
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
“Kalau anda diskusi dengan team atau lapor ke Doddy harus hati-hati karena dinding bisa mendengar lalu menyebarkan rumors,” lanjut Farhat.
“Baik Pak, kami akan jaga rahasia ini,” sela Arif.
“Lusa kami akan membawa draft surat itu. Lusa akan kami beritahu, sesuai prosedur kami akan minta semua yang telah tertulis di surat keputusan sebelumnya dan surat waris harus ada dan menandatangani surat persetujuan pembatalan surat terdahulu,” saat ini Susanto yang bicara.
“Enggak apa-apa Bi. Suruh Indra menanggung akomodasi bang Ilham dan bang Farouq agar mereka bisa tanda tangan surat pembatalan waris,” usul Jhon.
Padahal tanpa disuruh pun Ilham dan Farouq akan datang karena mereka ingin menyaksikan Indra diciduk polisi saat tanda tangan pemindahan saham. Mereka sudah menjadwalkan kedatangan sesuai dengan rencana Dwipa
“Bisa juga seperti itu. Katakan karena yang butuh kehadiran mereka adalah pihak Indra, maka Indra yang harus tanggung biaya kedatangan sekalian pindah ke Indonesia. Saham 10% dibagi tiga anak anda tentu tak perlu menjadi pemimpin cabang Singapore ‘kan?” Reggas menyetujui hal itu. Regas tahu Ilham dan Farouq memimpin cabang Singapore sejak lama.
“Saya yakin biaya akomodasi itu sanggup di bayar Indra. Singapore - Solo mah enggak mahal, tapi itu kesempatan ambil sedikit uang tabungan dia Bi. Kan dia juga harus tanggung biaya akomodasi pindahan,” lanjut Jhon. Pria ini memang paling jago membuat rencana ‘perang’.
“Ah iya Bi, saya lupa. Indira itu adik sepupu jauh dari Indra. Sejak balita dipelihara oleh pamannya Indra karena orang tuanya sudah tak ada."
"Saat Indira SMA, dia pacaran dengan Indra dan sempat hamil anak Indra, pamannya mengusir Indira."
"Dan Indra lah yang menampung serta membiayai kuliah dan hidup Indira. Mereka tinggal serumah,” Jhon lupa menyampaikan investigasi anak buahnya tentang sosok Indira.
“Astagfirullaaaaah. Jadi andai Indra menikah dengan Farah, dia memang hanya ingin harta saya, bukan karena cinta? Dia sudah lama menjalin hubungan dengan Indira. Karena Indira saja ‘kan S1. Kalau mereka pacaran sejak Indira SMA, minimal hubungan mereka sudah lima tahun lebih,” Farhat beruntung mempunyai Jhon sebagai menantu.
“Itu info yang saya punya dan datanya valid Bi,” sahut Jhon. Dia tadi sudah memberitahu hal ini pada Farouq dan Ilham tapi lupa menyampaikan pada Farah dan Farhat.
“Baik, saya tunggu lusa. Jangan lupa besok telepon untuk janjian secara formal agar di catat oleh kepercayaan saya. Jadi tidak kelihatan kita bikin pertemuan diluar kantor,” balas Farhat sambil ikut berdiri, karena ketiga tamunya sudah berdiri untuk meninggalkan rumahnya.
\*\*\*
“Koq Kakak enggak bilang sejak tadi?” tanya Farah saat mendengar Jhon bercerita hasil investigasinya tentang Indira.
“Tadi kan aku sudah bilang, aku lupa *Honey*. Jangan marah dong?” bujuk Jhon, dia peluk Farah dan dia ciumi pipi istrinya.
“Jadi mereka suami istri?” tanya Farah penasaran.
“Soal mereka sudah menikah atau belum, baik secara resmi atau siri, aku belum dapat infonya."
"Info yang aku dapat, saat SMA Indira hamil lalu digugurkan karena anak SMA tidak boleh menikah apalagi hamil,” sahut Jhon. Mereka sudah di kamar. Tadi Farhat memang tak mengajak Farah ke depan ngobrol dengan para tamu.
‘*Ada hikmah juga aku kecopetan di KRL sehingga bisa kenal dengan Hubby. Kalau tidak mungkin aku hanya jadi sapi perahnya Indra*!’ batin Farah mengingat awal perkenalannya dengan Jhon dulu.
\*\*\*
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR itu ya.