THE BLESSING OF PICKPOCKETING

THE BLESSING OF PICKPOCKETING
INVESTIGASI TEAM ASSEGAFF



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Malam ini ada kejutan di rumah keluarga Basalamah. Tiga orang dari kantor Notaris datang. Pak Susanto, pak Aris dan pak Reggas. 



“Silakan duduk Pak,” asisten rumah tangga yang menerima tamu mempersilakan tamunya duduk sebelum pak Farhat keluar menemui mereka. 



“Selamat malam dan Assalamu’alaykum,” sapa Farhat ramah. Seorang dari tamunya non muslim maka pak Farhat lebih dulu menyapa dengan selamat malam. 



Mereka bersalaman dan bertukar khabar lalu berbasa basi. Cerita ngalor ngidul. Bu Basalamah mempersilakan semua tamu untuk makan malam. 



Farah dan Jhon ikut makan malam bersama. “Kenalkan, ini menantu laki-laki saya yang pertama dan satu-satunya,” Farhat langsung memperkenalkan Jhon sebagai suami Farah. 



“Mereka team dari kantor pak Assegaff,” Farhat memberitahu siapa tamu-tamunya.



“Jhon, habis ini ikut pembicaraan ya,” Farhat pun memerintah Jhon ikut bergabung. Dia tahu tujuan team notaris ke rumahnya pasti ingin membahas tentang serah terima saham pada Indra.



“Baik Bi,” jawab Jhon.



Kantor notaris yang digunakan oleh Farhat sudah lama mengenal sosok pengusaha ini. Sejak perusahaan berdiri, semua surat hukum ditangani oleh Assegaff Law Firm. 



Hubungan kantor pengacara dengan perusahaan sangat erat karena secara personal Farhat juga akrab dengan Doddy Assegaff pemilik firma hukum itu. 



“Jadi kita mulai saja ya Pak. Kami datang kesini atas perintah dari pak Doddy. Pak Doddy tidak bisa datang sendiri karena sedang di German menemani pak Malik berobat,” Reggas mengawali pembicaraan resmi malam ini.



“Lho … Malik sakit apa?” tanya Farhat. Mereka teman akrab saat SMA. 



Malik Assegaff adalah pendiri Assegaff Law Firm. Sekarang kantor pengacara itu dipegang anak bungsunya karena tiga kakak si bungsu tak ada yang bergerak dibidang hukum. 



“Pak Malik akan pasang ring,” sahut Reggas.



“Saat kami lapor pada pak Doddy, beliau sedang bersama pak Malik. Sehingga pak Malik menduga, kasus pemindahan saham yang akan Bapak lakukan itu tidak wajar."



Pak Malik tahu  Bapak punya tiga anak dan dua diantaranya laki-laki. Dan surat pembagian saham terdahulu dibuat saat masih dipegang pak Malik dengan pembagian 25-25-50 untuk setiap anak!” demikian Reggas memberitahu.



“Kalau sekarang tiba-tiba ini diubah menjadi 90% untuk orang lain yang bukan anak anda, tentu pak Malik curiga."



"Kecuali ada akta jual beli dan kwitansi pembelian dan ada laporan uang masuk ke rekening pribadi anda sejumlah harga saham tersebut.” demikian Reggas menutup penjelasannya.



“Apa Bapak benar tanpa tekanan?" selidik Susanto.



“Baik, karena ini perintah Malik dan anda datang ke rumah saya atas perintah Doddy.  Saya yakin anda semua orang kepercayaan Doddy yang bisa dipercaya,” Farhat membuka percakapan serius untuk menjawab kecurigaan Malik sahabat sejak SMA. 



“Kisah ini dimulai saat menantu saya mendekati Farah. Indra yang tadinya berharap bisa menjadi suami Farah dan akan ikut menikmati 50% saham milik Farah langsung marah. Dia mengancam calon menantu saya. Kami punya barang bukti dan semua sudah dilaporkan ke polisi,” lanjut Farhat. 




"Selama ini CCTV hanya ada di lobby. Dari rekaman itu kami melihat Indra berniat menjebak saya. Percobaan pertama gagal tapi kami langsung lapor polisi." 



"Sejak itu semua langkah kami diarahkan oleh polisi,” Farhat menyesap kopinya untuk menjeda pembicaraan.



“Kami diminta untuk meneruskan saja, agar bisa menjebak apa mau mereka. Percobaan kedua berhasil dan kami punya rekaman asli CCTV. Tapi Indra mengancam kami dengan rekaman yang dia edit,” lanjut Farhat.



“Jhon, video editan Indra masih ada? Yang di ponsel Abi waktu di kantor om Dwipa suruh dihapus.” Farhat ingat saat kejadian Jhon masih terbang sehingga dia dikirimi video itu.



“Ini video asli CCTV, yang ini editan Indra Bi,” Jhon memberikan ponselnya pada Farhat.



“Maaf, saya pamit ke kamar sebentar,” lanjut Jhon. Dia akan memperlihatkan lewat laptop saja agar bisa lebih jelas.



“Ini, biar bisa menonton bareng,” Jhon membuka file yang diminta mertuanya di laptop milik Farah. 



Reggas, Susanto dan Arif kaget melihat perbedaan hasil yang direkam oleh Indra lalu di edit, dengan kejadian aslinya. 



Mereka jelas melihat bagaimana Indra dan Indira membalikkan badan Farhat agar posisinya diatas Indira karena saat itu Farhat sudah tak mampu beraktivitas karena lemas. Mereka melihat bagaimana Indra mengatur tangan Farhat agar berada dipaha Indira, lalu mengatur tangan Farhat seakan memegang pipi Indira dan seterusnya. 



“Video itu digunakan oleh Indra. Dia minta 100% saham. Saya bilang 50%-50% tapi dia menolak. Bahkan mengancam akan menyebarkan video yang lebih vulgar dari itu. Akhirnya kata sepakat terakhir 10%-90% untuknya,” jelas Farhat.



“Lalu mengapa Bapak memberikannya?” tanya Arif penasaran.



“Saya tidak memberikan, saya hanya mengikuti alur. Semua dipandu oleh polisi." 



"Kami akan menangkap Indra saat akan tanda tangan serah terima. Jadi saya minta team notaris bergerak saja natural. Kalau anda-anda tidak datang kesini, kami tetap akan bermain cantik,” jawab Farhat kalem.



“Baiklah, kami mengerti. Saya yakin pak Malik akan tenang mendengar laporan kami nanti,” jawab Reggas. 



“Ini semua rahasia. Bahkan orang kepercayaan saya di kantor tidak saya beritahu. Bila ini bocor, anda semua akan langsung berhubungan dengan polisi." 



"Karena yang tahu rencana ini hanya saya, anak dan menantu saya serta polisi."



"Sekarang anda bertiga orang luar yang tahu. Jadi bisa kita simpulkan siapa yang berbuat bila kasus ini bocor ke indra sebelum eksekusi!” Farhat memperingatkan team nya Doddy.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNREQUITED LOVE ya.



![](contribute/fiction/6174183/markdown/10636434/1674192517466.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul UNREQUITED LOVE itu ya.