
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Kita makan siang bareng yok? Besok aku masih free sampai hari Rabu,” Jhon mengajak makan siang bareng.
‘Yah, makan siang ‘kan waktunya mepet. Kenapa sih enggak ngajak makan malam aja yang waktunya lebih panjang?’ protes Farah, tentu hanya dia ungkapkan dalam hati saja.
“Boleh, mau ketemu di mana? Atau Kakak mau ngejemput aku di kantorku?” Farah sengaja menantang Jhon untuk menjemputnya.
Gayung bersambut, Jhon menjawab tantangan Farah! “Emang kalau aku ngejemput di kantormu enggak ada yang marah?”
“Enggak lah, siapa juga yang bakal marah? Abi aja enggak bakal ngelarang koq,” jawab Farah. Dia sangat berharap bisa dijemput Jhon di kantornya.
“Oh iya, kamu sekantor ya dengan ayahmu,” jawab Jhon. Tadi dia hanya sempat bersalaman dengan kedua orang tua Farah ketika mereka datang dan dia masih berdiri sebagai pagar bagus.
“Iya, sekarang aku magang di kantor abi di sini. Harusnya aku magang di kantor yang di Singapore, tapi aku mohon tukar dengan persyaratan khusus,” jawab Farah sambil teringat kasus lamaran dari Farhan sedih.
Jhon melihat gurat duka di wajah Farah saat mengatakan tentang syarat khusus itu.
***
Keluarga Putut berniat langsung pulang malam ini dari Solo karena esok Wahyu kuliah dan Saka sekolah.
Tentu saja di hotel terjadi perpisahan yang membuat semua haru tapi bahagia bisa bertemu dengan semua kerabat dari lain kota. Bu Diah dan pak Siswojo serta Jhon dan Ragil sengaja datang ke hotel untuk menyapa semua kerabat yang hendak meninggalkan kota Solo.
Mereka menyampaikan ucapan terima kasih atas hadirnya di acara yang mereka selenggarakan.
“Matur nuwun rawuhipun,” demikian selalu pak Siswojo dan bu Diah memulai percakapan dengan para tamunya. Mereka bilang terima kasih atas kehadirannya.
“Kamu tidak sekolah atau kerja, nginap Solo dulu aja, nanti biar Mas antar,” Jhon membujuk Amie untuk memperpanjang menginap di Solo.
“Emoh,” jawab Amie manja. Dia bilang tidak mau.
“Kemayu tenan, wong prei owg,” balas Jhon. Manja, demikian kata Jhon, kan libur ( tidak sekolah atau kuliah ).
“Aku ngragati bojoku,” Amie membalas Jhon. Dia bilang dirinya mengurusi suaminya!
“Mas Jhon, jangan lupa atur waktu ya,” Putut langsung meminta Jhon agar hadir saat resepsinya nanti, karena saat akad Jhon tidak hadir.
“Lha nek sudah ada tanggal yang pasti, aku akan atur jadwal agar bisa libur panjang,” Jhon berjanji akan mengatur jadwalnya dan menabung libur untuk menemani adiknya saat resepsi pernikahannya nanti.
“Tenin,” jawab Jhon memastikan. Amie langsung tersenyum bahagia mendengar janji kakaknya. Dalam bahasa Jawa ada tingkatan. Tenan arti nya benar. Nah tenin artinya sangat benar.
***
“Sudah ada janji?” tanya resepsionis yang bertugas di front office saat Jhon mengatakan ingin bertemu dengan Farah.
“Sudah,” jawab Jhon pasti.
Sang resepsionis menghubungi telepon di meja kerja Farah tapi tak ada yang angkat. Akhirnya dia mencoba menghubungi ponsel anak pemilik perusahaan itu. “Maaf Bu, ada tamu yang mencari.”
Saat itu Farah sedang di ruangan Indra menyerahkan berkas yang diminta oleh tutor pembimbingnya itu. “Siapa?” tanya Farah.
“Pak Jhon Bu,” jawab petugas resepsionis yang menghubungi Farah.
“Oh, iya. Suruh tunggu sebentar. Saya ada janji dengannya untuk makan siang,” jawab Farah pada sang resepsionis.
“Maaf, aku mau makan siang dulu,” Farah pamit pada Indra, dan langsung keluar ruangan pria itu tanpa menunggu jawaban. Indra yang penasaran segera menghubungi resepsionis.
“Siapa tamu yang mencari bu Farah?” Indra sangat penasaran.
“Pak Jhon.” jawab petugas resepsionis.
‘Pria itu sekarang berani menjemput ke kantor,’ Indra mengeluh dalam hatinya. Farah adalah target utamanya. Awalnya dia hanya suka karena gadis itu cukup manis. Tapi akhir-akhir ini dia berpikir lebih jauh lagi. Bila dia bisa mendapatkan Farah menjadi istrinya, tentu masa depannya akan aman.
Karena sebagai menantu pemilik perusahaan, nantinya dia tidak hanya sebagai pekerja tapi bisa jadi sebagai pemilik. Ya sekarang perhatian Indra pada Farah sudah tidak tulus lagi. Dia sudah mulai diselipi ambisi harta dan kenyamanan.
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL INFIDELITY BEFORE MARRIAGE YOK!
DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ITU YA.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta