THE BLESSING OF PICKPOCKETING

THE BLESSING OF PICKPOCKETING
ENGGAK SE NGEBET MAS PUTRO



DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


“Jadi ceritanya Ayah dan Ibu akan ditodong lagi untuk melamar anak gadis orang yang baru dikenal?” goda pak Siswojo.


“Enggak lah Yah. Aku enggak se ngebet mas Putro. Kami baru kenal dan kami baru jadian kemarin siang. Walau niatnya kami serius. Tapi kami tahu diri. Ayah dan Ibu sedang mempersiapkan resepsinya Putut dan Amie padahal baru saja selesai menikahkan mas Putro.”


“Kami akan bersabar untuk membuat Ibu dan Ayah tarik napas. Setidaknya lima atau enam bulan lagi kami akan menikah,” sahut Jhon dengan pasti. Sementara Farah hanya bisa kaget di dalam hati karena tak tahu kalau Jhon akan menjadikannya istri dalam waktu lima bulan lagi.


“Itu sih sama aja! Ibu dan Ayah belum bisa tarik napas,” jawab Putro.


“Tapi aku enggak segila kamu Mas. Kenal dua minggu nyeret ayah buat ngelamar!” balas Jhon dengan santai.


“Yang pasti, kalian persiapannya lebih panjang. Kalau kamu memang mau serius, kamu siapkan semuanya jauh-jauh hari. Tidak seperti mas Putro yang hanya punya waktu satu bulan. Sehingga banyak yang mengira kalian menikah karena MBA ( married by accident atau hamil terlebih dahulu ).


“Aku juga berpikir begitu Bu, maka aku sengaja menunda kehamilan minimal dua bulan. Satu untuk mencegah omongan orang. Ke dua buat kami merasakan dulu pacaran halal,” jawab Putri tanpa takut. Dia memang menantu baru. Tapi di keluarga Putro dia merasa nyaman mengemukakan pendapat.


“Itu bagus Put, memang mulut orang tak bisa kita bendung. Jadi kita harus buktikan dengan fakta saja,” jawab bu Diah senang.


“Farah, kamu koq diam aja?” goda Putri pada sahabatnya.


“Dia masih tak percaya akan jadi adik iparmu Mbak,” Jhon yang menjawab mewakili Farah.


“Wah mulai sekarang mbak Farah harus memanggil mbak Putri dengan sebutan MBAK lho, enggak boleh nyebut langsung nama seperti dulu lagi,” Ragil memgingatkan Farah. Mereka semua tertawa.


“Aku siap koq panggil Mbak Putri. Karena aku bersahabat dengan Wiwied,” jawab Farah diplomatis.


“Ha haa haa, bener banget YA, aku sebagai Wiwied bersahabatnya dengan AYA. Jadi sebagai Putri aku memandangmu sebagai Farah ya?” jawab Putri.


Setelah selesai maka para lelaki menuju ruang tamu dan para perempuan membereskan meja makan. Farah dan Putri langsung mencuci piring. “Aku enggak nyangka calon iparku adalah kamu YA,” cetus Putri senang.


“Mulai sekarang kita harus membiasakan diri menyebut Putut tanpa embel-embel mas. Karena Amie adalah anak bungsu ibu walau kalau usia dia lebih tua dari Ragil. Kamu tahu?”


“Aku senang kita bertiga bisa menjadi ipar yang kompak. Kita enggak akan saling julid. Semoga istri Ragil kelak juga bisa menyatu dengan kita ya?” Putri memang sejak awal langsung senang mempunyai Amie sebagai adik ipar. Hari ini dia mendapat adik ipar baru yaitu sahabatnya sendiri.


***


“Gil, aku mau minta tolong kamu. Hari minggu kancani Farah. Karena aku baru turun dinas hari Senin,” pinta Jhon pada Ragil. ( Kancani = temani ).


“Ono opo tho Mas? Aku dino Minggu sore wis ono kangsenan je,” Ragil menjawab dengan bingung. Sebagai playboy tentu dia punya banyak janji. Dan hari Minggu dia ada janji dengan seorang gadis yang baru ingin dia dekati.  ( Ono opo tho Mas? Aku dino Minggu sore wis ono kangsenan je = ada apa sih Mas? Hari minggu saya sudah janjian dengan orang lain ).


“Minggu pagi. Kamu temani para teknisi yang akan memasang CCTV di kantor Farah. Kamu jaga agar satpam kantor tidak menemani Farah. Biar Farah aman. Dan kamu jangan bilang siapa pun soal pemasangan CCTV,” jelas Jhon.


“Ada apa koq diam-diam Farah harus pasang CCTV di kantornya?” tanya Putro.


“Sejak aku dan Farah dekat, ada orang yang mengancam diriku untuk mundur. Aku takut Farah jadi target kejahatan. Atau bisa jadi abinya ditekan agar bisa mendapatkan Farah. Itu sebabnya kami akan berjaga-jaga,” sahut Jhon.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL BETWEEN QATAR AND JOGJA YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL BETWEEN QATAR AND JOGJA ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta