
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Pagi ini Jhon siap terbang ke Singapura dan akan kembali besok pagi. Ini merupakan penerbangan terakhir sebelum dia resign. Sehabis ini dia akan resign saat acara puncak ulang tahun perusahaan.
Farah sudah lihat surat resign suaminya.
\*\*\*
Hari ini hari perayaan ulang tahun perusahaan yang puncaknya akan diumumkan pilot terbaik tahun ini. Sudah empat tahun berturut-turut Jhon meraih penghargaan itu. Sebelum nya dia menjadi co pilot terbaik dua tahun berturut-turut.
"Sudah siap *Babe*?" Jhon yang sudah rapi dengan seragam pilotnya bertanya ada Farah. Dua minggu lagi acara resepsi pernikahan mereka.
"Sebentar tinggal pakai hijab aja," balas Farah. Jhon melihat istrinya sangat pandai memadukan pakaian dengan yang dia pakai saat ini. Farah juga membawakan Jhon kemeja putih bergaris hitam untuk ganti saat mereka akan pulang nanti. Tentu tak enak mampir-mampir bila Jhon masih mengenakan seragamnya.
Mereka pun siap dan pamit pada kedua orang tua Farah. Tentu saja Jhon membawa undangan yang akan dia berikan pada teman-teman di kantornya nanti.
Farah banyak mendapat pandangan takjub dan iri karena bisa datang bersama dengan *most wanted pilot*.
Jhon menggandeng mesra istrinya dan dia bimbing duduk disebelahnya.
\*\*\*
"Dan setelah semua pertunjukan, kita sampai ke puncak acara yang akan dipimpin oleh manager HRD kita. Dengan ini kami persilakan bapak Jumhari untuk mengumumkan siapa pemenang predikat terbaik tahun ini," MC mempersilakan pada manager HRD mengisi acara terakhir sebelum ramah tamah.
Pak Jumhari membuka dengan salam buat semua. Dia juga mengucapkan terima kasih dan izin ada petinggi yang hadir disana selain CEO ada menteri perhubungan dan jajaran lainnya.
"Dengan ini saya selaku manager HRD, bertindak sebagai penanggung jawab penilaian pegawai memberikan pengumuman dahulu sebelum menunjuk siapa pemenang terbaik tahun ini."
"Pertama dengan berat hati kami memberitahukan bahwa perusahaan telah memutuskan hubungan kerja dengan wakil manajer HRD karena ternyata selama ini dia tidak jujur."
Banyak karyawan terdiam dan kaget mendengar hal ini karena tak terdengar gosip apa pun di tingkat bawah.
"Sengaja saya ungkap di sini agar semua tahu bila anda kerja tidak jujur maka anda akan langsung dikeluarkan. Perusahaan ini dibangun dari nol dengan kejujuran tidak akan mau menerima pegawai yang tidak jujur."
"Kami juga telah memberhentikan pilot Muchtar yang ternyata adalah sepupu dari istri wakil manajer HRD. Mereka bekerja sama berbuat tidak jujur. Kami juga memberhentikan pramugari Alice yang selama ini begitu mempunyai banyak masalah dengan rekan kerja lainnya atau dengan istri rekan kerja."
"Kami akui perilaku di luar di luaran termasuk masalah ranjang adalah urusan personal."
"HRD juga tidak menutup mata dan menutup telinga tentang banyak pegawai di sini yang hidup bersama tanpa pernikahan. Kami tahu itu tidak baik menurut agama apa pun."
"Tentu kami tidak mendukung, tetapi kami tidak melarang dalam hal yang berkaitan dengan skill atau kemampuan kerja."
"Sekarang kita umumkan pemenang untuk predikat pramugari terbaik harapan yang jatuh pada …,"
Begitulah terus hingga akan diumumkan predikat pilot terbaik tahun ini.
"Pilot terbaik tahun ini jatuh pada captain Pujono!"
langsung uaditorium heboh. Semua bertepuk tangan. Jhon mengecup kening Farah yang mengucapkan selamat padanya. Baru dia berdiri untuk naik ke panggung.
Aksi cium kening itu tentu saja jadi sorotan semua mata yang sejak tadi mengarah ke kursinya.
"Kepada bapak CEO mohon dengan hormat berkenan memberikan piala dan sertifikat pada captain Pujono yang tahun ini kembali berdiri di panggung. Telah tujuh tahun captain Pujono berdiri di panggung ini. Dua tahun sebagai co pilot dan ini tahun kelima sebagai pilot terbaik." Demikian Jumhari meminta CEO maju.
Jhon menerima piala yang yang diberikan oleh CEO. CEO dan Jhon berfoto bersama dengan senyum lebar bersama piala dan piagam yang Jhon raih kembali tahun ini.
"Pertama-tama saya ucapkan syukur pada Allah atas kemenangan ini kembali. Sebelum saya mengucapkan semua rasa terima kasih izinkan saya memanggil belahan jiwa saya untuk menemani saya di panggung anugrah kali ini. Dengan penuh cinta saya panggilkan perempuan terkasih saya Farahdiba."
Farah tak percaya Jhon memanggilnya untuk ke panggung dengan kata-kata sangat manis.
Semua terpaku melihat perempuan cantik berhijab yang dipanggil Jhon untuk mendampingi bicara.
John memeluk mesra istrinya di panggung dan mengecup kembali keningnya.
"Pertama saya ucapkan terima kasih ada semua pihak yang menilai saya masih layak mendapat predikat terbaik tahun ini."
"Terima kasih managemen, terima kasih team kerja yang solid. Terima kasih pengatur jadwal dan semua pihak yang tidak bisa saya sebut satu persatu."
"Tapi di kesempatan spesial ini saya mengucapkan terima kasih pada istri saya tercinta. Yang mengerti bagaimana ritme kerja suaminya. Bukan seperti jam kerja pada umumnya."
"Ini istri saya. Kami bukan nikah siri atau nikah bawah tangan tapi nikah resmi empat bulan lalu."
Jhon mengambil buku nikah dari sakunya dan dia lambai-lambaikan keatas.
"Kami nikah resmi dan ini undangan resepsi kami dua minggu ke depan."
Jhon melambaikan undangan yang dia pegang.
"Sekalian saya beritahukan pada semua, ini surat resign yang akan saya berikan sebentar lagi," Jhon memperlihatkan surat resignnya.
"Saya resign bukan karena saya adalah menantu seorang Farhat Basalamah. Bukan! Saya resign karena saya ingin mendampingi istri saya ketika nanti dia hamil."
"Jadi ingat ya saya sudah menikah empat bulan lalu tidak pernah kumpul kebo seperti rumors. Terima kasih," Jhon menghampiri CEO untuk memberikan undangan resepsi pernikahannya langsung sekalian memperkenalkan Farah.
Banyak yang menyesalkan keputusan Jhon untuk resign.
"Bagaimana bila kamu tidak resign? Kami pindah jalur pendek saja." CEO langsung meminta Jhon jangan berhenti bekerja.
Pindah jalur artinya dia ambil jalur pendek yang tidak menginap lama misal hanya penerbangan ke Singapura yang bisa pulang pergi atau ke Batam, atau Jakarta -Solo, Solo-Surabaya, Solo-Denpasar.
"Saya sekarang bukan pria single Pak. Saya pria beristri. Tak bisa memutuskan sekarang. Saya dan istri akan diskusi dulu. Keputusannya nanti akan saya beritahu," kata John.
"Kalau kamu minta kenaikan gaji saya akan berikan," kata CEO.
"Soal itu gampang Pak. Nanti saja bila saya telah diskusi dengan istri saya," jawab Jhon.
"Saya harap Bapak bisa hadir di resepsi pernikahan saya," kata Jhon lagi.
"Akan saya upayakan. Dan besok Senin saya akan bertemu dengan mertuamu. Bisa ya dia tahu menantunya kerja di tempatku tidak memberitahu," CEO itu malah sudah ada janji dengan Farhat.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNREQUITED LOVE ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul UNREQUITED LOVE itu ya.