem : 93


Poin kemampuan : 83


Hadiah menyelesaikan misi 9 : 2 hari 2 menit perpanjangan usia


Hadiah misteri :


- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )


- kemampuan berlari super ( non aktif )


- kemampuan bela diri, Level 5 ( non aktif )


- badan kekar dan six pax ( periksa setelah bangun tidur besok pagi )


Dana : 1.190 ribu yen ( kira-kira 124 juta rupiah )


Misi : 10 ( belum dibuka )


Sistem pemandu : Lovely


"Hhm ... ketahanan, kekuatan, poin sistem dan poin kemampuan masing-masing meningkat 1 poin ya. Tidak terlalu buruk. Aku bahkan juga mendapatkan perpanjangan usia 2 hari 2 menit ya." gumam Ellios pelan dan kembali menutup botol air mineralnya krmbali. "Terima kasih, Lovely. Meskipun sedikit saja bertambah sisa usiaku tapi itu sangat berarti untukku." imbuh Ellios dengan tulus.


[ Sama-sama, Tuan Ellios ]


Namun Ellios yang kembali membaca dan memeriksa statusnya, rupanya melewatkan untuk membaca pada bagian hadiah misteri. Kali ini Ellios mulai membacanya kembali, namun tiba-tiba saja sepasang matanya mulai membulat sempurna karena melihat hadiah itu.


"Tungu dulu ... Lovely!! Ini mengapa aku mendapatkan hadiah yang seperti ini. Badan kekar dan memiliki six pax?? Mana mungkin aku memiliki otot pada perut bagian atas dan bawah berbentuk kotak-kotak? Padahal hari ini aku hanya menggunakan static bike saja. Dan otot perutku juga belum cukup terlatih dan aku juga sangat jarang melakukan sit up atau olahraga lainnya yang membuat dadaku dan perutku kotak-kotak." protes Ellios tak terima mendapatkan hadiah itu.


[ Dengan bantuan sistem, tuan Ellios bisa melakukan semuanya tanpa terkecuali. Bahkan aku bisa saja membuat tuan menjadi yang terkuat hanya dalam hitungan detik. Dan untuk merubah tubuh tuan Ellios itu adalah sangat mudah untuk aku lakukan. Dan seharusnya tuan Ellios merasa senang, karena tuan akan segera memiliki tubuh kekar yang sexy dan macho. Tubuh impian dari para pria dan juga disukai oleh para gadis. ]


Ucap Lovely dengan mudahnya tanpa menggubris Ellios yang masih saja merasa cukup kesal kepadanya.


"Tapi aku tidak mengingikannya, Lovely! Aku tidak mau tau! Pokoknya aku tidak mau!" ucap Ellios menandaskan kembali dan masih saja kekeh dengan pilihannya.


Lagi-lagi Ellios sudah melupakan seauatu, jika saat ini dia sedang berada di tempat umum, dan tanpa sadar suaranya sudah sedikit lebih keras dan mengundang perhatian orang-orang di sekitarnya.


Bisikan-bisikan itu mulai terjadi kembali dan mata-mata yang tajam itu mulai menatap Ellios aneh karena berpikir jika Ellios sudah gila karena berbicara sendirian.


Dengan cepat Ellios segera menyembunyikan wajahnya dan meninggalkan tempat itu.


...⚜⚜⚜...


GUBRRAKK ...


BRAKK ...


Seorang pemuda terlihat sedang mengobrak-abrik sebuah kedai makan ayam krispi milik Suzuna. Pemuda itu terlihat begitu marah dan kesal karena Suzuna tak memberikan sejumlah uang seperti yang sudah diminta oleh pemuda itu.


"Jika kamu tak juga memberikan uang 1 juta yen itu padaku, maka aku akan benar-benar menuntut kalian!! Apa kamu tau, aku harus pergi ke rumah sakit saat itu untuk mengubati tuka bakar pada wajahku! Jadi kalian harus mengganti uang itu sekarang juga!!" ucap pemuda itu yang kali ini menendang sebuah kursi hingga kursi itu menabrak kursi dan meja yang lainnya.


"Uang sebanyak itu ... aku tidak memilikinya, Nak. Bagaimana jika aku akan memberikan voucher makan saja padamu?" ucap Suzuna berusaha untuk melakukan negosiasi bersama dengan pemuda itu.


"Arghh ... mana bisa diganti dengan makan saja? Aku berobat ke rumah sakit dengan menggunakan uang! Dan aku tidak berobat dengan menggunakan ayam krispy!!" ucap pemuda itu menolak mentah-mentah niat baik dari Suzuna.


"Baiklah. Aku akan menggantinya tapi tidak sebanyak itu dan aku juga tidak bisa memberikan uang itu hari ini. Karena aku sungguh sedang tidak memiliki uang sebanyak itu, Nak." ucap Suzuna kembali dengan raut wajahnya yang sudah terlihat begitu lelah.


"Aku tidak peduli!! Pokonya aku mau 1 juta yen!! " tandas pemuda itu kembali dan kali ini suaranya semakin melengking.


Pemuda itu mulai melenggang mendekati meja kasir untuk memeriksa sesuatu dan mengambil beberapa uang dari dalamnya. Rupanya di dalam mesin kasir ada beberapa uang yang cukup banyak, mungkin kira-kira bisa mencapai 20 ribu yuan hingga 30 ribu yuan.


Dan sepertinya uang itu adalah omset penjualan kedai krispi Suzuna hari ini. Pemuda itu meraup semua lembaran-lembaran uang itu dan mulai memasukkan semua uang itu ke dalam tasnya. Wajahnya juga terlihat mulai dihiasi dengan senyuman.


"Katanya tidak punya uang! Dasar wanita tua pembohong!" sungutnya sangat tidak sopan disertai senyuma miring.


"Ja-jangan! Tolong jangan ambil uang itu, Nak! Uang itu adalah untuk membeli bahan-bahan untuk jualan esok hari." ucap Suzuna semakin tak berdaya karena pemuda itu sudah mengambil semua uang itu.


"Masa bodoh! Lusa aku akan datang lagi untuk meminta kekurangannya!" ucap pemuda itu mulai melenggang kembali dan berniat untuk segera meninggalkan kedai ayam krispi ini.


Namun tiba-tiba saja pemuda menyebalkan itu mulai berpapasan dengan seorang pemuda lainnya yang baru saja datang dan memasuki kedai ayam krispi ini. Pemuda itu menghentikkan langkah kakinya dan mulai menatap pemuda yang baru saja tiba itu.