
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
“Kamu pengin kemana?” tanya Jhon. Anggap saja liburan kali ini merupakan *honey moon* ngumpet-ngumpet.
“Pagi kita lihat-lihat pasar tradsional ya Kak, kangen belanja di pasar. Trus siang kita ke JURONG BIRD PARK. Tapi terserah Hubby kalau punya destinasi lain,” jawab Farah sambil menuangkan air putih untuk suaminya.
“Kayaknya sarapannya enak,” Farouq pun ikut sarapan. Biasanya dia dan Ilham memang agak siang bila bukan hari kerja.
“Yeee … kalau kamu makan sekarang, nanti Abang sendirian.” Ilham pun akhirnya ikut duduk di meja makan dan mengambil lasagna satu piring penuh.
Sehabis sarapan Farah dan Jhon berangkat. Tujuan pertama adalah pasar TEKKA, pasar tradisional yang biasa Farah datangi bersama uminya. Letaknya di pusat Little India. Hampir 300 kios yang menjual rempah-rempah India, buah dan sayur segar, serta ikan-ikan yang masih segar.
Pasar ini buka setiap hari dari pukul 6.30 pagi waktu setempat dan umumnya buka hingga sore hari. Lokasinya berada di Tekka Centre, 665 Buffalo Road, Singapura.
Tekka Market merupakan tempat penting bagi penduduk lokal Singapore untuk mencari semua kebutuhan sehari hari.
Farah langsung membeli berbagai macam bumbu, bahan makanan, ikan, daging dan sayuran. Untuk daging dan ikan Farah meminta penjualnya mengemas dengan es batu agar tahan lama agar bisa tahan sampai menjelang sore. Di mobil sudah ada cooler box sehingga es akan tahan dan ikan atau daging tetap akan segar sampai rumah sore nanti.
Sesudah berbelanja semua kebutuhan dapur Farah mengajak Jhon melihat jenis kuliner yang dijual di hawker atau tempat makan yang banyak sekali jenis masakannya.
Hawker atau Food Court atau biasa disebut Food Stall adalah tempat makan di Tekka Market yang menjual sarapan pagi atau pun makan siang. Jenis masakan yang tersedia disini cukup variatif ada menu Melayu, Indonesia, India, Cina, Thailand, Western. Disini mudah mencari makanan jenis halal.
Farah dan Jhon makan dikedai orang India muslim. Sesudah puas memanjakan lidah, Farah mengajak Jhon untuk melihat aneka burung. Dia belum pernah ke Jurong bird park. Itu sebabnya dia ingin sekali kesana.
Jhon mengatur ikan dan daging di cooler box, lalu karena masih ada space, dia masukkan juga sayuran agar tetap segar sampai di rumah nanti.
Jhon memperhatikan gogle map untuk menuju Jurong Bird Park yang istrinya ingin kunjungi.
Jurong Bird Park merupakan taman burung terbesar seluas 20 hektar berlokasi di 2 Jurong Hill, Singapore. Disini khabarnya memiliki koleksi sekitar 800 jenis burung dari seluruh dunia dan konservasi burung langka dunia.
Tak cuma bisa mengamati beragam spesies burung, di taman yang dirancang menyerupai habitat asli para burung ini, pengunjung juga bisa berinteraksi langsung dengan burung-burung yang telah jinak.
Jhon dan Farah sangat kagum melihat banyak koleksi burung yang ada disana. Selain burung yang umum mereka lihat di kebun binatang di Indonesia, disini juga ada pinguin dan flaminggo. Ada trem bila lelah menuju lokasi yang agak jauh.
Sudah lewat waktu makan siang. Jhon dan Farah segera kembali menuju rumah. Mereka cukup lelah berjalan di Jurong Bird Park tadi. Farah puas karena banyak moment berdua dengan suaminya yang dia foto.
\*\*\*
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE itu ya.