
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
Malam ini Jhon “terpaksa” menginap dirumah mertuanya. Dia memang tak ada persiapan apa pun untuk menginap. Dia bertekad tak akan melakukan ritual malam pengantin saat ini. Dia bertekad membicarakan semuanya dengan istrinya.
“Queen …,” panggil Jhon pada Farah. Dia baru tahu Farah mempunyai nama tengah Queenny. Maka dia bertekad menyebut istrinya dengan sebutan Queen. Selain memang itu nama Farah, Queen juga berarti Farah adalah ratu dalam hati dan hidupnya.
Farah yang mendengar Jhon berkata langsung menoleh karena terkesiap dengan panggilan suaminya. Dia sedang mengambilkan Jhon kaos besar miliknya dan training untuk Jhon tidur. Farah tahu Jhon memanggilnya dengan sebutan berbeda. Biasanya suaminya memanggilnya dengan sebutan honey. “Iya Kak.”
“Malam ini kita tuntaskan dengan bicara semua ya, Aku ingin kita bisa saling mengerti. Karena kita berdua adalah dua sosok yang belum mengenal sama sekali. Kamu bahkan belum tahu tentang detail pekerjaanku dan kebiasaan harianku,” jelas Jhon. Dia pun hanya libur lima hari sejak hari Kamis. Hari Selasa dia sudah harus kerja lagi.
Jhon segera membersihkan diri dan berganti baju yang sudah Farah siapkan. Dan Farah membersihkan wajahnya. Kegiatan rutin malam hari sebelum dia tidur. “Pertama, kita bahas bagaimana kehidupan kita sebelum hubungan kita di publish dengan acara pernikahan resmi.” Jhon mulai membuka diskusi mereka malam ini.
“Enaknya gimana Kak?” Farah tidak berani berpendapat.
“Kalau aku bilang, kita tidak bisa tinggal bersama dalam satu rumah tersendiri karena akan jadi pandangan buruk bagi kita dan orang tua. Beda bila kita hidup bersama di rumahku atau disini. Ayah dan ibu serta abi mu pasti bisa meredam rumors diluaran, asal mulut semua pegawai di rumah ini bisa dilakban. Karena dari obrolan sesama asisten rumah tangga akan bocor semua rahasia,” jelas Jhon.
“Soal mulut semua pegawai disini aku jamin semua akan bisa ditutup oleh ancaman Abi. Semua akan dipecat bila menjadikan kami bahan pembicaraan antar pembantu. Itu sudah ditekankan Abi sejak dulu setiap menerima pegawai baru,” jelas Farah.
“Jadi kamu enggak apa-apa kalau kita terpaksa hidup disini dulu? Karena walau kecil, aku ingin kita hidup di rumah kita sendiri. Berdua tanpa ada orang lain,” Jhon minta kepastian pada Farah.
“Oke, satu pokok permasalahan kita saat ini sudah selesai. Aku ingin kita selalu diskusi dalam semua persoalan. Tak ada dominasi suami atau istri. Semua keputusan soal rumah tangga harus kita buat berdasar kesepakatan, bukan perintah,” Jhon senang persoalan pertama selesai.
Selanjutnya mereka membahas tentang masalah keuangan harian dan bulanan. Mereka juga membahas tentang pembatasan ruang gerak dan keterbukaan dan masalah lainnya, seperti makanan saat sarapan dan lain-lain.
Selama ini mereka baru cerita tentang kesukaan makanan tapi belum pada kebiasaan sehari-hari. Sekarang tentu mereka harus bahas karena pernikahan dadakan ini.
“Sekarang kita tidur yok. Aku belum akan melaksanakan kewaiban kita. Kita baru kenal, sebaiknya kita sekarang memperkenalkan tubuh kita masing-masing agar merasa nyaman. Aku akan memelukmu saja karena aku yakin kamu enggak merasa nyaman dan takut melakukannya,” Jhon merengkuh tubuh ratu hatinya dan mengecup keningnya lalu mereka tidur berpelukan hingga dini hari.
***
Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.