
Tiba-tiba Carlos datang menghampirinya dan memeluk Dewi dari belakang. "Kamu benar-benar cantik membuat mas mabuk kepayang." ucap Carlos memuji kecantikan istrinya.
" Tidak perlu menggodaku seperti itu mas. membuat Dewi menjadi besar kepala nanti." sahut Dewi Sambil tertawa cengengesan. Carlos tidak ingin melewatkan momen-momen itu.
Sesekali ia mendokumentasikan kemesraan mereka dengan menggunakan ponsel miliknya. Carlos juga meng-upload salah satu foto mesra mereka di salah satu akun sosial media miliknya.
Membuat setiap netizen berteman dengan Carlos, kebetulan Carlos juga memiliki pengikut yang lumayan banyak, di dunia maya Sehingga dalam waktu yang singkat ribuan komentar dan like menghampiri status sosial media Carlos.
Hal itu membuat Carlos langsung tertawa ngakak membaca beberapa komen dari pengikut Carlos. Mendengar suara tawa lepas dari suaminya, Dewi penasaran. Ia pun langsung menghampiri Carlos.
" Ada apa sih Mas kok mas sepertinya bahagia sekali sampai tertawa lepas seperti itu?" tanya Dewi penasaran. lalu Carlos pun menunjukkan foto mesra mereka yang ia upload di salah satu akun sosial media miliknya, mendapat puluhan ribu komentar dan like.
Dewi menggelengkan kepalanya. "Masya Allah Mas, foto kita seperti ini Mas upload di dunia maya! apa mas tidak malu dilihat para teman-teman mas?tanya Dewi sambil memonyongkan bibirnya.
"Ngapain Mas harus malu? Justru mas bangga memiliki istri cantik dan baik hati seperti kamu. Mas lakuin ini agar mereka tidak terus menggoda Mas di akun sosial media Mas." ucap Carlos percaya diri. Salah satu dari netizen yang kenal dekat dengan Carlos berkomentar di akun sosial media miliknya.
"Akhirnya kamu menikah juga. Aku kirain kamu belok dan tidak menyukai seorang wanita. Ternyata istri kamu sangat cantik Cayo ayo semangat mencetak anak." komentar salah satu netizen yang mencuri perhatian Dewi.
"Siapa sih ini Mas? Sepertinya dia kenal banget dengan kamu? tanya Dewi penasaran. "Dia teman satu kampus dengan mas dulu Saat kuliah. Saat itu ia mengira Karena Mas tak kunjung memiliki kekasih, sementara banyak wanita yang mencintai Mas kala itu, tetapi mas tidak meresponnya sama sekali. membuat dia mengira Kalau mas tidak tertarik dengan wanita. Mas memilih berteman dekat dengan pria seperti Bisma." ucap Carlos sambil terkekeh.
"Memangnya dulu mas tidak doyan wanita?tanya Dewi tertawa cengengesan
"Pertanyaan macam Apa itu sayang?
"No..... no.... no... pagi ini sudah cukup. Tubuhku terasa remuk." ucap Dewi langsung tertawa ngakak. Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga kedua insan itu. Awalnya mereka sama sekali tidak menghiraukan.
Tetapi ketika ketukan itu semakin kencang, membuat Carlos langsung bangkit dari tempat duduknya. Melihat Siapa yang mengetuk pintu kamar mereka, ketika Carlos membuka pintu kamar itu sosok Tuan Baskoro datang menghampiri Carlos.
"Sudah jam berapa ini?kenapa kamu belum siap-siap pergi ke rumah Ibu Sarah. Bukankah kamu di pagi ini sudah janji kepada mereka kalau hari ini mereka akan pindah ke rumah baru yang kamu beli itu? tanya Tuan Baskoro kepada Carlos.
Carlos menggaruk kepalanya yang tidak gatal lalu mengembangkan senyumnya. "Sudah tidak perlu menggaruk kepalamu yang tidak gatal itu. Papi seperti tidak mengetahui siapa kamu. Pagi-pagi saja sudah membuat istrimu kelelahan." ucap Tuan Baskoro Sambil tertawa cengengesan.
Tuan Baskoro langsung berlalu dari sana. Membuat Carlos menggelengkan kepalanya seolah Tuan Baskoro mengetahui apa yang dilakukan Carlos dan Dewi pagi itu. "Papa ada-ada saja." gumam Carlos dalam hati sembari langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
"Makanya mas dari tadi Jangan tertawa saja dan asik meng-upload foto mesra kita. Nah sekarang Papi datang untuk mengingatkan Mas. Apa Mas tidak malu dikatain seperti itu?" gerutu Dewi dibalas tawa dari Carlos.
pagi itu Dewi dan Carlos pergi ke rumah kontrakan yang ditempati oleh keluarga Dewi. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 40 menit dari kediaman rumah utama keluarga Baskoro, mereka tiba di rumah kontrakan keluarga Dewi. Terlihat Ibu Sarah, Mia dan Sean sudah berkemas dan siap untuk pergi dari rumah kontrakan yang selama ini menemani hari-hari mereka.
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏🙏🙏