THE BLESSING OF PICKPOCKETING

THE BLESSING OF PICKPOCKETING
AKU SEDANG JATUH CINTA



DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


‘Aku merasa aku sedang jatuh cinta,’ Farah mengirim chat pada pengantin baru.


‘Serius? Sama siapa? Kamu harus cerita!’ Wiwied yang baru selesai makan siang dengan Putro dan kedua orang tuanya segera membalas chat sahabatnya begitu ia mendengar ada notifikasi chat masuk.


‘Eh, penggantin baru, koq fast respon? Aku ganggu kalian ya?’ goda Farah.


‘Eh, emang mentang-mentang pengantin baru, pagi siang dan malam tancap gas?’ Wiwied malah langsung menjawab dengan nge-gas.


‘Ha ha haaaaa … sabaaaar Bu, enggak perlu nge gas begitu juga kaleeee,’ Farah malah menggoda.


“Kamu tu yaaaa,” tak sabar dengan menulis chat, Wiwied langsung menghubungi Farah.


“Kamu jatuh cinta ama siapa? Ayo kamu harus cerita ke aku,” desak Wiwied.


“Aku belum berani mengungkapkan jati dirinya. Dia seperti mas Putro, belum pernah pacaran, apalagi main perempuan seperti Farhan. Dia sopan dan tentu masa depannya tak akan buruk lah,” jelas Farah.


“Kamu kenal di mana? Sejak kapan?” cecar Wiwied. Farah ingat pernah menceritakan awal dia kenal dengan Jhon pada Wiwied. Kalau sekarang dia bilang cerita itu, tentu Wiwied akan langsung tahu kalau Jhon lah sosok yang menjadi tokoh pembahasan mereka kali ini.


“Apa masalah tempo perkenalan akan mempengaruhi hubungan? Ingat ‘kan mas Putro aja hanya dua minggu sejak kenal sudah meminta kedua orang tuanya melamarmu!” Farah mengingatkan lamanya perkenalan bukan tolok ukur keseriusan seseorang.


“Iya juga ya,” Wiwied menyadari yang dikatakan Farah benar adanya.


“Tapi kamu harus janji cerita padaku segera,” ancam Wiwied.


“Aku akan segera menceritakan padamu bila dia memang terlihat menyukaiku juga,” janji Farah.


***


‘Aku merasa nyaman bercerita dan bercengkerama dengannya. Sejak awal bertemu dia tak pernah jaim atau berpura-pura. Tak seperti kebanyakan perempuan yang mengejarku. Mereka akan mencitrakan dirinya baik, lembut, sopan dan sholehah. Padahal aku tahu bagaimana mereka sebenarnya!’ Jhon membatin saat meninggalkan area parkir kantor Farah.


‘Apa aku mulai jatuh cinta?’ Jhon bertanya pada dirinya sendiri.


Jhon ingat sebentar lagi Amie dan Putut akan merayakan resepsi pernikahannya. Dia harus memberi jeda agar orang tuanya tidak pusing. Tapi dia tak ingin menunda waktu menyatakan keseriusannya pada Farah.


Jhon bertekad sebelum masuk kerja, akan menuntaskan urusannya dengan Farah. Jadi bila dia ditolak, dia tak perlu lama membuang waktu pedekate. Jhon sadar, dia belum pernah satu kali pun menyatakan cinta. Jadi kalau dia ditolak pada pernyataan pertama nanti, dia akan anggap sebagai pembelajaran.


‘Maksimal hari Rabu malam aku harus sudah mendapat kepastian!’ demikian Jhon membulatkan tekadnya. Padahal hari ini sudah hari Senin siang. Benar-benar Jhon mengikuti jejak kakaknya.


***


Jhon bersiap menjemput Farah makan malam. ‘Aku on the way ya,’ Jhon memberitahu Farah kalau dia sudah meluncur menuju rumah gadis itu.


‘Iya Kak, hati-hati,' balas Farah.


“Abi, Umi, aku izin keluar dengan kak Jhon ya,” Farah meminta izin pada kedua orang tuanya yang sedang bersantai menjelang mereka makan malam.


“Kenapa enggak kamu ajak makan di rumah saja?” tanya sang umi dengan ramah. Mereka tak melarang bila ada yang mendekati putrinya asal ketahuan siapa orang tuanya.


Kebetulan mereka sudah mengetahui siapa orang tua Jhon yang merupakan besan sahabat mereka Lesmana.


“Boleh? Kalau begitu akan aku ajak Kak Jhon makan malam di rumah besok ya Umi? Karena mulai hari Kamis kak Jhon sudah sibuk terbang lagi. Niatnya sebelum kak Jhon masuk kerja, aku pengen mengenalkan aneka kuliner kesukaan kita,” Farah sangat senang karena sang ibu malah mengajak Jhon makan malam di rumah. Hal itu bahkan tak pernah ditawarkan pada Farhan dulu.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL  UNCOMPLETED STORY  YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL UNCOMPLETED STORY ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta