
Dalam ruangan mewah disuatu tempat pada distrik menengah, tempat berkumpulnya para anti kebijakan yang diberlakukan oleh Rado berkumpul. Kehadiran mereka sebagai bentuk ketidaksetujuan dan kebencian terhadap Rado yang membuat beberapa bisnis dan uang masuk kedalam kantung mereka menjadi tidak stabil. Selain itu, beberapa anggota dari mereka memiliki motif ketidaksetujuan atas kesetaraan sosial yang dicetuskan olehnya.
Saat ini, para orang - orang yang memiliki kedudukan tinggi di kepemimpinan militer bayangan telah menyatukan pikiran untuk menggulingkan Rado dan membalikan keadaan semula. Pemimpin militer bayangan terbentuk saat masa kedudukan Albert dimana Greg yang semulanya adalah wakil dari Albert, memilih untuk hengkang karena perbedaan pendapat.
Kala itu, Albert lebih terfokus pada peperangan, perluasan wilayah dan juga kesejahteraan rakyat, sedangkan Greg hanya kekuasaan dan juga kekayaan. Semasa Greg masih menjabat sebagai wakil pemimpin di De Hoorn, para pemegang usaha mendapatkan sebuah keuntungan yang besar dimana mereka mendapat izin untuk membayar pajak hanya sebesar 2%, namun 8% dari sisa penghasilan mereka harus masuk kedalam kantung Greg.
Perjanjian itu bukanlah suatu perjanjian yang tidak menguntungkan. Sebagai peganti dari jumlah keuntungan 8% yang masuk kedalam kantung Greg, Greg juga menawarkan jasa untuk memanipulasi isi laporan pendapatan yang tertara didalam perusahaan tersebut setiap bulannya dan hal itu sangat menguntungkan bagi para pengusaha untuk membayar pajak lebih sedikit dibanding perhitungan pendapatan asli mereka tiap bulannya kepada wilayah ras manusia.
Suap menyuap sudah menjadi hal yang lumrah terjadi di lingkaran Greg, Nimus yang saat itu sudah bersekongkol dengan Greg selalu melakukan penggelapan izin usaha, penjualan sumber daya dan pendirian usaha outsourcing dengan jasa yang murah serta bantuan relasi dari pengusaha yang sudah masuk kedalam lingkaran Greg. Usaha yang didirikan oleh Greg dan Nimus ini membuat para pekerja dari disrtrik bawah mengalami kesulitan untuk mencari pekerjaan dibagian industri. Hal itu lah yang membuat mereka datang dengan sendirinya kepada Greg dan Nimus untuk bergabung dalam naungan mereka, meskipun upah yang ditawarkan sangat sedikit.
Praktik monopoli yang dilakukan oleh mereka berdua dalam sektor pekerja dilakukan tanpa sepengetahuan Albert. Banyak industri - industri ilegal yang luput dari pantauan Albert pada masa itu. Greg yang menyatakan telah pensiun dari militer ras manusia, segera membangun sebuah kepemimpinan didunia bawah dengan orang - orang yang bekerja dalam kemiliteran.
Ia mengatur hampir seluruh perdagangan di ibukota dan hampir memegang ibukota De Hoorn dalam genggamannya. Namun setelah datangnya Rado dan menjabat sebagai pemimpin ras manusia. Usaha yang telah dijalankannya beberapa tahun terakhir ini harus digoyahkan. Industri yang tidak terdaftar dalam kontrak sah telah ditutup, Perhitungan laba dan pajak selalu dipantau oleh tim khusus yang didirikan oleh Rado, izin usaha harus masuk kepada Rado terlebih dahulu sebelum dapat dijalankan dan itulah mengapa keseharian Rado dipenuhi oleh berkas - berkas yang menggunung. Serta, perusahaan outsourcing yang didirikan oleh Greg dan juga Nimus telah masuk kedalam rada Rado dan membuat mereka harus menutupnya.
Sekarang ini dalam pemerintahan Rado, seluruh pekerja mendapatkan upah yang layak dan juga hidup yang jauh dari diskriminasi. Kebahagian melanda para kalangan bawah, namun tidak dengan para orang - orang yang memiliki kekuasaan pada jamannya. Saat ini orang - orang yang dirugikan itu telah berkumpul disatu tempat yang mewah untuk melakukan kudeta.
"Apa maksud mu dengan melakukan kerusuhan? Itu sama saja melakukan kudeta secara terang - terangan...!" Kata Nimus mencoba untuk mengulik usulan dari Watz dengan nada tinggi.
Mereka yang berada disana secara otomatis menatap Watz yang sedang tersenyum didepan pintu.
"Apa kau menyuruh kami untuk keluar dari persembunyian ini dan menyerang langsung ke orang itu?" Tanya Greg melirik.
"Tidak... Kalau kita menggunakan kekuatan, sudah dipastikan kita akan kalah telak 100%" Jawab Watz tersenyum jahat.
"Lalu apa usulan mu?" Tanya Nimus mulai tenang.
Watz pun menatap keseorang pria berambut orange panjang yang tersisir kearah belakang dan memiliki kumis tipis. Ia adalah seorang pengusaha konveksi yang cukup terkenal di ibukota De Hoorn.
"Tuan Ray.. Bukankah anda ketua dari perserikatan para pengusahan Industri?" Tanya Watz.
"Yah bisa dibilang begitu.." Kata Ray menutup matanya dengan tenang.
Sedangkan para pengusaha yang saat itu hadir terlihat serius menanggapi perkataan Watz.
"Bagaimana kalau anda melakukan pemberhentian industri terlebih dahulu.." Senyum Watz.
"Apa?! Kau gila! Bagaimana dengan pemasukan kita?!" Kata seorang pengusaha memprotes dengan usulan Watz.
Ruangan itu pun menjadi ricuh dengan keberatan para pengusahan ibukota. Namun hal itu tidak menurunkan senyuman yang tertus terpampang pada wajah Watz.
"Mengapa kau mengusulkan itu?" Tanya Ray dengan tenang dan membuat ruangan itu menjadi lebih tenang.
"Tapi tuan Ray kalau begitu usaha kita akan -" Kata seorang pengusaha mencoba untuk menyadarkan Ray.
"Diam! Dia pasti mempunyai alasan untuk mengusulkan hal itu.." Kata Ray mencoba bijak.
Greg yang mengerti akan situasi didalam ruangan mencoba untuk membantu Watz untuk mengemukakan usulannya.
"Jelaskan perkataan mu itu.." Kata Greg.
"Kita akan melewan kepemimpinannya dengan memanfaatkan kerusuhan yang disebabkan oleh warga tercintanya sendiri dengan cara menutup seluruh industri yang ada dan membuat para pekerja menjadi tidak memiliki pekerjaan dan itu akan menciptakan sebuah kerusuhan alami yang disebabkan oleh lonjaknya pengangguran. Dengan kudeta seperti ini, tuan Rado sekalipun tidak akan bisa menghentikannya" Senyum Watz.
"Ide yang cemerlang! Dan aku sebagai kepala divisi keamanan akan mendukung usulan itu.." Kata pria berambut putih tersebut.
"Kau akan berakting seperti apa nanti.. Ohhh tuan Barley.." Nimus berkata dengan intonasi seperti drama.
"Hmph... Lihat saja nanti" Senyum Barley kepada Nimus.
Ray terlihat berpikir sejenak dengan usulan yang dilontarkan oleh Watz, sedangkan para pengusaha yang lain seperti sedang membicarakan usulan tersebut satu sama lain.
"Tapi bagaimana dengan persedian kalian?" Tanya Greg.
"Untuk masalah dana pribadi dikalangan kami yang memiliki industri besar, tidak akan menjadi sebuah masalah meskipun industri tidak beroprasi selama 10 tahun sekalipun, dan untuk mereka yang masih merintis atau industri berskala kecil, kami bisa membantu mereka dengan dana kas yang telah terkumpul selama ini.." Jawab Ray dengan penuh perhitungan.
"Bagus lah kalau begitu... Jadi tidak ada masalah diantara kalian semua.." Greg merasa tenang.
"Jadi kapan kita akan memulainya?" Tanya Nimus.
"Ku sarankan untuk melakukan pemberhentian industri dimulai dari esok hari..." Senyum Watz.
"Baiklah.. Kalau begitu malam ini kami akan membicarakannya kepada para pengusaha yang lain..." Kata Ray dengan wajah serius.
Kesepakatan atas usul yang dilontarkan oleh Watz pun menjadi permulaan untuk menggulingkan kedudukan Rado saat ini. Greg yang juga menyetujui usulan tersebut pun mulai menanyakan bergabungnya Watz kedalam lingkarannya baru - baru ini.
"Ngomong - ngomong kenapa kau bergabung bersama kami? Bukankah kau itu berada dibawah kepemimpinan orang itu sebelumnya?" Lirik Greg menaruh curiga kepada Watz.
"Tuan Greg benar... Apa kau ini seorang mata - mata yang dikirim orang itu? Kalau kau benar mata - mata, kami akan.." Kata Nimus sambil berdiri dari kursinya dengan wajah permusuhan.
Watz tetap tersenyum dengan cara mereka menyudutkan dirinya. Mata yang semulanya memandang dirinya sebagai kawan berubah seketika menjadi mata yang memandang dirinya sebagai lawan.
"Ini mungkin alasan yang aneh untuk bergabung kedalam gerakan ini, mengingat alasan kalian melakukan kudeta ini adalah sama, yaitu karena uang dan kekuasan. Aku merasa alasan ku bergabung karena suatu hal yang kekanak - kanakan.." Senyum Watz ingin membuka diri.
"Lalu apa alasan mu bergabung tiba - tiba pada kami?" Tanya Barley.
"Karena... Seorang wanita.." Jawab Watz dengan wajah serius sekita.
Mereka yang mendengar alasan dari Watz terdiam hening beberapa waktu. Beberapa saat keheningan itu terjadi, mereka semua segera menertawakan alasan mengapa Watz bergabung dengan mereka. Watz hanya bisa terdiam mendengar alasannya ditertawakan oleh seluruh aktivis karena ia menyadari kalau alasannya bergabung memang patut ditertawakan.
"Hahahahaha aku iri dengan mu karena masih memikirkan cinta... Hah.... Aku jadi ingat saat bertemu dengan istri ku.." Kata Greg menyudahi tawanya.
"Yah... Karena kedatangannya, Julie seperti menjauh dari ku... Kalau saja dia tidak ada, mungkin aku dan Julie sudah..." Kesal Watz sambil mengepalkan tangan dan menggetarkan giginya.
"Seperti yang dikatakan orang dulu, kalau cinta itu adalah badai.." Ujar Nimus masih tertawa kecil.
"Sebagai rasa terimakasih kami kepada mu, kami akan mendukung mu untuk mendapatkan wanita mu kembali.." Kata Greg menyandarkan tubuh ke kursinya.
"Terimakasih.." Watz menunduk berterimakasih.
"Baiklah.. sepertinya pertemuan kali ini kita sudahi saja.. Besok segera lancarkan rencana yang telah kita rundingkan.." Kata Greg menyudahi pertemuan.
"Baik.." Sontak mereka menjawab bersamaan.
Mereka pun mulai membubarkan diri setelah pertemuan itu dirasa sudah berakhir. Mereka terlihat mengobrol satu sama lain dengan wajah penuh keriangan. Watz yang saat itu berdiri didepan pintu, memilih untuk menahan diri untuk keluar terlebih dahulu. Ia masih direndam oleh rasa amarah terhadap berpalingnya Julie dari dirinya. Saat mereka dipindahkan oleh para dewa ke dunia baru.
Ingatan Watz telah diganti sebagai ingatan orang yang baru, demikian juga yang terjadi pada mereka yang telah dipindahkan. Kisah bermula dimana dua tahun lalu sebelum Rado, Jaquile dan Yoga dikirim kedunia tersebut. Garis waktu dalam dunia hampa para dewa dengan di dunia sangat terpaut waktu, bila Rado dan yang lainnya merasa hanya beberapa menit saja didalam ruang hampa kala itu, tetapi bagi para pemburu dan warga biasa yang ditransfer oleh para dewa terlebih dahulu terasa sudah menjalani hidup di Antares sudah berjalan 2 tahun lebih, termasuk Zowie yang memiliki kekuatan Rado, namun tidak terdeteksi oleh radar para dewa.
"Aku bersyukur kau bergabung bersama kami..." kata Greg sambil melewati Watz yang masih terdiam kesal.
Watz segera menoleh kebelakang dan menatap Greg.
"Aku juga senang bisa bergabung bersama kalian.." Jawab Watz.
"Semoga rencana ini berhasil.." Sambung Greg meninggalkan ruangan.
"Ya.. ku harap demikian.." Kata Watz dengan percaya diri akan rencananya.