THE BLESSING OF PICKPOCKETING

THE BLESSING OF PICKPOCKETING
KEBINGUNGAN HUSAIN



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Bagaimana ini bisa terjadi?” Husain bingung saat polisi sudah membawa Indra dan Indira keluar ruangan Farhat. Husain tak menduga sama sekali.



“Ceritanya panjang Sein, coba kamu cek makan siang yang Farah pesan sudah sampai belum,” Farhat memerintah Husain. Memang makan siang sengaja Farah yang pesan. 



Sekarang hanya tinggal Farhat dan ketiga anaknya, Reggas dan Aris serta Husain saja dalam ruangan itu. 



Semua team kepolisian sudah pulang bersama Indra dan Indira. 



Dilantai satu semua karyawan yang sedang istirahat kaget melihat Indra dan Indira dibawa polisi dengan tangan diborgol. Indira langsung pias saat mendengar bisik-bisik karyawan tentang dirinya dan suaminya.


\*\*\*



“Abang, jadi ya Sabtu besok ke Singapore,” Farah berkata pada Farouq.



“Kalau Abang sih emang bakal pulang Sabtu malam walau belum beli tiket. Memang Jhon bisa?” tanya Farouq. Mereka sedang makan siang di ruang Farhat. Masih ada Reggas, Aris, Husain dan Ilham diruangan itu.



“Iya, kak Jhon pulang hari Sabtu pagi. Dia bilang bisa liburan di Singapore sampai hari Selasa. Karena Rabu dia sudah terbang lagi.” Farah menyuap nasi dengan sate buntel kegemarannya. 



“Tiket juga biar kak Jhon aja yang urus. Semalam dia sudah bilang gitu. Nanti habis makan aku kirim data KTP dan passport Abang berdua ke dia,” lanjut Farah.



“Siip lah.” Farouq mengambail tongseng untuk tambah lauknya.



“Farah, untung suamimu jeli ya menyarankaan pasang CCTV,” Reggas memuji ide Jhon.



“Iya Om. Itu juga pasang secara sembunyi-sembunyi. Takut abi enggak setuju,” sahut Farah.



“Kalau dari awal kamu ceritakan ancaman itu, enggak mungkin Abi melarang,” Farhat memberi kejelasan sikapnya.



“Saya masih enggak nyangka Indra bisa berbuat seperti itu,” Husain tetap saja masih tak yakin bila tak melihat sendiri.



“Sejak tahu Indra seperti itu, kami tak mau terbuka pada siapa pun. Walau kamu pernah dibuat teler, tapi siapa tahu itu muslihat agar kami tidak mencurigaimu dan kami selalu berbagi info denganmu. Nanti info itu bisa sampai kedia. Maka kami bergerak dalam diam saja,” jelas Farhat.




“Iya, mereka sudah menikah enam tahun. Sejak Indira masih SMA,” jawab Farah. Yang luput dari pengamatan adalah saat ini Indira sedang program penyegaran kandungan setelah lama menggunakan kontrasepsi suntik. Dia dan suaminya sedang ingin membangun keluarga kecil bahagia karena yakin sebentar lagi kejayaan ada didepan mata.


\*\*\* 



“Kenapa Yank?” tanya Putut melihat wajah Amie yang datar. Tidak sedih tapi bukan bahagia. Dia segera memeluk istrinya.



“Sabar ya. Kalau belum berhasil, artinya kita belum siap menanggung beban yang akan Allah titipkan. Ingat anak adalah tanggung jawab. Dia amanah Allah untuk orang tua,” hibur Putut. Dia kecup puncak kepala istrinya.



Amie menyorongkan dua buah test pack yang sudah dia coba persis didepan mata Putut. Mata Putut langsung terbelalak tak percaya.



“Yank … kamu … kamu,” Putut tak bisa melanjutkan kata-kata lagi. Dia melihat Amie meneteskan air mata sambil mengangguk. 



“Bantu aku untuk jaga dia ya Mas. Aku enggak ingin gagal lagi,” Amie mendekap Putut erat.



“Kita akan selalu menjaganya agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Kita bersyukur ya."



"Kita khabari ibu dan ayah nanti malam saat makan malam. Kita makan dirumah depan aja ya?” Putut memberi ide pada Amie untuk makan malam dirumah orang tuanya.



“Iya Mas, aku akan bilang bulek Irah biar dia enggaak nyiapin makan malam. Sekarang kita makan siang dulu yok,” ajak Amie.



Putut sadar. Amie pernah kehilangan bayi sehingga istrinya mempunyai rasa takut bila bayi ini juga akan gugur. Besok dia akan bercerita pada dokter kandungan. Besok dia akan membawa Amie kontrol pertama.  



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA ya.



![](contribute/fiction/6174183/markdown/10636434/1674842239402.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA itu ya.