I Love You Office Girl

I Love You Office Girl
BAB. 129. BULAN MADU



Dengan semangat Dewi menata sarapan pagi di atas meja, Tanpa Dewi sadari Nyonya Katarina Dona, Tuan Zulkarnain dan Tuan Baskoro sudah memperhatikannya. Nyonya Katarina Dona mengedipkan sebelah matanya kearah suaminya Tuan Zulkarnain. Karna Nyonya Katarina Dona ingin menikmati pemandangan yang ada di meja makan.


"Pi....." sepertinya mami makan akan nambah nih! soalnya Dewi sudah masak sarapan." bisik Nyonya Katarina Dona kepada suaminya, agar Dewi tidak mendengar pembicaraan mereka. Tuan Baskoro tidak ingin ketinggalan , Ia juga ikutan kepo melihat pemandangan yang ada di ruang makan. Yang mana di sana Dewi dengan telaten menata menu sarapan pagi. untuk keluarga barunya.


"Ada apa sih Tan?" kok Tante bisik bisik sama om dan papi?" tanya Carlos yang baru keluar dari kamarnya.


"Sssst berisik bangat sih kamu." ucap Nyonya Katarina Dona kepada Carlos yang belum mengetahui apa yang diperhatikan oleh Nyonya Katarina Dona, Tuan Zulkarnain, dan Tuan Baskoro. Ketiga orang tua paruh baya itu memperhatikan gerak gerik Dewi.


Carlos juga jadi ikutan kepo apa yang membuat Ketiga orangtua paruh baya itu berbisik bisik. Ternyata yang diperhatikan Nyonya Katarina Dona, Tuan Zulkarnain,dan Tuan Baskoro adalah istrinya yang lagi menghidangkan sarapan pagi untuk keluarga besar mereka.


"Ya Allah!" jadi sedari tadi Tante sama om dan papi memperhatikan istri Carlos?"


"Sssst kamu bisa diam ngak sih." Tante tidak boleh lewatkan ini" ucap Nyonya Katarina Dona sambil merekam video Dewi yang asyik menyajikan sarapan pagi.


"Ya Allah Tan...." masa istri Carlos direkam video sih!"


"Kamu diam saja!" nanti ini bisa menjadi memori hari pertama sesudah pernikahan kalian.


"Dasar Tante ...ada ada saja." ucap Carlos sambil langsung menghampiri istrinya.


"lagi apa sayang?" sapa Carlos sambil Langsung mengecup kening istrinya.


"Wah sepertinya enak tuh!" puji Carlos


"Yang lain sudah pada bangun belum mas?"


"Sepertinya sudah sayang, karna Tante dan om sepertinya sudah ada di belakang Ku, pagi kepoin kamu?


"Apa?


"Lagi kepoin Dewi?


"Maksudnya apa sih mas?


"Tau ah, lihat aja tingkah ketiga orangtua itu sudah seperti anak kecil." gerutu Carlos sambil menunjuk kearah Ketiga orangtua paruh baya itu.


"Lebih baik kita tunggu Anggota keluarga lainnya baru kita sarapan bareng sayang." ucap Dewi kepada suaminya.


Melihat interaksi Dewi dengan Carlos, Nyonya katarina Dona Tuan Zulkarnain dan Tuan Baskoro tersenyum sembari langsung menghampiri Dewi dan Carlos .


"Wah pengantin baru duluan bangun nih ceritanya?" apa tidak lembur tadi malam?" tanya Nyonya katarina Dona berniat untuk menjahili Carlos dan juga Dewi.


Dewi menunduk malu!" Ia tidak mampu menatap Ketiga orangtua yang paling ia hormat itu.


"Nak panggilin yang lain dong!" Tante sudah tidak sabar sarapan masakan Dewi." ucap Nyonya Katarina Dona yang tidak sabar ingin mencicipi sarapan buatan Dewi


Semua anggota keluarganya memuji masakan Dewi


"Kalau begini terus bisa bisa Tante tambah gemuk nih!" ucap Nyonya Katarina Dona


"Oh ya nak!" kalian bulan madu kemana?" tanya Tuan Baskoro kepada Carlos


Dewi hanya diam!" sambil melirik kearah suaminya.


"Iya sayang kita bulan madu kemana?" tanya Carlos kepada Dewi


" Kalau Dewi terserah Mas Carlos saja," sahut Dewi


"Kalau menurut Tante sih buan madu tidak harus jauh jauh, yang penting menikmati suasana bulan madunya." Timpal Nyonya Katarina dona


"Tante ada tidak rekomendasi buan madu yang benar benar membuat bulan madu kita berkesan?"


"Kalau menurutku Tante sepertinya Sumatera cocok tuh!" ucap Nyonya Katarina Dona


"Bagaimana sayang?"


Akhirnya Carlos dan Dewi memilih bulan madu ke Sumatera.


"Kalian berangkat siang ya!" tiketnya sudah papi pesan." ucap Tuan Baskoro tiba tiba.


"Loh papi sudah pesan tiketnya?


"Sudah!" kunci villa kita yang ada di Parapat sudah papi siapkan di tas kamu!" ucap Tuan Baskoro membuat Dewi sedikit bingung


"Mas apa maksud papi?"


"Iya kita menginap di Villa milik kita sayang." ucap Carlos


"Memangnya di Parapat papi punya Villa?


"Iya sayang?" sahut Carlos.


"Aku jadi minder lihat keluarga mas yang semuanya serba ada!" ucap Dewi


"Keluarga kita sayang!" ucap Carlos menyela omongan Dewi


"Cepat kalian berkemas ini sudah jam sebelas pesawat kalian penerbangan jam dua siang." ucap Taun Baskoro dan Tante katarina Dona yang sudah tidak sabar melihat keberangkatan Dewi dan Carlos bukan madu.


****


Carlos dan Dewi sudah tiba di Parapat. Pak Karyo penjaga villa dan sekaligus yang bertugas membersihkan villa sudah lebih dulu di hubungi oleh Tuan Baskoro untuk memberitahu kalau Carlos dan Dewi akan menginap di Villa, sudah membersihkan Villa


" Selamat datang Den!" sapa pak Karyo sambil mempersilahkan Carlos dan Dewi masuk kedalam Villa.


"Trimakasih pak! ucap Carlos sambil langsung menggendong tubuh mungil istrinya masuk kedalam Villa.


"Mas turunin dong malu dilihat pak Karyo." ucap Dewi


"Biarin aja sayang!" ucap Carlos sambil terus menggendong tubuh Dewi masuk kedalam kamar.


"Carlos langsung mengecup bibir manis Dewi tanpa perduli keberadaan pak karyo masih berada di Villa. Carlos menutup pintu kamar, agar dirinya lebih leluasa. Dewi yang tidak ingin menjadi istri durhaka menunaikan tugasnya sebagai seorang istri.


"Sayang boleh mas minta hak mas?"


Dewi mengebangkan senyumnya Sembari langsung memeluk dan mencium bibir Carlos.


Hal itu membuat Carlos bagai tersengat listrik, karna baru kali itu, Dewi melakukan hal seperti itu.Merasa mendapat lampu hijau dari istrinya, Carlos langsung kembali mengecup bibir manis Dewi. Perlahan kecupan itu semakin mendalam, tangan Carlos sudah mulai menjalar kebalik baju milik Dewi membuat Dewi merasa tidak tahan dan mengeluarkan de$@hanya.


"Mas ...." seru Dewi membuat Carlos semakin melancarkan aksinya. Apalagi Adik kecilnya sudah lancang depan. Kesempatan seperti ini sudah lama dinantikan oleh Carlos membuat dirinya terbuai dengan keadaan. Ia terus saja melahap istrinya. Membuat Dewi agak sulit mengimbangi irama dari suaminya. Apalagi Dewi sama sekali tidak berpengalaman sama sekali.


"Mas....pelan pelan ya!" bisik Dewi


"Iya sayang!" mas akan melakukannya dengan lembut." ucap Carlos sambil terus saja melakukan ancang ancang ya, agar Carlos berhasil membobol tembok pertahanan Dewi. Beberapa kali Carlos gagal membobol tembok pertahanan Dewi. Hingga Carlos terus saja mencoba dan akhirnya berhasil membuat Dewi sedikit meringis kesakitan.


"Mas ....pelan sakit!" ucap Dewi sedikit meringis.


"Trimakasih sayang!" ucap Carlos sambil mengecup kening Dewi karna dirinya sudah mencapai puncak surga dunia."


Dewi menganggukkan kepalanya sambil tersenyum kearah suaminya.


"I love you my wife." ucap Carlos sambil langsung berbaring di samping Dewi


"I love you too my husband." Sahut Dewi


Bersambung.....


Hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏