I Love You Office Girl

I Love You Office Girl
BAB 182. TAMAT



Hari berganti Hari Bisma menjalani hari-harinya di rumah sakit sebelum kondisi kesehatannya benar-benar pulih. Sementara Carlos yang menggantikan dirinya di perusahaan Zulkarnain Group dibantu oleh Pak Nando dan Juga Tuan Zulkarnain.


Terlihat kondisi Bisma sudah semakin membaik. Tinggal pemulihan tangannya yang mengalami patah tulang. Hampir 2 bulan lamanya perawatan di rumah sakit dijalani oleh Bisma. Hingga akhirnya dokter memperbolehkan Bisma kembali ke rumah dan dapat melakukan aktivitasnya. Tetapi Bisma harus sering kontrol karena pemasangan pen di tangan milik Bisma belum


Terlihat Calista begitu bahagia, karena Setelah mengalami keadaan yang sulit, ketika kondisi kesehatan suaminya yang begitu memprihatinkan akibat guncangan gempa bumi yang ada di puncak. Akhirnya Calista dapat bernapas lega melihat suaminya sudah bisa beraktivitas seperti biasanya. Walaupun belum maksimal.


Kamu serius mau ke kantor hari ini Sayang?" tanya Calista penuh selidik karena melihat suaminya sudah membersihkan diri dan meminta Calista untuk menyediakan pakaian kantornya.


"Iya sayang, mas sudah sangat bosan baringan terus. Lagian ada pekerjaan penting yang harus mas tangani. Dan itu tidak bisa digantikan oleh siapa pun." sahut Bisma


"Ya sudah kalau mas mau pergi ke kantor Calista temanin deh, siapa tau mas membutuhkan Calista disana. Dan Baby Adnan Titip sama mami dan baby sitter."


"Kamu serius menemani mas ke kantor?


"Kenapa tidak?


" Dengan senang hati istriku sayang." sahut Bisma sambil langsung mengecup bibir manis calista yang bagai candu baginya.


Terlihat Calista sangat bahagia setelah suaminya terlepas dari maut. "Hai putra papi yang tampan, tidak apa apa ditinggal dirumah ya, papi pinjam mami dulu." ucap Bisma kepada putranya baby Adnan sambil Memberikan kecupan hangat di wajah tembem putranya. Yang sudah terlihat sudah mulai bisa merespon setiap kali Bisma dan Calista berinteraksi dengan Baby Adnan.


Sementara ditempat lain, terlihat Tiwi sedang menikmati keindahan alam di desa kelahiran suaminya dokter Gibran yang begitu sejuk dan asri. "Mas suasana di desa ini, sangat sejuk dan asri, Tiwi menyukainya." ucap Tiwi sambil memeluk suaminya yang sangat ia cintai.


"Ya disini mas, Calista dan listra menghabiskan masa kecil. Walau desa ini dulunya tertinggal, tetapi hidup kami nikmati." sahut Dokter Gibran yang begitu membuat setiap orang yang pergi merantau dari desa ini, berniat untuk memajukan desa ini. Sehingga desa ini semakin berkembang seperti sekarang." Dokter Gibran menceritakan masa lalu desa mereka yang tertinggal.


****


Beberapa bulan kemudian usia kandungan Dewi genap sudah sembilan bulan. Dan saat ini Dewi sudah berada dirumah sakit sedang menjalani proses persalinan. Rasa sakit dirasakan oleh Dewi dibagian perutnya. Membuat Dewi meringis kesakitan.


"Mas sakit!" terikat Dewi ketika Dokter berusaha membantu proses persalinan Dewi.


Dewi berusaha untuk melahirkan secara normal seperti Calista."Mas.... Sakit!" keluh Dewi. Ditahan ya Bu, sekarang saya akan periksa siapa tau bukannya sudah sempurna. Agar kita segera melakukan persalinan." ujar Dokter yang membantu Dewi melakukan persalinan.


"Satu kali dua kali mengejan, belum berhasil. Hingga Dokter meminta Dewi agar menarik nafas panjang dan mengejan dengan napas panjang. Hingga ketiga kalinya suara tangis bayi perempuan menggema disisi ruang bersalin. Membuat Dewi merasa puas dan bahagia mendengar suara bayi yang baru ia lahirkan.


"Selamat pak, putrinya sehat dan cantik." Ical dokter dan suster kepada Carlos yang setia menemani istrinya disana. Selama proses persalinan berlangsung. Semetara tuan Baskoro dan Nyonya Anjani yang berada diluar ruang bersalin merasa bahagia. Karna sudah mendengar suara tangisan bayi perempuan dari ruang bersalin.


"Ya Alloh aku sudah punya cucu." ucap Nyonya Anjani yang baru rujuk dengan Tuan Baskoro. Tuan Baskoro mengembangkan senyum pada rona bahagia di hati Tuan Baskoro mendengar suara tangisan bayi yang begitu mereka rindukan kehadirannya.


Setelah Dewi dan bayinya dibersihkan pihak rumah sakit memindahkan Dewi keruang rawat inap. Bersama dengan putrinya.


"Trimakasih sayang kamu memang wanita sangat luar biasa. Kehadiran Mu Di hidup mas membuat hidup mas semakin berwarna." ucap Carlos sambil mengecup kening istrinya.


Nyonya Anjani tidak mau kalah dari putranya. Ia langsung memeluk Dewi dan memberi selamat kepada Dewi atas kelahiran putrinya. Tuan Baskoro langsung meluk Carlos. "selamat mulai hari ini kamu sudah menjadi seorang ayah ucap Tuan Baskoro.


Hidup rumah tangga Calista dan Bisma hidup bahagia dengan kehadiran baby Adnan. Begitu juga dengan Dewi dan Carlos hubungan rumah tangganya, sangat bahagia dengan kehadiran putri mereka yang cantik jelita.


Sedangkan dokter Gibran dan Tiwi masih menantikan kelahiran buah hati mereka. dan Saat ini mereka sedang liburan di desa kelahiran suaminya, tepatnya di daerah sumatra Utara.


Ibu intan dan pak Nando merasa bersyukur dengan kehadiran Calista dan cucu mereka Baby Adnan. Begitu juga dengan Tuan Zulkarnain dan Nyonya Katarina Dona yang begitu Bahagia dengan kehadiran calista dan baby Adnan.


Tamat


Hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓


JANGAN LUPA ,MAMPIR KEKARYA BARU MORATA YANG BERJUDUL "CONTRAC WEDDING 30 DAY'S WITH CEO