I Love You Office Girl

I Love You Office Girl
BAB 175. KORUPSI



" Bapak tenang saja, tunggu sampai besok jika gaji kalian belum turun, saya yang akan bertanggung jawab." sahut Bisma meyakinkan kepada para karyawan yang bekerja di perkebunan milik Zulkarnain Group.


Para karyawan yang melakukan demonstrasi di sana, satu persatu meninggalkan lokasi itu. Kemudian Bisma masuk ke kantor untuk melakukan penyelidikan dibantu oleh Antonio sang asisten. Ketika Bisma melakukan penyelidikan, Ia terhenyak melihat laporan pengeluaran perkebunan tidak masuk di akal.


Membuat Bisma kembali memeriksa segalanya. Bisma minta kepada setiap staf yang bekerja di sana untuk melakukan meeting saat itu juga. Terlihat Mario pimpinan yang di percayai Bisma sudah ketar ketir.


"Apa yang kalian lakukan? sehingga laporan keuangan ini amburadul dan pengeluaran sungguh tidak masuk akal? Apalagi gaji para karyawan tidak kalian Bayar. Apa kalian ingin menghancurkan nama baik Zulkarnain group?" tanya Bisma kepada pimpinan yang dipercayakan oleh Bisma menangani perkebunan yang ada di sana.


Tampak staf bagian keuangan dan pimpinan yang dipercayakan oleh Bisma, sudah tampak gelisah, Bisma akan mengetahui apa yang selama ini mereka lakukan. Telah menggelapkan uang dana perusahaan yang cukup besar. Termasuk gaji para karyawan yang bertugas di sana. Dengan alasan mereka mengalami kerugian karena hasil perkebunan tidak mencukupi untuk menggaji karyawan.


Padahal menurut para karyawan yang bekerja disana, hasil yang mereka dapatkan melimpah. Bahkan lebih dari biasanya. Membuat Bisma merasa dipermainkan oleh staff yang ada di sana, terutama Pimpinan dan bagian keuangan yang bertugas menangani perkebunan itu.


Bisma meninggalkan ruang meeting itu, lalu satu persatu memanggil staff yang bekerja di kantor itu keruang kerjanya, untuk melakukan investigasi sendiri. Ketika Bisma memanggil satu persatu staff yang bekerja di sana, tanpak salah satu staf itu merasa khawatir Jika ia memberitahu yang sebenarnya.


Ia pun memohon kepada Bisma untuk melindungi dirinya jika memberitahu hal yang sebenarnya terjadi di perkebunan itu. Bisma pun berjanji untuk menjamin staf yang berkata jujur kepadanya. "Kamu jangan khawatir. Aku akan melindungi Mu Jika kamu berkata jujur kepadaku." ucap Bisma berharap Mariana memberitahu segalanya.


Mendengar penjelasan Mariana beserta bukti-bukti yang ia miliki, Bisma terhenyak. Ia tidak menyangka Mario mampu menusuknya dari belakang, bersama staf keuangan yang dipercayakan Bisma selama ini,bahwa mereka sudah melakukan tindakan korupsi selama bertahun-tahun. Tetapi selama ini, Mariana belum memiliki cukup bukti untuk membongkar segala apa yang mereka lakukan kepada Bisma.


Dan saat itu Mario melakukannya tidak terlalu menyolok. Tetapi untuk saat ini, karena ambisinya membuat Mario gelap mata dan saat ini Mariana memiliki cukup bukti untuk memberitahu segala apa yang dilakukan Mario dan staf keuangan di sana.


Bukti yang kuat sudah berada di tangan Bisma. Tampak Bisma langsung menghubungi pihak kepolisian tanpa meminta penjelasan dan keterangan dari Mario dan juga staf keuangan yang ia percayakan selama ini..


Terlihat beberapa personil kepolisian sudah tiba berada di kantor dan masuk menemui Bisma.


"Tangkap mereka!" ucap Bisma dengan lantang kepada personil kepolisian agar segera menangkap Mario dan staf keuangan yang bekerja di perkebunan miliknya.


Mario terhenyak personil kepolisian melakukan penangkapan terhadapnya.


" Apa maksudnya ini Tuan Bisma? Apa salahku sehingga Anda melaporkanku ke polisi? tanya Mario seolah dirinya merasa tidak bersalah.


Mario selaku pimpinan perkebunan dan tiga orang staff, sudah ditangkap oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan segala apa yang mereka lakukan di perkebunan milik Zulkarnain Group.


Bisma meminta kepada Antonio untuk mengurus segalanya, termasuk dana yang mengalir dari rekening perkebunan ke rekening pribadi staf yang tertangkap, kembali diambil alih. Agar gaji para karyawan langsung dibayarkan.


Karena Bisma tidak ingin nama baik perusahaannya tercoreng di mata masyarakat dan juga para karyawan. Tampak Mario tidak terima kalau saat ini, dirinya dijebloskan ke penjara oleh Bisma. Membuat Mario bersumpah untuk menghancurkan kehidupan Bisma.


Tetapi Bisma tidak merasa takut. "lakukan saja semampu Mu. Aku tidak akan takut." ujar Bisma sambil menatap tajam kepada Mario. Personil kepolisian yang bertugas menangani Mario dan beberapa staf itu pun, langsung membawa Mario ke kantor polisi.


Tampak Bisma merasa lega telah mengetahui permasalahan yang terjadi selama ini di perkebunan miliknya. Ia merasa bersyukur memiliki staf seperti Mariana berkata jujur dan ia cukup bijak untuk mencari bukti-bukti yang dapat menjebloskan Mario dan staf yang terlibat di dalamnya ke dalam penjara.


Bisma pun mengumumkan kepada seluruh karyawan, Kalau gaji mereka akan turun hari itu juga. Membuat karyawan yang bertugas di sana langsung bersujud syukur memiliki bos yang bijaksana seperti Bisma. Salah satu karyawan yang sudah lama bekerja di sana langsung memeluk Bisma.


"Terima kasih Tuan Bisma engkau telah membayar gaji kami dan bonus. Mungkin kalau Tuan tidak membayar gaji ini, maka saya tidak bisa menebus istri saya yang sedang lahiran di rumah sakit." ucap pria itu kepada Bisma membuat Bisma merasa terenyuh mendengar apa yang dikatakan oleh pria itu.


Bisma pun berniat untuk mengunjungi istri dari karyawannya yang lagi lahiran di rumah sakit. Dan berniat untuk membayar biaya bersalin istri dari karyawannya sendiri. "Kita langsung ke rumah sakit tempat istri bapak ini bersalin. Ayo Pak ikut kami, kami antar langsung ke rumah sakit." ujar Bisma meminta kepada salah satu karyawan yang istrinya saat ini sedang melakukan persalinan di rumah sakit.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit, Mereka pun tiba di sana. Tampak Bisma menghampiri ibu yang baru selesai melakukan persalinan itu. "Hai Ibu, assalamualaikum, saya Bisma pemilik Zulkarnain Group." sapa Bisma sambil memberi salam kepada wanita yang berbaring di atas Branker rumah sakit.


" Jujur saya minta maaf kepada Ibu, atas insiden yang terjadi di perkebunan milik saya. Maaf karena keteledoran staf saya membuat kalian seperti ini." ucap Bisma kepada ibu muda yang baru selesai melakukan persalinan itu. tampak Bisma meminta Antonio untuk menyelesaikan administrasi terkait biaya persalinan istri dari karyawan yang bekerja di perkebunan miliknya.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓


JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA KARNA AKAN ADA GIVEAWAY DI SANA AKHIR BULAN