
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Om, nanti aku minta berkas PT Kharisma ya,” Farah menghubungi sekretaris ayahnya meminta berkas yang kemarin baru akan bertemu dengan pak Farhat. Semalam ayahnya sudah memberi garis besar. Besok dia akan belajar untuk negoisasi dengan CEO PT Kharisma.
“Iya Non. Tadi Bapak sudah menghubungi saya untuk membantu menjelaskan pada Non,” pak Husain menjawab. Memang tadi pak Farhat sudah memberi perintah agar seharian ini membantu Farah mendalami klausul kontrak dengan PT Kharisma.
Farah langsung melihat selintas berkas yang dibawa Husain. Dia bertanya banyak pada sekretaris ayahnya. Hingga waktu makan siang Farah terus diskusi. Dia tak ingin gagal dalam tugas pertamanya ini. “Oke Om, sepertinya aku ngerti. Nanti malam di rumah aku tanya Abi lagi. Sekarang kita makan siang dulu aja. Om mau pesan apa? Biar sekalian saya pesankan online aja.
“Enggak usah Non. Saya ke kantin belakang aja,” pak Husain langsung pamit.
“Bagaimana?” tanya sang ayah ketika Farah menghubunginya siang ini.
“Dia sepertinya nunggu kedatangan Abi. Dia tanya apa Abi belum sehat? AYA bilang kalau Abang Farouq sempat, Abi mau dibawa general check up ke Singapore,” lapor Farah.
“Kalau begitu, hari Jumat Abi akan masuk kantor. Tapi kamu mepet terus disamping Abi seakan-akan enggak mau ninggalin Abi yang baru sembuh. Jadi dia enggak bisa bergerak. Hari Senin baru biarkan Abi berperang sendirian. Asal semua CCTV nyala,” Farhat memberi keputusannya. Dia akan mulai bergerak.
“Bagaimana bila hari Minggu, CCTV kita tambah jumlahnya Bi?” usul Farah.
“Abi setuju. Coba hubungi lagi team pemasangan CCTV mu kemarin. Ajak semua nanti malam ke rumah. Sesudah itu baru kita panggil teknisinya,” Farhat akan minta bantuan Putro dan Putri serta Ragil agar kembali menemani Farah memasang CCTV.
***
“Alhamdulillaaaaah … sudah sehat Pak?” Indra langsung menyambut Farhat di lobby kantor pagi ini.
“Alhamdulillaaaaah. Hari ini Juned … kamu ingat ‘kan sepupu istriku yang polisi itu? Dia ingin mampir kesini. Dia nanti akan menemaniku salat Jumat karena takut aku belum kuat. Lalu kami akan makan siang bareng. Kalau mau kamu bisa ngobrol dengan kami seperti biasa,” jawab Farhat santai.
“Kamu ‘kan sekarang sudah memiliki sekretaris. Mengapa malah semakin sibuk? Apa pekerjaan sekretarismu bila tidak mengurangi kesibukanmu. Hanya menambah beban keuangan kantor saja!” Farhat sedikit menyentil Indra.
“Kalau dia tak bisa mengurangi bebanmu, nanti saya carikan orang yang lebih kompeten,” Farhat kembali menekan dengan sedikit gertakan.
“Dia mampu koq Pak. Hanya sekarang memang sedang agak banyak kerjaan,” sahut Indra. Saat itu terlihat pak Husain yang tergopoh ingin masuk lift bersama mereka.
“Selamat pagi Pak, Assalamu’alaykum,” pak Husain memberi salam.
“Wa’alaykum salam.” sahut Farhat dan Indra bersamaan.
“Sen, kamu cari orang yang bisa kerja untuk gantikan Indira. Sebelum tiga bulan, agar dia tak perlu diangkat jadi pegawai tetap,” tanpa basa basi Farhat langsung membuat gebrakan. Ini tentu memicu kemarahan Indra. Membuatnya akan semakin cepat bergerak.
“Oh iya Sen, nanti kita salat Jumat dan makan siang bareng Juned dan Dwipa. Semalam Juned bilang dia mau datang jam sembilan pagi ini. Dia sedang urus reunian teman SMA nya,” kembali Farhat sengaja memberitahu rencana kedatangan Junaidi.
“Siyap Pak.”
Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul TELL LAURA I LOVE HER itu ya.