
"Allhamdullilah ahkirnya tidak harus duduk di kursi roda,"ucapku
"Allhamdullilah bisa berjalan meskipun dengan bantuan Kruk "ucap Aisyah seorang perawat yang selalu menemaniku selama setahun ini.
Setelah kenyataan aku yang tidak bisa mengingat apa yang terjadi beberapa tahun terakhir, Dokter juga menemukan cindera di lutut kakiku. Pertama aku tidak bisa bergerak tadinya aku kira hanya karena terlalu lama tidur dalam koma, tetapi seminggu setelah aku sadar dari koma kakiku tetap tidak bisa merasakan apa-apa seperti mati rasa. Ahkirnya setelah menjalani berbagai tes dan pemeriksaan dokter menetapkan kakiku mengalami Dislokasi sendi . Pergeseran atau dislokasi sendi bisa saja terjadi, terutama saat lutut mengalami hantaman kuat. Benturan tersebut bisa terjadi saat Anda melakukan olahraga seperti muay Thai atau ketika mengalami kecelakaan.
"Tapi ingat belum sembuh total masih harus kontrol dan terapi kalau mau sembuh total "ucap dokter Zein, dokter ortopedi yang menangani kakiku.
Dokter Zein juga yang melakukan Operasi Rekonstruksi pada lutut kakiku yang mengalami patah tulang lutut.
"Terima kasih atas dukungan dan nasihatnya selama ini" ucapku.
"Bagaimana dengan tawaran bekerja di rumah sakit ini , kebetulan dokter spesialis bedah jantung di rumah sakit ini masih kurang"ucap dokter Zein.
"Apa saya mampu, jalan saja saya membutuhkan alat bantu. Tar malah pasien saya meragukan kemampuan saya"ucapku sambil bercanda." Di coba aja dulu "ucapnya.
Setelah kaki ku dinyatakan harus melakukan operasi Rekonstruksi Abi langsung memintaku berhenti kerja dan mengganti rugi semua pengeluaran selama pendidikan dokter spesialis. Sebenarnya pihak Citra Medika melarang untuk berhenti dan memaklumi kecelakaan yang menimpaku, mereka menyarankan aku untuk cuti dan aku bisa bekerja lagi setelah kaki ku sembuh. Bahkan saat mereka tahu aku melupakan memoriku beberapa tahun terakhir, mereka bilang amnesia tidak akan mengurangi kecerdasan seseorang.
Amnesia merupakan gangguan yang menyebabkan seseorang kehilangan kemampuan untuk mengingat fakta, informasi, dan juga kejadian yang pernah dilaluinya. Bukan menghilangkan kecerdasan, pengetahuan umum, kesadaran, dan juga kepribadian pengidap amnesia. Tapi Abi bersikeras mengganti semua biaya dengan alasan biar aku tidak terbebani dan fokus untuk kesembuhanku.
Hari ini bertempat di pesantren Abi menggelar acara doa bersama atas kesembuhan kakiku, meskipun belum 100 persen sembuh.
Sebulan setelah aku keluar dari rumah sakit aku tinggal di pesantren dan semua pengobatan dan terapi di pindahkan ke rumah sakit di Bandung. Selama disini aku baru tahu om Hardi di panggil Gus kalau di pesantren, tetapi aku menolak tegas panggilan Ning karena meski aku putri pemilik pesantren, tapi aku lahir dan di besarkan bukan di lingkungan pesantren.
"Gimana Setelah ini masih mau buka praktek lagi ?"tanya Abi setelah semua acara doa bersama selesai. "Masih aku sudah ditawari di rumah sakit tempat tiap hari aku kontrol malahan" ucapku.
"Kirain selama ini kamu belajar bisnis pada Abi mau bantuin Abi?"ucap Abi. "Haha aku cuma mau meringankan beban Abi,lagian aku mau ilmu yang kudapat bisa bermanfaat " ucapku.
"Tapi Abi minta jangan lepas hijab yang menutupi kepala mu ini" ucap Abi. "Jujur waktu pertama kali memakai ini bukan kemauan Dira,tapi setelah memakai tiap hari dan sering menemani Jiddah tausiyah aku jadi menyesal kenapa tidak dari dulu memakainya "ucapku.
"Allhamdullilah semoga putri Abi istiqomah dalam hijrah ".
"Amin, tetapi ijin kan Dira kerja Abi,ya"ucap ku. "Insyaallah Abi ijinkan asal untuk kebaikan"ucap Abi.
"Kamu kan amnesia memang masih ingat cara ngobatin orang ?" tanya Om Hardi.
"Selama terapi aku sering menemui dokter spesialis bedah jantung untuk bertanya dan kami sering berdiskusi, karena kebetulan dia salah satu dokter seniorku waktu residen kemarin di rumah sakit lama" ucapku.
"Orang yang mengalami amnesia tidak akan memengaruhi kecerdasan, pengetahuan umum, kesadaran, dan juga kepribadian pengidap amnesia. Karena Amnesia berbeda dengan demensia" jelas ku.
"Aku kira kalau amnesia lupa semua" ucap om Hardi.
"Dan menjadi bodoh begitu "ucap Romi memotong ucapan om Hardi. "Haha aku tidak bilang Romi Lo yang bilang kalimat kasar itu" ucap Om Hardi.
" Amnesia merupakan gangguan yang menyebabkan seseorang kehilangan kemampuan untuk mengingat fakta, informasi, dan juga kejadian yang pernah dilaluinya. Bukan menghilangkan kecerdasan, pengetahuan umum, kesadaran, dan juga kepribadian pengidap amnesia"ucapku.
"Kapan mulai kerja ?"tanya Abi. "Aku belum bikin surat lamaran kerja, jadi belum bisa tahu kapan pastinya. Jadi selama belum kerja di rumah sakit, aku masih bisa bantu Abi di pabrik "ucapku.
Selama ini selain terapi dan belajar agama dari Jiddah aku juga sibuk belajar bisnis dari Abi.
"Ya udah kerja di dua tempat aja di rumah sakit untuk mengamalkan ilmu yang selama ini sudah di pelajari dan di pabrik untuk belajar bisnis "Ucap Romi. "Ga boleh Dira perempuan, kalau perempuan kerja terus kapan nikahnya "ucap Jiddah.
"Ngomong masalah pernikahan apa Dira ingat sebelum kecelakaan Dira ada yang ngelamar ?" tanya Abi. " Siapa yang ang ngelamar Dira? Apa Dira mengenalnya? Apa kami sempat menjalin. hubungan ?" tanyaku.
"Kalau bertanya satu-satu biar Abi bisa menjawabnya, kalau kaya gitu Abi juga lupa dengan apa yang kau tanyakan "ucap Abi.
"Kayanya mbak Dira tidak sabar mau dinikahkan Om, maklum umurnya sudah kadaluarsa "ucap Romi.
"Enak aja ya,aku cuma penasaran bukan pingin di nikahkan. Om Hardi aja belum nikah ko yang dah expired" ucapku. "Hai kalian tidak tahu AA kemarin baru melamar seorang wanita buat ku, dan 3 bulan lagi kami menikah" ucapnya bangga.
"Yang bener Om,?" tanya Romi. "Iya,3 bulan lagi" ucap Abi. "Selamat ya Om semoga lancar sampai hari H" ucap kami bersaman.
3 bulan tinggal di pesantren aku lebih mengenal keluarga Abi, apa lagi sekarang Rara juga tinggal di pesantren membuat keakraban terjalin antara pakde dan Abi.
"Kenapa ko melamun ?"tanya Romi ikut duduk di sampingku."Ingat bunda kalau bunda ada pasti seneng ,"ucapku.
"Aku sekarang juga tahu gimana rasanya jadi mbak punya orang tua, tetapi tidak bisa tinggal bersama-sama. Apalagi mbak tidak pernah mengalami sama sekali gimana rasanya hidup bersama kedua orang tua ".
"Karena itu mbak takut untuk menikah mbak takut apa yang mbak alami, akan di alami putra putri mbak nanti "ucapku sambil menikmati bulan dan bintang yang bersinar malam ini.
"Kita tidak tahu masa depan mbak, kenapa tidak di coba" ucap Romi sambil melihat kearah Dira, tepatnya ke belakang Dira tampak ada papa Romi dan Abi Dira yang ikut mendengarkan obrolan mereka berdua. "Justru karena mbak tidak tahu masa depan, mbak takut nasib mbak sama seperti bunda "ucapku lirih.
"Mbak banyak berdoa agar Allah memberikan petunjuk kepada Mbak, jika itu takdir yang harus mbak alami mbak minta Allah memberikan kesabaran seperti bunda"ucapku lagi saat Romi hanya mendengar.