THE BLESSING OF PICKPOCKETING

THE BLESSING OF PICKPOCKETING
LUAR NEGERI MINDED



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Usia kehamilannya Farah sekarang masuk tiga bulan dan Putri dua bulan sedang Amie memimpin di bulan ke delapan.



Farah masih tetap suka ngemil keju dan coklat luar negeri. Ngidamnya Jhon mulai berkurang. Daddy Jhon mulai agak jinak. Dia sudah mulai nggak neko-neko lagi. sesekali masih tapi tidak rutin seperti awal kehamilan.



Yang masih terus dan belum berhenti ngidam adalah Putri.



Untuk sementara  Putro mengajukan cuti panjang bagi istrinya. Kalau pun harus dipecat, mereka kan punya klinik sendiri. Bahkan klinik itu sekarang sedang berkembang menjadi rumah sakit.



Jadi kalau soal pekerjaan mereka tak khawatir. Fokus utama mereka saat ini kesehatan dua janin milik mereka.



Putri sekarang bener-bener full di rumah saja. Baik di rumah mamanya mau pun di rumah weekend.



" Aku kepengen kita  nengok Amie yok," Farah yang sore tadi habis menjenguk Putri di rumahnya mengajak Jhon ke rumah Amie di Jogja.



"Bulan depan aja lah sekalian. 'Kan bulan depan dia *babaran* ( melahirkan ). biar kamu nggak terlalu capek tiap bulan ke Jogja. Kita juga nggak pulang pergi. Harus nginap biar baby boy enggak kecapean," Jhon memberi masukan pada istrinya.



"Janji ya?" Farah tak mau hanya digombali oleh suaminya.



"Oke janji. Kalau dia *babaran* kita datang Insya Allah," sahut Jhon.



"Aku udah beli beberapa kado sih buat dia." kata Farah.



"Habis lucu-lucu tiap lihat baju perempuan bayi. Aku pasti beli." Farah memenga senang ketika melihat bahu bayi perempuan. Dia juga ingin punya bayi perempuan. Tapi Jhon ingin bayi pertama mereka laki-laki.



"Iya. Insya Allah bayi mereka perempuan. Bikin ibu dan ibunya Putut senang bakalan ada baby perempuan di keluarga. 



"Bener, kedua ibu itu senang punya cucu perempuan," kata Farah.



"Tapi kado yang benerannya apa?" kata Jhon. 



"Ih. Emang baju bukan kado?" Protes Farah.




Farah tau apa maksud 'barang' yang dimaksud Jhon. Tapi kalau dalam arti bahasa, baju juga barang atau kata benda kan?



"Hubby nyari apa kek ditoko keperluan babies," isul Farah.



"Ya kalau masih terbang kayak dulu enak bisa beli barang bagus di luar negeri. Sekarang kan nggak cuma jarak pendek" kilah Jhon.



"Barang bagus nggak cuma di luar negeri ya. Di Indonesia juga banyak koq barang bagus. Enggak usah luar negeri minded deh kata Farah.



"Buktinya baby boy aja maunya coklat sama keju luar negeri." Kilah Jhon.



"Ya kita jangan kayak baby boy lah," jawab Farah. Sekarang Farah sering ngalah menyebut baby boy karena dadsy selalu nyebut baby boy.



"Udah beli stroller aja. Kan banyak yang bagus nanti buat Putri juga beli stroller baby twins jadi kita selalu sama ngasihnya antara buat Putri sama buat Amie," kata Jhon.



"Kalau gitu nanti kita cari di toko. Besok pulang kerja kita hunting ya," ajak Farah. 



"Ya sekalian makan ke bakmi Gajah Mas ya," ini sudah enggak ngidam karena masih minta besok. Kalau ngidam Jhon minta saat itu juga.



"Oke aku juga udah kangen banget mau makan di sana," ucap Farah.



Mereka pun masuk kamar  tidur dengan janji besok akan hunting stroller yang bagus untuk bayinya Ami dan Putut.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ya.



![](contribute/fiction/6174183/markdown/10636434/1677132855514.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE itu ya.