
Calista dan Bisma menuju restoran. Dimana saat ini Alvin sudah memerintahkan para pelayan disana untuk melayaninya Bisma dan Calista sebaik mungkin. Alvin tidak ingin Bisma dan Calista kecewa akan pelayanan di hotel milik Nyonya Katarina Donna.
Bisma dan Calista sudah berada di ruang VIP
"Sayang lihat deh pemandangannya dari sini indah bangat. Puji Calista ketika dirinya memerhatikan pemandangan yang indah di sekitaran hotel tempat mereka menginap. Dan itu terlihat jelas dari Restoran.
"Iya sayang, apa kamu bahagia?
"Tentu mas. Calista sangat bahagia." sahut Calista sambil membenamkan semuanya. Dua orang pelayan datang menghampiri Calista dan Bisma dengan membawakan beberapa macam menu makanan spesial yang ada di restoran itu. Ada masakan khas New Zealand dan ada juga masakan khas Indonesia. Alvin sengaja menyuguhkan menu makanan itu.
Agar Calista dan Bisma dapat mencicipi menu makanan khas New Zealand.
Dan jika mereka tidak menyukainya maka mereka dapat memakan masakan khas Indonesia. Calista menatap menu makanan itu. "Mas menu makanannya kok banyak banget?
"Tidak apa-apa sayang dimakan saja. Calista yang konon belum pernah makan masakan khas New Zealand membuat makanan itu terasa asing bagi Calista. Berbeda dengan Bisma Ya sudah terbiasa memakan makanan khas New Zealand. Sekalipun Bisma tidak menginjakkan kaki di sana, tetapi ketika dirinya berada di California Tak jarang Bisma memakan masakan luar.
Bisma mempersilahkan Calista untuk mencicipi menu makanan khas New Zealand Berharap Calista menyukainya. Tetapi ketika Calista mulai memakannya, entah karena tidak terbiasa membuat dirinya enggan melanjutkan memakan makanan itu.
Kenapa sayang kamu tidak suka?
"Terasa asing bagiku Mas. Jadi agak susah masuknya. lebih baik Calista makan yang ini aja deh." ucap Calista sembari meraih makanan khas Indonesia yang sudah disediakan oleh pihak hotel.
Tiba-tiba seorang wanita cantik nan rupawan datang menghampiri keduanya membuat Calista dan Bisma terhenyak."Bisma kamu di sini? tanya wanita cantik itu merasa terkejut melihat keberadaan Bisma di sana. Wanita yang pernah ada di masa lalu Bisma ketika berada di California.
"Bisma terhenyak menatap wanita itu. "Kamu kok ada di sini? tanya Bisma heran karena setahunya wanita itu tinggal di California bukan di New Zealand.
"Seharusnya saya yang bertanya sama kamu. Kamu ngapain Di Sini? tanya wanita berparas cantik itu sambil menatap ke arah Calista dengan tatapan tidak bersahabat.
"Saya bersama istri saya kemari melakukan perjalanan bulan madu." ucap Bisma dengan santai tanpa memikirkan perasaan wanita itu
"Bulan madu?"
"Memangnya kamu sudah menikah?
"Kalau kamu sudah menikah Kenapa tidak ada pemberitaan di layar kaca?"
Kamu jangan membohongiku untuk mengelabui aku." ucap wanita itu merasa tidak percaya kalau saat ini Bisma sudah menikah dengan Calista.
"Kamu saja tidak pernah menonton layar kaca. Acara pernikahan kami di sorot bahkan live secara langsung di salah satu televisi yang ada di negara Indonesia." ucap Bisma percaya diri mengatakan kepada wanita yang menghampirinya.
Tapi jujur selera kamu kali ini rendah banget kali ini masih jauh lebih cantik dan lebih modis aku dibandingkan nya. Mengapa kamu memilih menikahi dia? Apa kurangnya dariku sehingga kamu lebih memilih nya? Aku wanita berkelas punya karir yang oke perusahaan kedua orang tuaku ada di mana-mana. Sepertinya aku tidak sebanding dengan wanita yang ada di samping Mu ini.
Secepat itu kamu melupakan hari-hari yang kita lalui. Oh tidak mungkin pelayananku di ranjang begitu membuat kamu berselera ketika kita berada di California. Aku tidak yakin wanita ini dapat mengimbangi permainan Mu di ranjang. Sama seperti yang aku lakukan selama ini sama kamu.
Paling juga wanita ini tidak mengetahui keinginan hasrat kamu bukan?ucap wanita itu tanpa merasa sedikit Malu. Emosi Calista sudah semakin memuncak menatap wanita yang ada di hadapannya dengan tatapan tajam. rahangnya sudah mulai mengeras. Bisma menyadari akan hal itu. Membuat dirinya langsung memegang erat tangan Calista.
Lebih baik kamu tinggalkan tempat ini, sebelum kesabaran saya habis." ucapnya kepada wanita yang datang menghampiri mereka.
"Ayolah Bisma tidak perlu bersandiwara di sini. kamu tidak ingin mengulangi hari-hari kita ketika berada di California?" ucap wanita itu sembari memeluk Bisma dan memberikan kecupan hangat di wajah tampan Bisma.
Membuat Calista kehilangan kesabarannya. "Hentikan!" teriak Bisma kepada wanita itu. Tetapi wanita yang datang menghampiri Bisma dan Calista seolah tidak peduli. "Sudahlah sayang, kamarku berada di nomor 303 kamu datang saja ke sana.
Kita ulangi hari-hari kita selama berada di California. Kamu tidak ingin pelayanan luar biasa di ranjang dari ku? ucap wanita itu membuat Bisma semakin emosi.Ia khawatir kalau Calista kecewa kepadanya dengan mengetahui kelakuan Bisma saat berada di California yang sering gonta-ganti pasangan.
"Jangan pernah kamu mendekati suamiku!" teriak Calista
"Ha.....ha.....ha suami? Sepertinya kamu wanita yang paling bodoh di dunia ini. Bagi Bisma Wanita hanya teman di ranjang saja tidak lebih dari itu. Wanita cantik dan seksi aja ia tolak untuk dinikahi. Bagaimana dengan kamu?
Sepertinya Bisma menikahi kamu hanya untuk mengikuti saran kedua orang tuanya. Bukan karena bisa benar-benar mencintaimu wanita bodoh."Pekik wanita itu membuat Calista pun tidak tahan menahan emosinya. Satu tamparan melayang di wajah cantik wanita itu. Membuat Bisma langsung meminta kepada wanita itu meninggalkan mereka.
Bisma langsung menghubungi nomor ponsel Alvin. Alvin yang mendapat sambungan telepon seluler dari kakak sepupunya itu pun langsung menghampiri Bisma dan Calista. Alvin terkejut mendengar suara gaduh di ruang VIP. Ia pun langsung masuk ke sana.
"Ada apa ini ribut-ribut kak? Tanya Alvin kepada Bisma. Alvin menatap wanita yang ada bersama Bisma dan Calista. Ya Alvin mengenal wanita itu ketika Alvin bersama Bisma berada di California. Alvin mengetahui kalau wanita itu sering sekali Menemani tidur Bisma saat berada di California.
"Usir wanita ini dari sini. Saya tidak ingin diganggu siapapun. Saya tidak ingin wanita ini mengganggu Saya dan istri saya. Membuat selera makan hilang begitu saja ucap Bisma kepada Alvin. Alvin menatap wanita yang ada di sana.
Tolong tinggalkan tempat ini. Jangan kamu ganggu ketenangan Tuan Bisma dan juga Calista.Saya tidak ingin anda mengganggu ketenangan mereka selama berada di hotel ini dan juga di negara ini. Kalau anda masih mengganggu mereka maka saya tidak akan tinggal diam." ucap Alvin sambil menarik tubuh wanita itu dari hadapan Calista dan Bisma.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏
"JANGAN LUPA SINGGAH KE KARYA BARU EMAK, YANG BERJUDUL"JODOH DI USIA SENJA (marokkap dung matua)
sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya teman emak