THE BLESSING OF PICKPOCKETING

THE BLESSING OF PICKPOCKETING
JHON & PUTRI BERTAMU KE KANTOR FARAH



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




“Bisa bertemu dengan ibu Farah?” tanya Putri pada petugas resepsionis pagi ini. 



“Dengan ibu siapa dan ada keperluan apa?” 



“Saya dokter Putri, temannya Farah. Kami sudah janjian kemarin,” Putri menyebut jati dirinya. Dia memang sudah dokter hanya tinggal wisuda saja. 



“Baik, silakan duduk. Saya akan beritahu ibu Farah.”



Tak lama Farah keluar dari ruangannya dan bertemu Indira yang seakan-akan ingin ke ruangan Indra. Entah dari mana perempuan muda itu. 



Farah ngobrol dengan Putri, sambil sesekali mereka melihat ponsel Farah seakan berbagi cerita atau model pakaian atau apa pun. 



Padahal mereka sedang memperhatikan gerak gerik Indra dan Indira. Farah maupun Putri tahu Indira ada di belakang mereka sejak mereka duduk. Seakan Indira mengawasi Farah dengan lekat. Seakan dia harus melaporkan bila Farah kembali ke ruangannya atau bahkan masuk ke ruangan pak Farhat. 



“Hai …,” Jhon menyapa kedua gadis itu seakan mereka tidak janjian. Ups, yang satu bukan gadis lagi. Sudah jadi perempuan dewasa sejak menikah dengan Putro. 



“Hallo …,” Putri ramah bersalaman dengan adik iparnya sementara Farah dan Jhon ingin tertawa ketika mereka berdua bersalaman seakan hanya kenalan biasa. 



“Apa perang sudah dimulai?” bisik Jhon pada keduanya. 



“Baru mau mulai. Ular baru aja masuk ruangan singa,” Farah memperlihatkan ponselnya pada Jhon. 



“Kita keluar sekarang yok, biar bisa nonton lebih leluasa,” Jhon mengajak istrinya untuk mencari tempat yang aman.



“Mbak, kalau ada yang cari, saya keluar dengan tamu-tamu saya ya?” Farah pamit pada resepsionis. Dia ingin ‘meninggalkan pesan’ pada Indira bahwa mereka keluar kantor!



Jhon, Farah dan Putri pergi dengan mobil Jhon. “Kita ke bakmi gajah mas aja atau mau ketempat lain?” tanya Jhon.



“Iya, aku pengen tahu tempat asline. Katanya ada beberapa cabang ya?” Putri yang memang jarang diajak makan dilokasi yang tidak sekelas rumah makan besar tentu penasaran. 



Putro sang kekasih atau bahkan sejak jadi suaminya mau ngajak istrinya ke tempat makan sederhana takut Putri tidak suka. 




Mereka mencari meja di pojok sehingga mudah membuka laptop milik Farah untuk memantau pergerakan Indra. 



“Ya ampuuuuuuuuuuuun, tempatnya seperti ini ramenya?” Putri bingung karena memang rumah makan gajah mas di depan Pasar Gede Solo ini tidak terlalu luas dan belum waktu makan siang saja hampir semua meja penuh. Belum lagi yang antri untuk dibawa pulang.


\*\*\*



“Ini ular sudah masuk ke ruang Abi. Dan Indira berjaga di lorong tidak ikut masuk,” Farah melihat posisi Indra yang baru saja mengetuk pintu ruang ayahnya. 



“Suaranya kurang terdengar,” Putri meminta dibesarkan volume di laptop Farah.



“Kamu lihat yang di ponselku biar lebih leluasa, aku dan Kak Jhon di laptop,” Farah memberikan ponselnya pada Putri.



“Ayo disambi makan saja, toh itu bisa kita lihat dan dengar melalui hasil rekamannya,” Jhon mengajak mereka makan lebih dulu saat pesanan datang.


\*\*\* 



Selesai makan Jhon dan Farah mengantar Putri ke rumahnya. Tak lupa Putri membeli mie untuk dia bawa pulang dan nanti dia akan hangatkan kuahnya saja agar enak ketika dimakan.


\*\*\*



“Kamu mau kembali ke kantor atau bagaimana?” tanya Jhon sesudah Putri turun di rumahnya. 



“Aku langsung pulang saja Kak, sepertinya malam ini kita enggak bisa menginap di rumah ayah. Malam ini ‘kan kita diminta ke kantor om Dwipa. Aku mau ngerampungke cucian baju tadi pagi dulu,” Farah memutuskan tidak kembali ke kantor. Biarlah tas nya masih di ruangannya. Toh dompet, ponsel, laptop ada ditangannya. 



“Ya sudah, sekarang kita langsung pulang ke rumah ayah ya?” Jhon melajukan mobilnya kerumah kedua orang tuanya.


\*\*\* 



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judu lWANT TO MARRY YOU ya.



![](contribute/fiction/6174183/markdown/10636434/1673976011954.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.