To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Ellios Dan Ayam ...



Ellios dan Lovely mulai memasuk sebuah kafe kecil dan memesan 2 mangkok ramen serta memesan minuman manis dan lembut kekinian. Sebenarnya bukan hanya itu, Ellios juga memesankan beberapa makanan lain untuk Lovely seperti yakitori, okonomiyaki dan dorayaki.


Karena jarang-jarang Lovely bisa memakan makanan seperti layaknya seorang manusia pada umumnya, maka Ellios berusaha untuk membuat Lovely merasa senang.


"Whoah ... semua ini terlihat begitu menggiurkan sekali. Ini semua pasti enak sekali." ucap Lovely menatap beberapa porsi makanan yang baru saja dihidangkan oleh seorang gadis pelayan kafe.


"Hhm. Tempat ini adalah rekomendasi dari Alisha. Dan semua menu makanan yang berada disini memang sangat enak. Makanlah yang banyak dan jika masih mau menu yang lainnya lagi, maka pesan saja." ucap Ellios yang mulai menarik semangkok ramen yang masih sangat panas dan sedikit berasap.


"Tidak, Tuan Ellios. Terima kasih. Ini semua sudah lebih dari cukup. Dan aku juga tidak tau apakah semua makanan manusia bumi itu akan cocok pada lidahku." ucap Lovely mulai menikmati ramen itu dengan wajah yang sangat berseri.


"Hhm harusnya akan cocok di lidahmu yang sekarang. Coba saja ..." sahut Ellios dengan santai.


Ellios menikmati kuah ramen itu dengan meniupnya beberapa kali dulu. Sementara Lovely juga memulainya dengan ramen yang sudah beberapa hari ini diinginkan olehnya.


Bahkan sampai-sampai Lovely rela untuk membeli tubuh itu dengan menggunakan poin sistem milik Ellios hanya untuk memakan ramen saja.


"Bagaimana? Apa itu enak?" tanya Ellios dengan santai dan masih menikmati isian ramen di hadapannya itu.


Sesekali Ellios juga melirik Lovely yang rupanya malah sudah memakan ramen uddon itu dengan begitu lahapnya. Bahkan baru saja memakannya 3 menit saja Lovely sudah menghabiskan satu porsi ramen uddon itu. Dan kini Lovely sedang meneguk ramen itu langsung dari mangkok berukuran sedang itu.


Ellios yang menyaksikan semua itu seketika dibuat melongo hampir saja tak percaya hingga menghentikan aktifitas makannya.


"Ahhh ... ini sungguh enak sekali!! Makanan manusia bumi rupanya sangat enak dan lezat sekali ya. Andai saja aku memakai tubuh ini dari dulu. Pasti aku bisa memakan ramen setiap hari. Hehe ..." ucap Lovely sambil meletakkan kembali mangkok yang sudah kosong itu di hadapannya.


BRAKK ...


Kali ini Lovely mulai menarik sepiring okonomiyaki dan mulai memakannya sepotong demi sepotong dengam sangat lahap.


"Kalau yang ini namanya apa?" tanya Lovely dengan mulut yang penuh dengan okonomiyaki, sehingga ucapannya sedikit tak terdengar dengan jelas.


"Kalau yang itu namanya okonomiyaki. Atau pizaa-nya orang Jepang. Apa kamu juga menyukainya?" jawab Ellios yang masih saja menatap Lovely yang begitu bersemangat saat menikmati semua makanan itu.


Bahkan Ellios sampai melupakan dirinya sendiri untuk memakan makanannya.


"Hhm!! Ini juga sangat enak!! Aku juga suka!!" sahut Lovely yang kali ini meneguk segelas minuman berwarna keunguan yang disajikan dengan gelas dan pipit yang unik dan lucu.


"Minuman kalian juga enak. Manis dan lembut sekali! Apa namanya ini? Tangan kalian para manusia bumi benar-benar sangat ajaib ya bisa menciptakan semua jenis makanan ini." sahut Lovely sangat bersemangat.


Bahkan minuman berwarna keunguan itu kini sudah hampir habis begitu saja saat ini hanya dalam sekali teguk.


"Itu namanya smoothie grape. Jika kamu masih mau aku akan pesankan lagi." ucap Ellios yang tiba-tiba saja sudah merasa kenyang hanya dengan melihat Lovely makan.


"Lima gelas smoothie dengan rasa yang berbeda?" ucap Ellios hampir saja tak percaya mendengar ucapan dari gadis jelmaan dari boneka itu.


Lovely hanya tersenyum lebar dan mengangguk dengan tegas. Akhirnya Ellios mulai memanggil seorang pelayan wanita yang kebetulan sedang lewat dan Ellios mulai memesan 5 gelas smoothie kembali dengan rasa yang berbeda.


"Tuan Ellios!! Kalau yang ini namanya apa?" tanya Lovely mulai mengambil sebuah makanan yang disajikan dengan tusuk sate lalu mulai menikmatinya.


"Itu namanya yakitori. Jadi itu adalah daging ayam yang dibakar. Hhm ... jadi itu adalah semacam sate khas dari Jepang yang umumnya menggunakan daging ayam sih." jawab Ellios seadanya.


"Enak!! Hhm ... tapi apa itu ayam, Tuan Ellios?" tanya Lovely tak terlalu memusingkannya dan hanya fokus memakan yakitori itu saja.


Ellios yang mendengarkan pertanyaan dari Lovely yang menurutnya sangat konyol itu seketika menepuk jidatnya karena merasa pusing.


Boneka robot Lovely sangat cerdas, namun juga sangat kurang mengetahui tentang sekitarnya. Huft ...


Batin Ellios sedikit menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Ada apa, Tuan Ellios? Jadi apa itu ayam? Apa dia adalah semacam senyawa yang diciptakan sama seperti sang penciptaku? Apa mereka akan diciptakan dengan beberapa pencampuran senyawa itu?" tanya Lovely kembali semakin membuat Ellios pusing.


"Bukan, Lovely. Jadi ayam itu adalah sejenis unggas yang biasa dipelihara untuk dimanfaatkan daging, telur, dan bulunya. Ayam peliharaan merupakan keturunan langsung dari salah satu subspesies ayam hutan yang dikenal sebagai ayam hutan merah atau ayam bangkiwa." jelas Ellios dengan sengat detail dan berharap Lovely akan memahaminya.


"Semua ayam merupakan theropoda seperti tyrannosaurus. Kecepatannya maksimumnya adalah mencapai 14 km per jam. Lama hidupnya adalah berkisar antara 5 tahun hingga 10 tahun. Nama ilmiahnya adalah Gallus gallus domesticus." imbuh Ellios kembali dengan begitu detail.


Lovely yang kali ini masih menikmati yakitori tusuk ke-10 nya hanya mengangangguk-anggukkan kepalanya saja. Sementara mulutnya masih mengunyah daging ayam itu.


"Jadi intinya sumber dari ayam tersebut adalah dada ayam, daging ayam dan telur ayam." imbuh Ellios lagi.


"Jadi intinya ayam itu dibunuh lalu dagingnya dipotong kecil untuk ukuran sekali gigit, ditusuk dengan tusukan bambu, lalu dibakar dengan api arang atau gas? Apakah benar seperti itu, Tuan Ellios?" tanya Lovely membuat kesimpulan terhadap makanan yang baru saja dinikmatinya saat ini.


Ellios terlihat mengambil nafas beberapa saat lalu mengeluarkannya kembali.


"Hhm. Anggap saja seperti itu, Lovely!" sahut Ellios mulai menikmati kembali minuman dinginnya yang manis itu.


"Pendek sekali umurnya ya. Hanya bisa bertahan antara 5 tahun hingga 10 tahun. Hhm ... sudah seperti umur tuan Ellios saja, sangat pendek. Eh ... bukan!! Malah umur ayam-ayam itu lebih panjang dari tuan Ellios." celutuk Lovely begitu terang-terangan dan tanpa menyaringnya sedikit saja.


Ellios yang sedang menikmati minumannya, seketika tersedak karena mendengar ucapan dari Lovely yang terlalu blak-blakan itu.


"Ahh, Tuanku. Maaf ... maaf ..." ucap Lovely berusaha untuk membantu Ellios dengan memberikan segelas air mineral.