I Love You Office Girl

I Love You Office Girl
BAB.100 PESTA



"Maaf ya Karna kedatangan aku, sudah mengganggu waktu istirahat kamu."ucap Carlos ketika dirinya bersama Dewi ditinggal oleh ibu Sarah pergi ke rumah tetangga.


"Tidak apa-apa Pak Carlos. Lagian biasa Kalau weekend seperti ini Paling kerjaan Dewi hanya tiduran saja. dan main dengan adik-adik." sahut Dewi sambil mengembangkan senyumnya.


" Ayo Pak Silakan diminum, Nanti keburu dingin. Maaf hanya ini yang bisa kami suguhkan di rumah sederhana yang kami tempatkan ini." ucap Dewi sambil menatap Pak Carlos dengan tatapan penuh arti.


Carlos menyeruput kopi buatan Ibu Sarah. Ia menikmati kopi dan pisang goreng buatan Ibu Sarah. Sambutan yang begitu sederhana tetapi Carlos merasa bahagia. "Wi kamu ada waktu tidak?


"Memangnya kenapa Pak?


"Ini bukan kantor, Tolong jangan panggil saya dengan panggilan Pak." ujar Carlos


Dewi menatap Carlos dengan senyuman. Senyum manis yang mempu membuat Carlos semakin klepek-klepek kepada Dewi yang berparas cantik dan anggun, Walau berpenampilan sederhana. Tapi tampilan sederhana Dewi yang membuat Carlos semakin terpesona dengan kecantikan alami yang dimiliki Dewi.


"Wi temanin aku ke pesta teman dong!"


"Pesta?


"Kapan?


"Nanti jam tujuh bisa tidak?"


Dewi terdiam. "Mas tidak salah ngajak Dewi ke pesta orang orang berada?


"Tidak!" Kenapa salah?


"Apa Mas tidak malu membawa Dewi, wanita dekil seperti Dewi ke pesta teman mas.


****


Jam sudah menunjukkan pukul enam lima sore. Carlos dan Dewi bersiap menuju pesta salah satu sahabatnya. Pesta ulang tahun pernikahan sang sahabat yang sedari dulu mengolok olok Carlos yang tak kunjung melepas masa lajangnya.


Tetapi sebelum mereka menuju lokasi pesta, Carlos dan Dewi terlebih dahulu singgah ke salah satu butik langganan Nyonya Katarina Dona. Carlos menghentikan mobilnya di butik langganan Nyonya Katarina Dona.


"Loh mas kita ngapain kesini?


"Ayo ikut saja." ucap Carlos sembari langsung menggandeng tangan Dewi. Dewi sedikit tidak percaya diri masuk kedalam butik ternama yang ada di kota ini.


"Hai....Tuan Carlos," sapa tante Mary sang pemilik butik itu, Mery yang bersifat ala ala Betty itu menyapanya dengan ramah.


"Eh eh eh tunggu dulu. Tumben amat, seorang Carlos Bin Baskoro datang ke butik Eike dengan seorang wanita cantik." ucap Tante Mery membuat Carlos langsung mengebangkan senyumnya.


Beberapa karyawan yang bekerja disana, menatap heran kepada Carlos dan Dewi bergantian. Karna baru kali ini sosok Carlos datang bersama seorang wanita. Sekalipun Carlos sering di minta oleh Nyonya Katarina Dona untuk mengambil sesuatu di butik tante Mery.


"Tolong pilihkan gaun yang cocok untuk dia."karna kami ingin menghadiri pesta sahabat saya." ucap Carlos kepada Mery.


"Okey yey tenang saja Eike akan memberikan yang terbaik untuk calon istri yey. " ucap Tante Mery kepada Carlos membuat Dewi tertunduk malu.


"Yuk ikut saya." ujar Tante Mery kepada Dewi yang sedari tadi hanya menjadi penonton melihat interaksi Carlos dengan Tante Mery.


****


Carlos terpada menatap Dewi. dengan kecantikan Dewi membuat karena tertegun Dewi melambaikan tangannya tepat di hadapan wajah Carlos. Berharap Carlos menyadari kehadirannya di sana.


"Pak Carlos kok malah bengong? -kita jadi pergi tidak? ucap Dewi membuat Carlos langsung tersentak.


Carlos pun kemudian tersadar ia melirik jarum jam yang ada di pergelangan tangannya. "Ayo kita pergi!" ucap Carlos kepada Dewi membuat Dewi mengerutkan keningnya.


"kita jangan main Pergi Saja apa Mas sudah membayar semua yang saya gunakan ini kalau Mas Carlos meminta saya untuk membayar ini semua terus terang Dewi tidak memiliki uang banyak untuk membayar ucap Dewi membuat Carlos langsung tertawa ngakak.


"Memangnya siapa yang ingin meminta bayaran dari kamu sayang? Carlos mulai berani memanggil Dewi dengan panggilan sayang. "Alhamdulillah akhirnya anak lajang tante menemukan jodohnya." Katarina Dona yang tiba-tiba hadir di sana.


"Tante!"


"Iya sayang tante hanya mampir saja di sini. eh ternyata ketemu kamu bersama calon istri kamu."ucap Nyonya kata rinadona berniat untuk menjahili Carlos. Dewi hanya tertunduk malu. Ia tidak mampu menatap Nyonya Katarina Dona.


"Sudah Sayang, tidak perlu. dia Putraku juga sama seperti Bisma." ucap Nyonya Katarina Dona sambil mengembangkan senyumnya. Carlos dan Dewi akhirnya berpamitan kepada Nyonya Katarina Dona terlihat Nyonya Katarina Dona begitu bahagia menatap kepergian Carlos yang sudah membawa seorang wanita.


"Syukurlah kamu sudah mulai membuka hati kepada seorang wanita." batin Nyonya Katarina Dona menatap kepergian Carlos dan Calista setelah berpamitan kepada Nyonya Katarina Dona.


Keduanya masuk ke dalam mobil milik Carlos. Mas kok belum dibayar pakaian yang sudah Dewi pakai ini? tanya Dewi penasaran. Carlos menatap Dewi sekilas lalu pandangannya fokus ke depan menyetir mobil.


"Mas hutang ya? Kalau Mas hutang ke butik itu lebih baik Dewi tidak memakai pakaian mewah seperti ini." ucap Dewi kepada Carlos. Carlos terdiam


"Mas kok diam?


Carlos menatap Dewi dengan tatapan berarti kamu benar benar tidak mengerti sama sekali tentang aku ya. Tidak mungkin seorang Carlos berhutang. Semuanya sudah dibayar." ucap Carlos meyakinkan Dewi kalau pakaian yang sudah digunakan Dewi kali ini sudah dibayar olehnya.


Tapi Dewi tidak melihat mas membayarnya tadi. Pasti pakaian yang aku gunakan ini harganya mahal. Mengapa Mas rela mengeluarkan uang sebanyak itu? hanya untuk digunakan satu malam saja, seperti ini." tanya Dewi penasaran.


"Sudah tidak perlu kamu pikirkan. Yang pasti nikmati pesta yang akan kita jalani. Aku yakin kamu pasti menyukai pestanya ." ucap Carlos sambil mengembangkan senyumnya.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit dari butik tante Mery, Mereka pun tiba di lokasi pesta. Carlos menghentikan mobilnya di parkiran gedung, tempat lokasi pesta Carlos turun. Dan langsung memutar mobil miliknya untuk membukakan pintu buat Dewi.


Yang sudah dari tadi sudah berusaha membuka pintu mobil, di dekat kemudi tetapi dirinya yang tidak paham akan hal itu. Sehingga Dewi sedikit kesulitan untuk membuka pintu mobil.


"Silakan sayang !" ucap Carlos mempersilahkan Dewi turun dari mobil miliknya,menuju lokasi pesta saat itu. Tanpa mereka sadari seseorang menatap kedatangan mereka. "Wow Ada angin apa seorang Carlos bin Baskoro datang ke acara pesta anniversary saya? membawa seorang wanita cantik seperti ini. Celetuk Andika yang selalu jahil kepada Carlos.


Carlos memperkenalkan Dewi kepada Andika. dan mengatakan dalam jangka waktu dekat Charles akan menikah Dengan Dewi padahal Dewi saja belum menerima cinta tulus Carlos saat ini.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏🙏


jangan pernah lupa, mampir ke karya baru emak