
"Tiwi!" Ada apa ribut-ribut di ruangan Pak Bisma?" tanya nak Pak Nando kepada Tiwi yang baru keluar dari ruangan itu. "Ada makhluk jadi-jadian yang ingin mencari masalah di sini." ucap Tiwi membuat Pak Nando mengerutkan keningnya.
"Maksud kamu apa Tiwi? Saya tidak paham Tolong jelaskan kepada saya.
Tiwi tertawa ngakak. "Apa Pak Nando tidak mengetahui kalau di ruangan Pak Bisma terjadi perang dunia ke-3?
"Tiwi tolong deh tidak perlu berteka-teki seperti itu. Saya tidak pintar berteka-teki seperti kamu. lebih baik kamu ceritakan saja kepada saya apa yang terjadi. Tiwi hanya nyengir, lalu memberitahu kepada Pak Nando tentang pertengkarannya bersama Alexa.
"Membuat Pak Nando terhenyak, ngapain wanita itu datang ke kantor ini? bukankah Bisma Sudah memecatnya beberapa hari yang lalu? tanya Pak Nando kepada Tiwi. Tiwi menggerdikkan bahunya lalu meninggalkan Pak Nando begitu saja.
Membuat Pak Nando menggelengkan kepalanya."Dasar bocah, tidak pernah berubah selalu membuat orang geram saja. Tetapi entah mengapa Aura Tiwi ini selalu dikangenin setiap orang di sini. Tingkahnya sangat lucu membuat orang merasa nyaman berbicara dengannya walaupun terkadang ceplos-ceplos berbicara." gumam Pak Nando dalam hati sambil berlalu berniat untuk menemui Bisma.
Tok....
Tok....
Tok.....
Suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga Bisma.
"Masuk!" teriak Bisma dari ruang kerjanya. dengan sekali hentakan pintu terbuka oleh Pak Nando.
Pak Nando masuk ke ruang kerja Bisma.
"Loh papa!
"Ada apa Pa? tanya Bisma ramah kepada Pak Nando. Walaupun Pak Nando merupakan bawahan Bisma di kantor.Tetapi Bisma tidak pernah melupakan Kalau Pak Nando merupakan ayah mertuanya.
"Ada apa ribut-ribut di ruangan kamu ini tadi? soalnya Papa dengar dari ruang kerja Papa.
"Alexa datang ke ruanganku untuk mencari masalah. Tetapi ketika Alexa datang ke ruangan ini. Tiwi sedang berada di sini.
Merasa terancam tidak dapat menjalankan rencananya dengan adanya Tiwi di sini. Alexa berniat untuk mencelakai Tiwi. Hingga terjatuh karena Alexa menarik kursi Tiwi yang sedang membersihkan rak yang ada di sana. Bisma menunjukkan salah satu rak yang lumayan tinggi tempatnya.
"Memangnya Apa tujuannya ke kesini bisma? Alexa adalah adik kandung Alena mantan kekasih Bisma dulu. Sebelum Bisma pergi melanjutkan pendidikan S3 di California. Alena menghianati cinta Bisma.
Bisma memberitahu segalanya kepada Pak Nando. Ia tidak ingin merasakan sesuatu apapun dari ayah mertuanya. Karena bagaimanapun Pak Nando sudah ia anggap seperti ayah mertuanya kandung. Walaupun Pak Nando hanya Ayah angkat Calista.
Sepertinya Alena tidak terima melihat kebahagiaan Bisma dengan Calista. sementara Alena sudah ditinggalkan kekasihnya saat itu, yang ingin mengorbitkannya menjadi artis papan atas di negara ini.
Pak Nando mengangguk paham apa yang sudah diberitahu Bisma kepadanya. "Kalau begitu kamu harus lebih hati-hati kepada mereka. Papa yakin mereka akan merencanakan sesuatu hal besar yang ingin membuat hubungan rumah tangga kamu dengan Calista menjadi hancur.
Kalian harus tetap teguh dan saling percaya. Karena papa memiliki Firasat kalau Alexa dan Alena bukan wanita sembarangan. Mereka mampu melakukan apapun untuk menggapai impian mereka. Untuk itu Papa berharap kamu harus tetap menjaga. Karena Papa sangat menyayangi Calista. Papa tidak akan mengampuni siapapun yang berani menyakitinya. Pak Nando mengutarakan Kalau Pak Nando benar-benar menyayangi Calista.
" Iya pa! Papa tenang saja, Bisma akan tetap menjaga Calista. Karena Bisma sangat sayang dan cinta kepadanya. Tak ada wanita yang bisa mencuri hati Bisma selain Calista. Pak Nando mengembangkan senyuman.
"Papa percaya sama kamu nak. Untuk itulah Papa mempercayakan Calista kepadamu." ucap Pak Nando sambil beranjak dari tempat duduknya. "Kalau begitu Papa pergi dulu ingin meninjau proyek yang lagi berjalan di Depok. "Ingat kata Papa jaga Calista baik-baik. jangan sampai dia kenapa-kenapa." ujar Pak Nando berharap Bisma melaksanakan amanahnya.
****
Tetapi ibu Sarinah tidak ingin menunggu Gibran dan Dewi yang melakukannya. Karena Ibu Sarinah mengetahui dokter Gibran sangat sibuk di rumah sakit, belum lagi di klinik prakteknya. Sehingga Ibu Sarinah dan Pak Khairul Hamzah mengambil inisiatif untuk mengatur acara pernikahan dokter Gibran dan juga Tiwi.
Dokter Gibran berniat untuk menemui Tiwi di kantor Zulkarnain group. Karena ia ingin mengajak diri untuk fitting baju. Bisma dan orang-orang di kantor Zulkarnain group. Tidak ada yang mengetahui rencana pernikahan Tiwi. Tiwi sengaja tidak memberitahu. Ia ingin memberikan kejutan kepada teman-teman sekantornya.
Tiwi menunggu dokter Gibran setelah dokter Gibran menghubungi Tiwi sebelumnya. Ia melirik jarum jam yang ada di pergelangan tangannya, yang sudah menunjukkan pukul 17.00 sore. Itu artinya seharusnya Gibran sudah tiba.
Tetapi ketika Tiwi sudah berada di lobby kantor. Dokter Gibran tak kunjung datang membuat Tiwi sedikit gelisah. "Dokter tampanku, Kok belum datang-datang ya?" gumamnya dalam hati sambil mondar-mandir di lobby kantor.
" Eh Neng geulis ngapain sih? dari tadi mondar-mandir di situ? tanya petugas keamanan itu yang selalu senang bercanda dengan Tiwi. "Kepo banget sih jadi orang?
"Kan biasanya kamu yang ratu keponya dan raja keponya mas! sahut petugas keamanan itu yang mampu membuat Tiwi langsung tertawa ngakak mendengar apa yang dikatakan petugas keamanan itu.
"Kalau Ratu kepo di kantor Zulkarnain group Tiwi sendiri dan rajanya petugas keamanan itu. Ketika Tiwi dan petugas keamanan itu asyik bercanda gurau, tiba-tiba mobil yang dikendarai dokter Gibran pun masuk ke areal kantor.
"Eh mas pangeran dokter tampanku, sudah datang.Aku tinggal dulu ya." ucap Tiwi sambil langsung melambaikan tangannya kepada petugas keamanan itu.
"Cie cie cie.... yang datang sang kekasih ngapel. Petugas keamanan itu ingin menjahili Tiwi tetapi Tiwi sudah keburu masuk ke mobil milik dokter Gibran.
Tiwi melambaikan tangannya begitu saja, kepada petugas keamanan itu membuat petugas keamanan itu menggelengkan kepalanya. "Ih Neng geulis tingkahnya begitu saja terus, tidak pernah berubah." semoga Neng geulis berjodoh dengan dokter Gibran petugas keamanan itu sendiri.
Di sepanjang perjalanan Tiwi bertanya kepada dokter Gibran. Mas sebenarnya Mas mau bawa Tiwi ke mana?
"kamu tenang saja sayang tidak mungkin emas membawa kamu ke jurang ucapnya sambil langsung tertawa hingga tibalah saatnya mereka tiba di sebuah butik ternama di kota ini. sesuai dengan rekomendasi Nyonya Katarina Dona. dokter Gibran membawa Tiwi fitting baju ke butik langganan.
"Eh ada kang dokter Tampan!" sapa tante Merry. dengan ramah kepada dokter Gibran dan juga Tiwi.
"Ada yang bisa Tante bantu dokter tampan? "Sepertinya Nyonya Katarina Dona sudah memberitahu kepadamu kalau Tujuan saya ke sini ingin fitting baju pernikahan kami.
"Iya saya mengetahui itu. Coba pilih Neng geulis busana pengantin yang mana yang akan kamu gunakan nanti. Saya akan mempersiapkannya segalanya. Pasti Neng geulis dan dokter tampan puas dengan desain busana pengantin yang kami sediakan.
Tante Merry menunjukkan beberapa desain busana pengantin kepada Tiwi dan dokter Gibran. Karena melihat semuanya cantik-cantik Tiwi menjadi bingung.
"Mas yang mana ya?
"Pilih saja sayang sesuai dengan selera Kamu. Tiwi mulai melihat-lihat. Tante Merry datang menghampiri Tiwi.
Ia menunjukkan desain yang cantik untuk Tiwi. "Sepertinya ini cocok untuk kamu besty." ucapnya sambil mencocokkan gaun itu kepada Tiwi. Tiwi pun menyukai gaun yang diberikan oleh tante Merry, hingga Mereka pun sepakat untuk memilih pilihan tante Merry.
" Ini saja tante. Tapi tolong agak dipermak sedikit lagi." ujar dokter Gibran kepada tante Merry. "Dokter tampan tenang saja. Serahkan semuanya kepada tante. Tidak perlu ragu dengan kinerja kami" tante Merry langsung tertawa cengengesan.
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓🙏