The Archon

The Archon
Membeli Senjata Baru



kling kling Suara bel pintu berbunyi


"Selamat datang di Hamstore, ada yang bisa saya bantu?" Kata seorang penjaga kasir menyambut kedatangan Rado yang saat itu sedang membawa 3 tas besar.


Hamstore milik Rudy begitu tertata rapih, kedua sisi toko itu dipenuhi dengan lemari kaca yang menampilkan senjata dan armor sesuai dengan kelas yang ada pada dunia ini, Rado yang baru saja masuk kedalam toko itu.. segera beralih dan menghampiri melihat-lihat lemari kaca yang menampilkan peralatan perburuan di toko itu.


[Ah... ini sangat mahal... 9 juta adalah harga yang paling murah, kapan aku bisa mendapat uang sebesar itu ya?] Gumam Rado dalam benaknya saat melihat harga pada display itu, Note : Jiwa kemiskinannya bergetar :)


"Eeee..... maaf ada yang bisa bantu tuan?" Karena kesal diacuhkan oleh Rado, penjaga itu sampai menghampirinya dengan mimik wajah gusar yang tertutup senyum.


Rado yang saat itu sedang berfikir beralih kearah penjaga dibelakangnya.


"Oh.. maaf, aku datang kesini untuk menjual Coral hasil dari**Area Tambang**"


"Kalau begitu silahkan kebelakang untuk melakukan penimbangan"


Rado dan penjaga itu masuk melewati pintu yang berada disamping meja kasir, Ruangan itu sangar besar dan disisi sebelah kanan ada sebuah ruangan kaca yang memperlihatkan pekerja Hamstore sedang membuat perlengkapan perburuan.


*trang...trang... cccsssssss...* Suara para penempa yang sedang membuat sebuah pedang.


Rado yang melihat itu tidak bisa menutupi kekagumannya, ia segera menghampiri ruang kaca itu untuk melihatnya lebih dekat.


"Mereka adalah Blacksmith terbaik kami" Kata penjaga toko yang berdiri disamping Rado


Saat ini, pandangan Rado sedang tertuju kearah pedang berwarna biru didepannya, Pedang itu baru saja ditarik dari sebuah kolam yang berisi air untuk proses pendinginan.


"Pedang itu sangat cantik" Dengan matanya yang bersinar saat melihat sebuah pedang didepannya


"Pedang yang saat ini kau lihat termasuk golongan Chukyu"


"Chukyu?" Rado menoleh kearah penjaga itu karena baru mengetahui ada sebuah golongan di peralatan perburuan.


"Heh? kau tidak mengetahui golongan pada peralatan perburuan?" Penjaga itu segera menoleh dan sedikit terkejut.


"Selama ini aku berburu dengan senjata yang murah, jadi tidak mengetahui apa itu golongan" Rado hanya tersenyum malu sambil menggaruk rambut belakang bawahnya.


"Huhh... baiklah, akan aku jelaskan! Dalam senjata perburuan akan dibagi menjadi 3 golongan, yaitu: Hikui, Chukyu, dan Kyokai. Setiap golongan memiliki campuran bahan yang berbeda pada baja untuk membuat senjata itu. Sebenarnya bahan dasar pembuatan senjata bukan hanya Baja saja, tetapi juga bisa dari tulang monster atau kayu pohon yang bagus dari dalam dungeon, apa kau sudah mengerti sampai sini?" Kata penjaga toko itu sambil memastikan penjelasannya di dengar dengan baik, Rado yang mengerti itu hanya mengangguk.


"Bahan campuran yang dimaksud itu adalah berlian yang menempel pada coral yang saat ini sedang kau bawa, berlian pada coral yang kau bawa saat ini akan menghasilkan senjata golongan Hikui. Jika berlian itu dicampur dengan sebuah Obsidian maka ia akan menghasilkan senjata Chukyu. Sedangkan senjata golongan Kyokai akan terbentuk bila berlian yang sudah bercampur dengan obsidian dicampur lagi dengan sebuah Topaz, Campuran pada bahan-bahan itu membuat daya tahan senjata menjadi lebih kuat dan memudahkan force untuk mengalir kedalamnya yang mana akan membuat serangan dari senjata akan menjadi lebih besar"


Dari penjelasan Penjaga toko itu, urutan golongan senjata yang ada pada dunia baru ini diketahui seperti:


Golongan Hikui hanya berbahan berlian dari coral itu saja.


Golongan Chukyu berbahan dari campuran Berlian coral dan Obsidian


Golongan Kyokai berbahan dari campuran berlian coral, obsidian dan topaz


Setelah mendengar penjelasan yang panjang itu, akhirnya Rado dan penjaga itu masuk kedalam ruangan penimbangan yang berada di sebelah kiri, didalam ruangan itu terlihat banyak sekali berbagai Coral menggunung dalam ruangan dan terlihat para pekerja yang berlalulalang mengambil atau sedang menyimpan coral diruang penyimpanan itu.


G - Coral [Hijau] digunakan untuk membuat senjata kelas Ranger yang didapat pada Area Tambang lantai 1 menara


BU - Coral [Biru] digunakan untuk membuat Armor yang didapat pada Area Tambang lantai 2 menara


B - Coral [Hitam] digunakan untuk membuat senjata kelas Close Range yang didapat pada Area Tambang lantai 3 menara


R - Coral [Merah] digunakan untuk membuat senjata kelas Mage yang didapat pada Area Tambang lantai 4 menara


Y - Coral [Kuning] digunakan untuk membuat Shield yang didapat pada Area Tambang lantai 5 menara


Rado terdiam menatap tumpukan coral yang berada diruangan itu, "Tuan sebelah sini", Rado menoleh kearah penjaga yang sudah berdiri di alat penimbangan.


Setelah itu Rado segera menurunkan tas yang ia bawa sejak tadi, ia menaruh semua Coral hasil tambangnya pada mesin timbangan yang berada didepannya.


[Apa dia tidak merasa keberatan membawa coral sebanyak itu?], dalam benak sipenjaga toko saat melihat Rado memasukan coral itu pada timbangan, setelah semua coral tertimbang, penjaga itu menoleh kearah meteran digital yang menunjukan angka kg pada timbangan.


[Apa? 483kg?!] Penjaga itu terkejut saat melihat angka yang cukup fantastis itu.


"Tuan, kau datang kesini menggunakan apa?" Tanya penjaga itu penasaran


"Ah.. awalnya aku menggunakan motor, tetapi karena muatan ku sangat berat.... ban motor ku sampai melengkung, jadi aku berjalan kaki sambil latihan" Dengan santai Rado menjawab pertanyaan dari si penjaga.


[Apa?! orang ini benar-benar sinting, membawa muatan seberat 483kg dengan berjalan kaki dari menara ke toko kami yang berjarak kurang lebih 4km dari sana]


Setelah penimbangan awal selesai, mesin secara otomatis membawa Coral itu masuk kedalam mesin dan memisahkan berlian dari coral. Berlian yang sudah melewati proses pemisahan akan ditimbang kembali. Berlian yang seperti kerikil itu mulai turun dari dalam mesin kearah timbangan sampai ke berlian yang terakhir.


"Kau sudah mengumpulkan berlian seberat 43kg" Kata penjaga itu sambil megeluarkan sebuah cek.


[Apa?! sebanyak itu? biasanya aku hanya bisa mengumpulkan 2-5kg karena itu sangat melelahkan, tetapi sekarang aku bisa mengumpulkan sebanyak itu?] Rado terkejut dengan hasil yang ia raih.


"Kami bisa membelinya dengan harga 4,3 jt rupiah" Penjaga itu sambil mengeluarkan cek dan memberikannya pada Rado.


"Ah.. maaf tapi aku sudah memiliki perjanjian dengan Rudy, Kalau dia akan memberikan harga spesial dengan harga 200rb/kg nya" Rado yang memberitahu kesepakatannya dengan pemilik toko.


"Apa?! itu tidak mungkin.. kami bisa rugi nantinya!" Penjaga itu sedikit menaikan nadanya setelah mendengar hal itu.


"Levi,.. aku memang sudah membuat janji seperti itu padanya.. cepat kalikan 2 pada pembelian miliknya" Kata Rudy sambil menghampiri mereka.


Saat itu juga Levi segera menulis harga pembelian untuk Rado, tetapi.. sebelum ia menyelesaikan penulisan nominalnya, ia dihentikan oleh Rudy, "Ah... bagaimana kalau kau melihat senjata atau armor buatan kami terlebih dahulu", Rudy menawarkan dagangannya pada Rado dan itu sontak menghentikan Levi yang sedang menulis cek.


"Baiklah, aku juga perlu senjata untuk memulai Dungeon ku nanti" Kata Rado yang menyetujui tawaran dari Rudy.


Mereka berkeliling toko itu untuk melihat-lihat senjata yang dijual Hamstore. saat itu Rado membeli sebuah pistol dengan harga 2,3 jt rupiah.


Belum puas dengan itu, Rado berkeliling dan terhenti pada sebuah lemari kaca yang menampilkan sebuah Pedang Katana berwarna keabu-abuan dan hitam pada pegangannya.


"Apa kau ingin mencobanya?" Kata Rudy kepada Rado yang sedang menatap katana itu.


"kalau begitu, tolong ambilkan"


Rudy mengeluarkan Katana itu dari lemari kaca dan memberikannya pada Rado dan ia mencoba untuk mengayunkannya.


"Pedang ini begitu ringan namun terlihat tajam" Rado memuji pedang itu sambil menatap bilah dari katana itu


"Pedang itu berasal dari Jepang dan terkenal sebagai jenis pedang tertajam didunia ini, pembuatannya begitu rumit dan harus dikerjakan oleh beberapa pandai besi yang mengerti dalam pembuatannya, sayangnya Katana itu masih masuk dalam golongan Hikui"


"Berapa harga pedang ini?"


"Kau bisa lihat Harganya di display" Dengan senyumnya yang ramah, Rudy berkata soal harga pedang itu.


[Apa?! 10jt?!,... Itu terlalu mahal] dalam benaknya Rado mengeluh mengenai harga dan segera meletakan Katana itu kembali ke lemari kaca, tetapi sebelum katana itu menembel di bantalan lemari, Rudy dengan sigap bertaka..


"Aku akan memberikan diskon pada mu, bagaimana dengan harga 5jt rupiah?" Rudy masih tersenyum pada Rado.


"Sepertinya aku masih memiliki uang untuk harga segitu, baiklah... Deal!"


*****


Pada meja kasir, terlihat Rado sedang memasukan pedang dan pistol yang baru ia beli ke sarung yang berada dipinggulnya.


"Ini bayaran anda yang sudah dikurangi pembelian senjata tadi"


Levi memberikan cek bertulis 1,3 jt rupiah, Rado mengambil itu dan memasukannya kedalam saku baju. Saat itu Rudy menghampiri Rado yang akan beranjak pergi dari tokonya.


"Terimakasih sudah berbelanja di toko ku" Masih dengan senyum yang tak luntur itu


[Sial! sepertinya aku sudah terjatuh dalam perangkap dagang miliknya] Gumam Rado dalam benaknya saat menyadari hal itu, namun jauh dari pemikiran negatifnya.. ada hal lain yang membuatnya heran. "Rudy, kenapa kau begitu baik kepadaku? dari menaikan harga beli pada coral dan memberikan diskon setengah harga pada katana itu?" Rado bertanya hal yang membuatnya heran sampai saat ini.


"Ahh... Insting ku mengatakan kalau kita akan bekerjasama dikemudian hari"


Setelah mendengar itu Rado tersenyum dan melangkahkan kakinya keluar dari toko Rudy. Dia menatap langit yang saat itu sudah mulai gelap, ia kembali tersenyum mengingat perkataan Rudy tadi dan melangkah kembali menuju rumahnya yang berada di Jakarta Timur.


[Besok akau akan memulai raid ku kembali, aku sudah tidak sabar untuk mencoba senjata baru ku ini], Ia melirik kearah ikon berbentuk gear yang berada pada bawah kanan dan sebuah tabel sistem muncul.


*Zyutt*


Rado Gavriel [The Archon]


Status Transfer 7,5%


-Point Skil-


Point Skill Ranger 2/100 point


Point Skill Close Range 4/100 point


Point Skill Mage 0/100 point


Aura kepemimpinan 0,1%


Ketahanan Fisik 56%


-Ketahanan Elemen-


Air 0%


Api 7%


Tanah 0%


Angin 0%


[Yosh! Fisik ku bertambah berkat mengangkut Coral itu], Rado tersenyum puas dengan peningkatan fisiknya saat diperjalanan pulang kerumahnya, namun saat ia sudah dipertengahan jalan dan berhenti disebuah halte bis, ia teringat oleh suatu hal yang membuatnya pucat.


"Ehh???? Motor ku?!!! Ah... aku melupakannya!"


Ia segera berlari ke tempat motornya yang ia tinggalkan ditempat parkir dekat menara.