THE BLESSING OF PICKPOCKETING

THE BLESSING OF PICKPOCKETING
BEDA VERSI RUMAH SEDERHANA



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Jhon dan Farah bulan lalu sudah membayar lunas  rumah sederhana versi mereka.



Satu buah rumah tidak tingkat dengan empat kamar.



Kamar utamanya mempunyai luas super yaitu tiga kali luas kamar lainnya. Dan luas itu belum termasuk taman kamar. Karena kamar utama mempunyai taman terbuka!



Farah ingin ada kedekatan dengan alam. Atap ruang terbuka dibuat dari fiber khusus. 



Rumah itu juga punya halaman belakang yang luas. Farah ingin anak-anaknya bisa berkemah atau bikin api ungun atau mereka bikin pesta barbeque disana. 



Rumah yang Farah arrange itu memiliki dapur bersih dan dapur kotor.



Rumah itu memang dibangun dengan keinginan mereka. Atas desain mereka.  Jadi bukan baru bulan kemarin bayar rumah seperti itu. Bukan.



Mereka membeli lingkungan saja. Mereka minta developer membangun sesuai keinginan mereka 



Sejak menikah mereka langsung mencari rumah di sebuah Developer  dan menerangkan apa yang mereka inginkan. Dua bulan kemudian rumah itu selesai sesuai dengan request.



"*Babe*, belanja isi rumah jangan ngacak ya," pinta Jhon. Dia baru saja pulang dari bekerja lalu menjemput istrinya di kantor. 



"Maksud Hubby apa?" Farah tentu tak ingin salah duga.



"Kita enggak belanja sekaligus. Bikan soal budged, tapi pada soal selera. Biar enggak grabag grubug. Mauku kita isi kamar tidur utama dulu. Pelan-pelan dan kita nikmati step by stepnya."



"Habis itu kita isi dapur atau ruang tengah. Begitu satu persatu ruang. Terserah mana dulu yang ingin kami isi. Aku manut." Jhon menjelaskan secara rinci apa kemauannya.



"Aku sepaham dan setuju banget dengan usulmu Hubby. Biar kita fokus pada satu ruang. Keren pendapatnya," Farah mengerti apa yang diinginkan suaminya.



"Jadi langkah pertama. Kita mau isi yang mana dulu?" Farah melempar option ada suaminya.



"Tadi kan aku sudah bilang terserah mana yang kamu mau. Kalau aku ya apsti kamar utama dulu. Kamar utama komplitbkita bksa langsung masuk walau dapur belum ada isi. Kita bisa beli makan diluar," Jhon tentu memberi jawaban bernas.



"Jadi kita enggak nunggu semua keisi baru kita pindah?" Tanya Farah.



"Enggak perlu. Kita bisa masuk saat kamar utama penuh aja," jawab Jhon.




Hari ini mereka mulai hunting barang untuk kamar utama yaitu kamar mereka berdua. 



"Ini bagus deh," usul Farah.



"Warnanya nggak masuk dengan yang lain," kata Jhon.



"Kita tanya aja ada nggak warna pilihan lainnya," kata Farah.



"Ayo kita tanya," ajak Jhon.



Begitu seterusnya kegiatan mereka hunting. Lalu mereka minta barang diantar pada hari yang sama walau dari beberapa toko yang berbeda. Sehingga mereka bisa menerima saat barang datang.



"Apa lagi yang kurang?" Jhon bertanya pada Farah saat tukang pengantar barang selesai meletakkan barang yang mereka beli di tempat yang mereka inginkan.



"Kayaknya udah ready masuk nih," jawab Farah sambil melihat sekeliling kamarnya. Taman belum mereka isi karena belum ada yang merawat. Kasihan tanamannya bila mati tak terawat. Sementara sekarang baru rumputnya saja yang ditanam.



"Kamu harus beli beberapa sprei pengganti. Kita belum punya satu pun," jawab Jhon.



"Juga selimut dan sarung bantal sofa itu."



"Bener Hubby. Sama tukang gordyn kapan masang?" Tanya Farah.



"Nunggu aku turun ( turun dinas terbang maksudnya )  ya. Aku enggak mau kamu terima tukang di rumah sendirian. Dan aku enggak mau ada orang lain tahu rumah ini sebelum kita tinggali," sahut Jhon.



Rumah ini memang secret project mereka. 


\*\*\*



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.



![](contribute/fiction/6174183/markdown/10636434/1675795417248.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.