I Love You Office Girl

I Love You Office Girl
BAB 132. SEKRETARIS BARU



Beberapa hari kemudian, kondisi Bisma sudah semakin membaik. Bisma sudah mulai kembali beraktivitas di kantor Zulkarnain Group. Kali ini Tuan Zulkarnain tidak ingin membuat putranya terlalu kelelahan. Sehingga Tuan Zulkarnain, sengaja meminta kepada bagian personalia untuk mencari sekretaris untuk Bisma.


Berharap dapat membantu Bisma dalam menjalankan Tugasnya. Dan perintah dari Tuan Zulkarnain dilaksanakan oleh bagian personalia dan hari ini salah satu sekretaris baru untuk membantu Bisma menjalankan tugasnya, sudah mulai bekerja di Zulkarnain Group.


Tok...


Tok...


Tok...


Suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga Bisma. Pertanda ada seseorang yang mengetuk pintu ingin masuk ke ruang kerja Bisma.


"Masuk!" teriak Bisma dari dalam ruang kerjanya.


ceklek...


Dengan satu hentakan itu ruang kerja wisma terbuka. Muncul seorang wanita yang berpakaian seksi dan terlihat cantik masuk ke ruang kerja Bisma.


"Maaf Tuan!" saya sekretaris baru yang akan membantu Tuan untuk mengerjakan segala apa yang akan Tuan perintahkan kepada saya."ucap wanita itu sambil menatap Bisma dengan tatapan yang sulit diartikan.


Bisma hanya menganggukkan kepalanya. lalu meminta Alexa untuk menyusun jadwal kerja Bisma selama 1 minggu. Karena Bisma tidak ingin pekerjaannya tidak memaksimalkan.


"Tolong atur jadwal saya selama seminggu ke depan. Saya tidak ingin pekerjaan saya tidak maksimal jadi saya harap kerjasama yang baik daripada." ucap Bisma kepada Alexa.


"Baik Tuan perintah anda akan saya laksanakan." ucap Alexa sambil menatap Bisma dengan tatapan genitnya.


"Eh satu lagi jika!" jika bekerja di kantorku, tolong berpakaian yang sopan. Jangan sekali lagi Kamu memakai pakaian kamu seperti itu kurang bahan. Bukan malah saya jadi tertarik melainkan menjadi jijik." ujar Bisma membuat Alexa mengerutkan keningnya.


"Gila ni bos, setiap lelaki pasti ingin melihat yang bening bening seperti saya. Apalagi pakaian yang aku gunakan kan modis, dasar bos gila. Tidak sidak melihat wanita cantik seperti gue. Kita lihat saja nanti.Kamu tahan atau tidak melihat tubuhku yang seksi ini." ucap Alexa dalam hati sambil berlalu meninggalkan Bisma di ruang kerjanya.


"Dasar wanita penggoda!"Kamu pikir saya tertarik melihat tubuh kamu yang tak seberapa itu? Wanita tidak memiliki harga diri bangat sih." gumam Bisma sambil menggelengkan kepalanya.


Sementara Tiwi merasa kepo melihat ada seseorang wanita seksi keluar dari ruang kerja Bisma. "Siapa wanita itu? sepertinya aku harus waspada deh. Jangan sampai wanita seperti dia berani beraninya menggoda suami dari sahabatku." gumam Tiwi dalam hati.


Jiwa kepo Tiwi meronta ronta, ingin mengetahui siapa sosok wanita saksi yang baru keluar dari Bisma. Tiwi masuk keruang kerja Pak Nando, berpura pura membawakan secangkir kopi untuk Pak Nando. Padahal sebelumnya Pak Nando tidak ada memesan kopi dari Tiwi.


"Ada apa Tiwi? tanya pak Nando, ketika melihat Tiwi masuk kedalam ruang kerjanya


"Secangkir kopi panas, menemani kerja Bapak. Pasti kerjanya akan semakin fresh." sahut Tiwi sambil menyuguhkan secangkir kopi untuk Pak Nando.


"Trimakasih Tiwi, Tau saja kamu keinginan saya." ucap Pak Nando sambil menyeruput kopi buatan Tiwi. Tiwi mengembangkan senyumnya. "Oh ya Pak, tadi ada seorang wanita keluar dari ruang kerja Pak Bisma. Itu siapa ya pak? tanya Tiwi penuh selidik.


"Oh dia Alexa sekretaris baru Bisma untuk membantu Bisma mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan perusahaan ini. Sebelumnya Bisma tidak pernah suka kalau sekretarisnya itu seorang wanita. Ia selalu memilih Sekretaris seorang pria.


Sehingga Tuan Zulkarnain pun langsung menyetujui, ketika Alexa mengirimkan surat lamaran kerjanya ke kantor." sahut Pak Nando kepada Tiwi. Tiwi menganggukkan kepalanya. Ia memiliki firasat kalau Alexa memiliki rencana tertentu. Sehingga dirinya memilih bekerja di kantor Zulkarnain Group.


Seperti yang dikatakan oleh Pak Nando sebelumnya, Kalau Alexa pernah menjadi seorang sekretaris di perusahaan ternama di Singapura. Jika tidak memiliki rencana, tidak mungkin Alexa meninggalkan pekerjaannya yang notabenya gaji lebih besar di Singapura dibandingkan di perusahaan Zulkarnain Group.


Hal itu membuat pertanyaan besar bagi Tiwi. sehingga dirinya menaruh curiga kepada Alexa. "Sepertinya ada yang tidak benar nih, aku akan tetap menyelidiki siapa sosok wanita misterius itu. Saya tidak akan membiarkan kehidupan Pak Bos dan sahabatku Calista diganggu olehnya. Jika itu terjadi aku yang akan jadi lawannya." gumam Tiwi sambil langsung berpamitan kepada Pak Nando.


Jam makan siang telah tiba. Alexa datang menghampiri Bisma ke ruang kerjanya. Tetapi Alexa tidak menemukan sosok yang ia cari di sana. "Kemana Bisma? tanyanya dalam hati. Ia tidak mengetahui kalau Bisma pulang kerumah untuk sekedar bertemu dengan wanita yang sangat ia cintai.


"Cari siapa mbak? tanya Tiwi pura pura ingin lebih dekat dengan Alexa.


"Bisma Dimana ya? tanya Alexa lebih selidik


"Bisma?


"Taun Bisma lebih tepatnya. kalau berbicara itu yang sopan. Anda Siapa sehingga anda hanya menyebut nama Tuan Bisma tanpa ada panggilan Tuan? sedangkan Pak Carlos dan Pak Nando saja yang saudara dekat Tian Bisma saja, memangil Tuan Bisma. Apalagi kamu!" dasar tidak memiliki etika." gerutu Tiwi.


"Eh diam mulut Lo. Siapa Lo sok sok menggurui Ku. Kamu tidak tau? saya ini sekretaris Bisma dan saya orang berpendidikan. Bukan seperti Lo, yang kamu pegang hanya sapu dan kain pel." ejek Alexa membuat Tiwi langsung tertawa ngakak mendengar ejekan dari Alexa.


"Apa?


"Kamu orang berpendidikan?


"Tapi cara berbicara kamu, kok seperti tidak berpendidikan tuh. Bahkan lebih layak seperti preman pasar." ucap Tiwi sambil menatap Alexa dengan tatapan sinis.


"Awas kamu ya, saya akan laporkan kamu ke bagian HRD. Agar kmu segera dipecat dari kantor ini. Dan kamu jadi pengangguran." ucap Alexa.


Bukan malah Takut,Tiwi justru meminta kepada Alexa agar segera melaporkannya kepada HRD dan bahkan Tiwi, meminta agar Alexa melaporkan Tiwi ke Bisma.


"Silahkan lapor ke HRD dan sekalian saja kepada Tuan Bisma, saya tidak taku." ucap Tiwi, membuat Alexa semakin kesal.


"Awas kamu ya, aku akan membuat Mu terusir dari sini." ancam Alexa kepada Tiwi. Tiwi tertawa ngakak mendengar ancaman Alexa.


"Silakan berusaha membuatku terusir dari sini saya tidak peduli." ucap Tiwi sambil langsung meninggalkan Alexa disana.


Tiwi berniat makan siang di kantin dekat kantor. Tetapi ketika Tiwi ingin melangkahkan kakinya keluar dari kantor, Ia terhenyak melihat Kehadiran Dokter Gibran disana.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓🙏💙


JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN, HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏🙏🙏