
"Pagi ini mas," sapa Dewi
"Mas tidak ke kantor? kok malah masih tiduran? Carlos menatap istrinya dengan tatapan penuh cinta.Ia langsung meraih tubuh istrinya ke pelukannya.
"Mas akan ke kantor sayang. Kamu tenang saja.
"Oh ya Mas, Dewi masih bisa kerja tidak di Zulkarnain group? walaupun Dewi sudah menjadi istri mas?" tanya Dewi berharap Carlos akan mengizinkannya bekerja di Zulkarnain Group.
" Untuk apa kamu bekerja Sayang? Mas masih bisa menghidupi dan membiayai kehidupan kita. Dan saat ini lebih baik kamu siap-siap. Karena Pagi ini kita akan pergi ke rumah ibu. Pagi ini Ibu dan adik-adik pindah ke rumah baru
"Rumah baru?
"Maksudnya mas?
rumah yang Mas pesan, untuk ibu dan adik-adik sudah selesai dan siap dihuni. saatnya ibu dan adik-adik pindah ke sana.
"Mas beli rumah untuk keluarga Dewi?
"Bukan untuk keluargamu saja sayang. Ibu dan adik-adik sudah menjadi keluarga Mas juga. Jangan pernah kamu memisah-misahkan mereka dari mas." ucap Carlos sembari langsung meraih tubuh Dewi dan memberikan kecupan hangat di wajah cantik Dewi.
Sejujurnya Dewi terhenyak mendengar apa yang dikatakan suaminya. Kalau suaminya sudah mempersiapkan rumah baru untuk keluarganya. Padahal Dewi dan keluarganya tidak pernah menyinggung masalah rumah yang akan mereka tempati.
Tetapi Carlos sendiri yang berpikir agar ibu Sarah, Mia dan Sean tidak tinggal di rumah kontrakan kecil itu lagi. supaya kondisi kesehatan ibu sarah bisa terjaga apalagi kondisi kesehatan ibu Sarah saat ini sudah tidak memungkinkan lagi tinggal di lokasi yang terlalu dekat ke sungai.
Dewi benar-benar bahagia ternyata Carlos begitu menyayangi keluarganya. Itu terlihat jelas. Dewi saja tidak kepikiran sampai ke sana. Tetapi Carlos memikirkan apa yang terbaik untuk keluarga Dewi.
Saat ini Dewi tidak dapat berkata apa-apa. karena suaminya benar-benar memberikan kejutan yang luar biasa Untuk Dewi. "Dewi tidak menyangka Mas. Mas berpikir jauh sampai ke sana. Jujur Dewi sangat berterima kasih kepada mas. Semoga kedepannya rezeki Mas semakin bertambah dan tetap sehat dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala." ucap Dewi sambil langsung membalas pelukan suaminya.
Tangan Dewi sudah mulai menjalar di bagian adik kecil Carlos. Membuat Carlos mengeluarkan de$@hannya. Hal itu membuat Dewi semakin melancarkan aksinya. Ia semakin mempercepat gerakannya.
Gerakan demi gerakan yang dilakukan Dewi terhadap suaminya, membuat suaminya benar-benar menikmatinya. Carlos tidak ingin tinggal diam. Tangan Carlos sudah mulai menjalar di bagian gunung kembar milik Dewi.
Membuat Dewi tidak dapat menahan de$@hannya. de$@han demi de$@han saling bersahutan di kamar pengantin baru itu. Mereka seolah tidak peduli kalau hari sudah pagi. Dan mereka akan melakukan aktivitas masing-masing seperti biasa.
Kobaran asmara antara kedua insan yang saling dimabuk Cinta itu, menikmati hari Pagi yang indah. Hingga 30 menit berlangsung keduanya sama-sama mencapai puncaknya. Carlos mengembangkan senyumnya ia berterima kasih kepada Dewi atas segala apa yang dilakukan Dewi pagi ini.
"Terima kasih sayang kamu benar-benar luar biasa pagi ini. Mas Jadi semangat bekerja." ucap Carlos sembari langsung memberikan kecupan hangat di wajah cantik Dewi. Dewi mengembangkan senyumnya. "Sama-sama Mas. itu sudah menjadi tugas Dewi sebagai istri mas. Melayani Mas dengan tulus." sahutnya sambil Langsung kembali membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur yang berukuran King size itu.
Carlos menatap Dewi dengan tatapan penuh cinta. Entahlah saat ini Carlos tidak ingin berjauhan dengan Dewi.Ia ingin tetap terus bersama istrinya.
Carlos paham saat ini istrinya sedang kelelahan melayani dirinya. Sehingga Carlos membiarkan Dewi istirahat terlebih dahulu baru mereka akan berangkat ke rumah kontrakan yang ditempati orang tua Dewi dan adik-adiknya.
Setelah merasa tenaganya pulih, Dewi langsung berlalu ke kamar mandi bersiap untuk membersihkan diri. Setelah selesai melakukan ritual mandinya, Dewi menggunakan pakaiannya saat itu juga. Ia memandang pantulan tubuhnya di depan cermin.
Tiba-tiba Carlos datang menghampirinya dan memeluk Dewi dari belakang. "Kamu benar-benar cantik membuat mas mabuk kepayang." ucap Carlos memuji kecantikan istrinya.
" Tidak perlu menggodaku seperti itu mas. membuat Dewi menjadi besar kepala nanti." sahut Dewi Sambil tertawa cengengesan. Carlos tidak ingin melewatkan momen-momen itu.
BERSAMBUNG....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓
JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT VOTE DAN HADIAHNYA YA 🙏💓