I Love You Office Girl

I Love You Office Girl
BAB 111. LAMARAN DI TOLAK



Selama kurang lebih 16 jam dalam perjalanan dari New Zealand Selandia Baru, Bisma Zulkarnain dan Calista sudah tiba di tanah air tepatnya di Bandara Soekarno Hatta. Carlos yang sudah mendapat sambungan telepon seluler dari Alvin Kalau hari itu juga Calista dan Bisma tiba di tanah air. Sudah m Alvin meminta kepada Carlos agar menyambut kedatangan mereka di bandara Soekarno Hatta.


Ada kebahagiaan tersendiri di hati Carlos ketika Alvin sudah memberitahu kalau Bisma dan Calista sudah kembali ke tanah air. Entah apa yang membuat Carlos merasa bahagia. Carlos dan beberapa asistennya langsung menuju bandara Soekarno Hatta untuk menjemput Calista dan Bisma.


Terlihat dari kejauhan tepatnya di lokasi ruang penjemputan, Bisma dan Calista sudah turun dari jet pribadi milik Tuan Zulkarnain. Carlos mengembangkan senyumnya menghampiri Bisma yang sudah berjalan ke arahnya. Carlos langsung memeluk Bisma. "Aku sangat merindukanmu Bos." ucap Carlos sambil langsung memberikan pelukan kepada sahabat, kakak sepupu sekaligus asisten Carlos.


Calista mengembangkan melihat tingkah Carlos yang seolah Carlos yang paling merindukan Bisma kali ini. Carlos, Bisma dan Calista menuju mobil yang sudah disiapkan Carlos sebelumnya, untuk menjemput Calista dan Bisma di bandar udara internasional Soekarno Hatta. Beberapa asisten membawa barang bawaan Calista dan Bisma.


"Setelah memastikan barang bawaan Bisma dan Calista sudah berada di dalam mobil. asisten yang sudah diminta Carlos untuk mengendarai mobil yang mereka tumpangi, Langsung melajukan mobil ke arah jalan raya menuju rumah utama keluarga Zulkarnain.


Di dalam perjalanan, Carlos terus saja membicarakan apa saja yang dilakukan Carlos dan Calista selama berada di New Zealand. Calista hanya mengembangkan senyumnya mendengarkan Carlos yang tak henti-hentinya bertanya kepada Bisma mengenai perjalanan mereka.


****


"Kalian sudah pulang!" ucap Nyonya Katarina Dona ketika melihat mobil yang ditumpangi oleh Calista dan Bisma sudah tiba di rumah utama Tuan Zulkarnain. Nyonya Katarina Dona langsung berlari menghampiri Bisma dan Calista yang baru turun dari mobil yang mereka tumpangi.


"Putra dan menantu Mami sudah pulang!" teriak banyak Katarina Dona. Seolah dirinya sudah sangat merindukan Bisma dan juga Calista. Bisma dan Calista mengembangkan senyumnya melihat Nyonya Katarina dona yang begitu bahagia melihat kehadiran mereka.


Tampak Tuan zulkarnain tertawa cengengesan ketika Nyonya Katarina Dona bertingkah seperti anak kecil yang ingin memeluk ibunya. Seharusnya yang berlari menemui Nyonya Katarina Dona adalah Bisma atau Calista. Tetapi untuk kali ini nyonya Katarina Dona sendiri yang tidak sabar menanti kepulangan Putra dan menantunya.


Nyonya katerina Dona, Bisma, dan Calista masuk ke dalam rumah diikuti oleh Carlos bersama beberapa asisten membawa barang bawaan Calista dan Bisma.


"Calista sangat merindukan Mami." ucap Calista sembari terus merangkul Nyonya Katarina Dona. Nyonya Katarina Dona mengembangkan senyum.


" Mami juga merindukan kamu sayang." Ucap Nyonya Katarina Dona sembari melihat-lihat barang bawaan Bisma dan Calista. Calista memberikan sebuah paper bag kepada Nyonya Katarina Dona. Oleh-oleh khas dari New Zealand.


Nyonya katerina Dona mengembangkan senyumnya. Sejujurnya bukan oleh-oleh seperti ini yang ingin mami membutuhkan dari kalian.


" Terus oleh-oleh yang macam mana nih mom?" tanya Bisma yang tidak nalar maksud dan tujuan Nyonya Katarina Dona.


"Mom yang sabar dong!" Kan Putra dan menantu kita baru satu bulan di sana. Pasti butuh proses dong mom!" Celetuk Tuan Zulkarnain membuat Bisma dan Calista saling pandang.


" Maksudnya apa sih? berteka-teki segala.


"Ah kamu kan lelaki bloon, masa gitu saja tidak mengerti!" gerutu Tuan Zulkarnain sembari membuka paper bag yang diberikan oleh Calista kepadanya.


"Wah cantik banget nih sepertinya Papa akan langsung memakai dan papa akan semakin tampan memakai Ini. Pasti ini harganya juga mahal." memuji oleh-oleh yang dibawa Calista kepada tuan Zulkarnain.


"Ya dipakai dong Pa, tidak mungkin hanya dilihat saja." sahut Bisma sambil tertawa nyengir


"lihat nih Carlos, kakak kamu sudah menikah. Kamu kapan? usia kamu dengan Bisma tidak terlalu jauh. Hanya hitungan bulan saja. Mengapa tidak membuka diri untuk menerima wanita yang akan menjadi pendamping hidupmu? tidak semua wanita itu sama. Pasti akan ada cinta sejati yang menantimu di luar sana." ujar Tuan Zulkarnain meminta kepada Carlos agar segera mengakhiri masa lajangnya..


Mengingat usia Carlos hampir seumuran dengan Bisma putranya. Tuan Zulkarnain sangat menyayangi Carlos, putra dari adik kandungnya sendiri. Yang gagal membina rumah tangga dengan istrinya, akibat perselingkuhan yang dilakukan ibu kandung Carlos dan meninggalkan Carlos dan suaminya hanya ingin mengajar karir dan harta kekayaan.


Karena kondisi ekonomi Tuan Baskoro saat itu dalam keadaan masa sulit. sehingga ibu kandung Carlos pergi meninggalkan mereka begitu saja.Dan memilih menikah dengan lelaki lain yang sangat kaya raya pengusaha kaya dari negara tetangga.


Carlos mengembangkan senyumnya. Menatap Tuan Zulkarnain yang selalu memberikan pandangan kepadanya, tentang seorang wanita yang tidak sama seperti ibu kandungnya.


"Wanitanya sudah ada om, tetapi sepertinya dia tidak mencintaiku. Entah mengapa wanita itu saja yang mampu membuatku melupakan sikap ibu. Karena Carlos sangat mengetahui perjuangan wanita yang Carlos cintai untuk keluarganya sendiri.


"Wanita itu merupakan tulang punggung keluarganya. Sepertinya wanita itu belum siap menikah sebelum kedua adiknya selesai menempuh pendidikan. Karena dia yang membiayai kehidupan mereka sehari-hari." ucap Carlos berterus terang kepada Tuan Zulkarnain.


"Eh tunggu dulu!" sepertinya aku mengenal ciri-ciri yang kamu katakan barusan." Celetuk Calista karena Calista tahu betul Siapa wanita yang dimaksud oleh Carlos.


" Jadi kamu mencintai sahabatku Dewi? Calista mencoba menebak apa yang ada di dalam isi hati Carlos kali ini. Carlos menggaruk kepalanya yang tidak gatal. karena yang dikatakan Calista benar adanya. "Kalau kamu benar-benar mencintai Dewi aku sangat setuju.


Karena aku tahu betul siapa Dewi. Dewi wanita baik-baik. Bahkan dia rela melakukan apapun untuk kebahagiaan orang lain. Tidak hanya kebahagiaan keluarganya, bahkan kebahagiaan temannya sendiri dia rela melakukan apapun walaupun resikonya cukup besar." ucap Calista sambil membayangkan kebaikan Dewi selama ini kepadanya.


"Beneran kamu mencintai Dewi? Bisma kembali bertanya kepada Carlos. Carlos terdiam. Ia enggan menjawab pertanyaan Bos sekalian Kakak sepupunya itu.


" Kenapa kamu diam? jawab saja iya kalau memang iya tidak Kalau tidak." gerutu Bisma yang tak kunjung mendapat jawaban dari Carlos. "Kamu serius mencintai Dewi? sekarang giliran Tuan Zulkarnain yang melontarkan pertanyaan kepada Carlos.


Carlos hanya menggaruk kepalanya yang tak gatal. Seolah ia enggan berterus terang dihadapan Tuan Zulkarnain dan nyonya Katarina Dona. Tidak menutup kemungkinan Tuan Zulkarnain akan langsung memberitahu kepada tuan Baskoro yang merupakan ayah kandung Carlos.


"Sudah, kalau kamu memang benar-benar cinta kepada wanita itu, lebih baik kamu langsung melamarnya daripada keburu disambar orang." ujar tua Zulkarnain agar Carlos segera melamar Dewi secepatnya.


" Bagaimana mungkin Carlos segera melamarnya Om?sementara dia belum bersedia menikah, karena masih memikirkan pendidikan kedua adiknya. Karena salah satu impian Dewi dapat menyekolahkan kedua adiknya." ucap Carlos kepada tuan Zulkarnain berterus terang mengenai alasan Dewi yang tak kunjung menerima cintanya.


Tuan Zulkarnain langsung tertawa ngakak. mendengar penjelasan dari Carlos alasan dari Dewi yang belum menerima cintanya. "Berarti kamu tidak gentlemen. Jika kamu memang benar-benar cinta, seharusnya beban yang dipikul istrimu pasti kamu akan ikut memikulnya. Jadi katakan kepadanya kamu akan bersedia membantu membiayai pendidikan kedua adiknya walaupun kalian sudah menikah." ucap Tuan Zulkarnain kepada Carlos.


"Bukan semudah itu om!" Dewi memang wanita tangguh. Ia selalu enggan meminta bantuan kepada setiap orang yang ingin membantu dirinya. Aku sudah mengatakannya sebelumnya seperti itu. Tetapi sepertinya Dewi menolak bantuan dari Carlos dia tidak menerima bantuanku.


" Jangan melamarnya sendiri. Bawa Om atau Papa kamu menemui ibunya. Jika Dewi benar-benar cinta kepada Mu maka dia pasti tidak akan menolak lamaran kamu. Kalau kamu sudah berbicara langsung di depan Ibu Sarah atau papa kamu." ucap Tuan Zulkarnain kepada Carlos yang dapat masuk akal Carlos.


Carlos mengangguk paham apa yang dikatakan Tuan Zulkarnain kepadanya. Nyonya Katarina Dona juga sependapat dengan Tuan Zulkarnain, dan meminta kepada Carlos agar segera melamar Dewi jika Carlos benar-benar cinta kepada Dewi.


"Jangan pernah menilai orang, hanya karena profesinya atau ekonomi yang mereka miliki. tetapi lihat dia mencintai kamu tulus apa adanya atau tidak. Setelah tante mendengar penjelasan kamu tentang Dewi, yang belum menerima cinta kamu.


Karena masih memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membiayai kehidupan keluarganya sehari-hari dan membiayai sekolah kedua adiknya. Itu berarti Dewi adalah wanita yang sangat luar biasa dan pantas untuk diperjuangkan.


Jarang sekali wanita tangguh seperti dia. tante sangat menyukai karakter wanita seperti itu. Daripada wanita yang hanya suka shopping dan taunya kelayapan." ucap Nyonya Katarina Dona sambil mengembangkan senyumnya menata Carlos dengan tatapan penuh arti.


Hubungan Carlos dengan keluarga Tuan Zulkarnain begitu dekat. Carlos sudah menganggap Nyonya Katarina Dona seperti ibu kandungnya sendiri, setelah ditinggal oleh ibunya.


Carlos menyerahkan segalanya kepada Tuan Zulkarnain dan nyonya Katarina, agar segera melamar Dewi untuk Carlos. "Semuanya aku serahkan kepada tante dan juga om. Yang pasti Carlos memang benar-benar cinta dan sayang kepada Dewi.


Terserah Om Bagaimana caranya. Yang Carlos inginkan bagaimana agar Dewi menerima lamaran Carlos." ucapnya berharap Tuan Zulkarnain dan nyonya Katarina Dona berhasil melamar Dewi untuknya.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


JANGAN LUPA, TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏🙏


MAMPIR JUGA KEKARYA BARU EMAK "JODOH DI USIA SENJA" ( marokkap dung matua)