Millisanna

Millisanna
Bab 80



Waktu les berakhir akhirnya datang, Anna dan orang-orang lain yang juga ikut dalam kelas tersebut satu persatu keluar dari gedung tempat les mereka dan menghampiri orang yang menjemput mereka yang kebanyakan adalah orangtua mereka sendiri.


Anna terdiam melihatnya, selalu saja merasa iri padahal dirinya harus segera sadar diri jika dirinya ini tidak mungkin mendapati orangtuanya yang menjemputnya seperti mereka itu.


Mau sampai kapan dirinya ini mengharapkan yang tidak mungkin?


Menghela nafas Anna hanya bisa seperti itu dan berpikir dirinya harus segera pulang karena dirinya merasa lelah, memikirkan dirinya yang harus berjalan berpuluh-puluh kilo meter untuk sampai kerumahnya membuat Anna semakin lelah.


Mau bagaimana lagi toh tidak ada kendaraan umum di jam seperti ini.


Mulai berjalan menyusuri trotoar Anna harus mengabaikan yang seharusnya tak ia lihat itu.


"Mau kemana?"


Pergerakan Anna terhenti dan terkejut melihat sosok Aldres disampingnya itu duduk diatas motornya menatap Anna datar.


"Gue bilang kan mau jemput, Lo lupa?"tanya Aldres keki dan sedikit kesal.


Sejujurnya rasa kesalnya bukan pada Anna dan kesalnya muncul karena melihat ekspresi sedih Anna yang terlihat sangat iri pada anak-anak lain yang dijemput oleh orangtua mereka membuat Aldres berang saat meyakini jika kedua orangtua Anna sekali pun tak pernah menjemput Anna.


Mereka pastinya yang menyuruh Anna untuk les sampai tengah malam seperti ini harusnya sedikit membantu dengan mengantar jemput anak mereka itu bukan, tapi apa yang Aldres ketahui? Nyatanya kedua orangtua Anna tetaplah manusia terburuk yang pernah ia ketahui.


Menghela nafas menenangkan diri Aldres jadi merasa menyesal dan bersalah kenapa tidak dari awal saja dirinya kembali bertemu Anna, karena jika dirinya dari awal tetap berhubungan dengan Anna dengan ikhlas dirinya akan mengantar jemput Anna menggantikan kedua orangtua buruk Anna itu.


"Udah makan belum?"tanya Aldres seraya menyerahkan jaket lain yang ia bawa itu untuk Anna.


Anna berterimakasih seraya menerima jaket tersebut memakainya dan menggeleng karena dirinya memang belum makan.


"Belum"jawab Anna seadanya.


Aldres tersenyum. "Mampir cari makan dulu baru pulang ya"kata Aldres memutuskan dan Anna mengangguk setuju saja.


***


Aldres memilih sebuah kedai burger dan ayam goreng yang buka 24 jam untuk mengisi perut Anna yang belum makan itu.


Membiarkan Anna duduk menunggunya disalah satu meja, Aldres kembali dengan 3 buah burger 2 ayam goreng dan kentang goreng ukuran besar beserta minuman nya.


"Ayo makan"ajak Aldres saat menaruh makanan mereka dimeja.


Anna berterimakasih dan mengambil satu burger dan memakannya, Anna sangat lapar ngomong-ngomong tapi mengantuk juga.


Terlihat dari Anna yang terlihat lambat dalam mengunyah makanannya dan terlihat terkantuk-kantuk.


Aldres jadi kasihan dengan Anna, gadis itu pasti sangat kelelahan. "Makan dulu abisin nanti pulang terus tidur"kata Aldres lembut mengenyahkan rambut sedikit panjang yang terlepas dari ikatan rambut Anna dan tidak sadar ikut masuk kedalam mulut si gadis.


Anna mendadak terbangun karenanya walau masih mengantuk Anna akan bertahan untuk mengisi perutnya.


Aldres terkekeh sendiri merasa lucu melihat reaksi Anna itu.


Selesai menghabiskan makanan mereka keduanya pun memutuskan untuk segera pergi karena Anna benar-benar terlihat sangat mengantuk.


"Udah?"tanya Aldres saat Anna sudah duduk diboncengannya.


Dalam perjalanan rasa kantuk Anna semakin menjadi, dirinya harus tahan karena dirinya masih berada didalam perjalanan, lagipula biasanya dirinya tidak sengantuk ini tapi kenapa malam ini terasa sangat mengantuk.


Tapi Aldres sepertinya seolah menyuruhnya untuk tidur saja, laki-laki itu menarik kedua tangannya Anna yang memegang pinggang laki-laki itu untuk memeluk penuh pinggangnya dan memeganginya dengan satu tangannya.


"Tidur aja dulu gak apa-apa"kata Aldres menyuruh Anna untuk tidur karena Aldres akan melindunginya.


Anna yang benar-benar mengantuk diberi kenyamanan dengan bersender pada punggung tegap Aldres semakin membuatnya mengantuk dan perlahan matanya benar-benar tertutup dan Anna tertidur.


Aldres tersenyum saja merasakan Anna yang sepertinya benar-benar tertidur itu diboncengannya, kalau begitu dirinya harus menambah kecepatan agar Anna bisa tidur dengan nyaman di kasur nya dengan segera.


Aldres memberhentikan motornya didepan sebuah rumah yang masih beberapa rumah lagi untuk sampai kerumah Anna.


Aldres yakin gadis itu akan menyuruhnya untuk berhenti cukup jauh dari rumahnya.


Maka dari itu dirinya menghentikan motor dan dengan perlahan membangunkan Anna yang masih terlelap itu, merasa kasihan tapi Anna harus tidur dengan benar.


"Mili bangun udah sampe"kata Aldres pelan menepuk-nepuk pelan tangan Anna yang melingkar di perutnya.


Anna terbangun begitu saja karena Anna tipe orang yang langsung bangun jika dibangunkan. Melihat sekitar dengan setengah sadar dirinya menyadari jika dirinya benar-benar sudah sampai.


Anna pun turun dari motor Aldres di bantu si laki-laki dengan aman.


"Makasih udah nganterin Anna, maaf ngerepotin"kata Anna benar-benar setengah sadar dengan mata yang sayu siap untuk kembali tertutup kapan pun.


Aldres terkekeh gemas melihatnya dirinya pun merasa tidak tahan untuk mencium wajah menggemaskan Anna itu.


Cup.


Dan Aldres pun mencium dahi Anna cukup lama lalu menarik dirinya untuk melihat Anna yang terlihat tersenyum karena ia cium itu semakin membuat Aldres gemas.


"Udah sana cepet pulang, nanti Lo pingsan dijalan lagi"kekeh Aldres menyuruh Anna untuk bergegas.


Anna mengangguk mengiyakan melambaikan tangannya seraya tersenyum berpamitan pada Aldres.


"Dah Al, makasih ya, hati-hati dijalan, sampe rumah cuci kaki langsung tidur"kata Anna berpamitan dan berbalik membelakangi Aldres untuk sampai kerumahnya itu.


Aldres memperhatikan Anna itu dengan senyuman yang mengembang, dirinya benar-benar dibuat gemas dengan tingkah gadis itu.


***


Anna melangkah masuk kerumahnya, tidak ada siapapun yang menungguinya pulang, mereka semua sudah tidur dan Anna tidak terkejut.


Dirinya sudah sangat mengantuk tidak mempermasalahkan hal yang senantiasa terjadi Anna bergegas untuk membersihkan diri lantas pergi tidur.


Setidaknya karena Aldres dirinya bisa tidur lebih cepat dari hari-hari biasa yang biasanya dirinya baru tidur di jam 2 malam lebih karena Anna sampai dirumah jam 2 malam, tapi jam 12 lebih dirinya kali ini sudah sampai membuat Anna berpikir dirinya akan mendapatkan tidur yang cukup.


Anna merebahkan dirinya diatas ranjang bersiap akan tidur dan melanjutkan tidurnya yang ia lakukan diperjalanan pulang tadi.


"Anna harap semuanya baik-baik saja dan selalu seperti ini"doa Anna sebelum tidur berharap jika kehidupannya senantiasa dipermudah dan senantiasa dibahagiakan kedepannya.