THE BLESSING OF PICKPOCKETING

THE BLESSING OF PICKPOCKETING
MELIBATKAN JUNED



DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


“Astagfirullaaaaah, dia sampai senekad itu?” Farhat tak percaya melihat rekaman CCTV. Tanpa membuang waktu Farhat mengambil ponselnya.


“Abi mau apa?” tanya Farah curiga.


“Mau minta om Juned memeriksa kopi dan gelas ini,” Farhat menjelaskan langkah yang ia akan tempuh. Junaidi atau Juned yang dimaksud Farhat adalah seorang penyidik di kepolisian.


“Asal om Juned jangan datang dengan seragamnya, nanti bikin timbul kecurigaan,” pinta Farah.


“Tenang saja, om Juned sering datang kesini dengan seragamnya, tak ada yang curiga, karena semua tahu om Juned adalah sepupu Umi.” Farhat ingat, Indra pun kenal dengan Juned karena pernah ngobrol bareng di ruangan ini.


“Kita harus menyusun rencana, apa yang akan kita lakukan, mengatasi serangan selanjutnya. Karena Abi yakin, setelah ini gagal, mereka akan kembali menyusun serangan lagi,” Farhat masih tak percaya, Indra, sosok yang dia pupuk sejak putih bersih, malah hendak menikamnya seperti ini.


“Langkah selanjutnya, sebaiknya Abi konsultasi dengan om Juned saja,” Farah memberi saran pada ayahnya. Saat itu sambungan telepon yang Farhat lakukan baru bisa tersambung.


“Baiklah, aku tunggu kedatanganmu makan malam nanti,” Farhat memutuskan pembicaraan dengan sepupu jauh istrinya itu.


“Om Juned akan mengirim seorang intel untuk mengambil sample kopi dan meneliti sidik jari. Dan nanti malam om Juned akan berdiskusi di rumah sekalian bawa oleh-oleh. Dia baru sampai dari tugas di Jayapura,” Farhat menjelaskan hasil pembicaraannya dengan Juned.


***


Farah sudah tak sabar menanti om Juned. Dia tahu, kalau om Juned turun tangan tentu persoalan tidak sederhana lagi. Sang paman pasti akan meminta semua diatasi secara hukum, bukan jalur kekeluargaan.


Farah baru saja melihat abinya memerintah dua orang security mengantarkan pak Husain pulang. Satu orang membawa pak Husain dan mobilnya dan seorang mengikuti dengan motor untuk mereka pulang berdua nanti. Saat ditanya pak Husain kenapa, mereka bilang pak Husain migrain sehingga pingsan.


Sekarang waktunya pulang, Farah meminta abinya mengunci pintu ruangannya. Dia tak ingin ruangan sang ayah dimasuki siapa pun yang berkomplot dengan Indra.


“Mimpi apa dia, mau main ke rumahku. Aku kira dia sudah sangat sibuk sehingga melupakan kakak cantiknya ini,” bu Farhat memang paling akrab dengan Juned. Adik sepupu yang seumuran dengannya dan sering berbuat kenakalan masa kecil bersama. Mereka berdua selalu dihukum bersama karena kejahilan mereka pada sepupu yang lain.


“Aku ada persoalan, dan meminta bantuan dia,” jawab pak Farhat. Dia masih terluka karena yang menjadi musuh adalah orang kepercayaannya. Orang yang dia pupuk sejak NOL besar. Orang yang dia pikir akan mendampingi salah seorang anaknya untuk memimpin perusahaannya yang di Solo.


“Persoalan apa Bi? Apa berat? Mengapa butuh Juned?” bu Basalamah kaget mendengar alasan kedatangan adik sepupunya nanti.


“Biar enggak dua kali cerita, nanti Umi dengarkan aja saat Abi dan AYA cerita ke Juned. Sekarang Umi siapkan aja makanan kesukaan dia,” Farhat meminta istrinya menyiapkan jamuan istimewa untuk adik sepupunya itu.


Ternyata Juned datang sehabis maghrib saat makan malam belum selesai disiapkan. Dia datang bersama seorang ajudannya, tidak bersama istrinya. “Ini oleh-oleh untuk Kakak.”


“Terima kasih. Mengapa kamu tidak datang bersama Rukma?” tanya bu Basalamah.


“Aku sejak sore keluar rumah, dan Rukma tahu aku di sini, dia akan datang menyusul dengan anak-anak,” jawab Junaidi santai.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL  UNCOMPLETED STORY YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL UNCOMPLETED STORY ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta