
Keesokan harinya, Bisma sudah tiba di kantor Zulkarnain. Saat ini Calista juga ikut bersama Bisma ke kantor. Berharap Calista dapat membantu Bisma untuk menyelesaikan tugasnya sebagai pimpinan perusahaan kantor Zulkarnain Group.
Calista dan Bisma masuk ke khusus petinggi perusahaan ketika sudah tiba di kantor Zulkarnain group. Ketika Bisma dan Calista sudah berada di dalam lift khusus petinggi perusahaan, Alexa datang menghampiri keduanya.
Tetapi Bisma meminta Alexa menaiki lift khusus karyawan. Membuat Alexa sedikit kesal kepada Bisma karena tidak mengizinkannya naik bersama mereka di lift khusus petinggi perusahaan.
"Siapa dia Mas? tanya Calista yang belum mengetahui sosok Alexa sebenarnya.
"Dia namanya Alexa sekretaris baru di sini sayang.
"Sekretaris Mas?"
"Ya sayang!"
"Memangnya Sejak kapan Mas memiliki sekretaris wanita di kantor ini? biasanya juga sekretaris mas laki laki. Dan kalau tidak, paling Calista yang membantu mas." ucap Calista penuh dengan selidik.
Mas juga tidak tahu sayang. Tiba-tiba saja HRD mengatakan kepada mas kalau dia adalah sekretaris baru, untuk membantu pekerjaan Mas." sahut Bisma kepada istrinya. Setelah tiba di lantai 10, Calista dan Bisma keluar dari lift khusus petinggi perusahaan. Dan langsung berjalan masuk ke ruang kerja Bisma.
"Memangnya harus ya Mas sekretaris berpakaian kurang bahan seperti itu? tanya Calista kepada suaminya. Karena Calista merasa pakaian yang digunakan oleh Alexa terlalu minim dan terbuka.
Ia Kwatir dengan keberadaan Alexa menggunakan pakaian minim, Itu dapat mengakibatkan dosa untuk suaminya. sekalipun suaminya tidak memiliki niat. Tetapi kalau disuguhi pemandangan tubuh seksi milik Alexa, maka tidak menutup kemungkinan Bisma akan khilaf.
Hal itu yang ingin dihindari Calista. Sebelum itu terjadi Calista ingin mengingatkan suaminya, agar meminta kepada Alexa untuk menggunakan pakaian yang sopan.
Bisma duduk di kursi kerajaannya. Sementara Calista duduk di sofa sambil menikmati kacang kulit yang sudah disediakan oleh Bisma untuk cemilan istrinya.
Calista mendampingi suaminya di kantor, ia sedikit gelisah dan merasa tidak tenang dengan kehadiran Alexa yang berpakaian kurang bahan di kantor Zulkarnain group.
Bisma merasa bersyukur Calista bersedia ikut ke kantor menemani dirinya. Bisma semakin semangat bekerja untuk menyelesaikan tugas yang sudah menumpuk. Apalagi terlihat File menumpuk di atas meja kerjanya. Membuat Bisma sedikit kewalahan.
Tetapi dengan kehadiran Calista di sana, Bisma menjadi semangat.
Alexa masuk ke ruang kerja Bisma untuk memberikan jadwal Bisma 1 minggu ini. karena keesokan harinya Bisma akan mengadakan meeting dengan salah satu klien penting yang berasal dari Kamboja.
Ketika Alexa berbicara dengan Bisma, Calista selalu memperhatikan cara pandang Alexa kepada suaminya. "Alexa! kemarin saya sudah katakan kepada kamu, tolong berpakaian yang rapi dan sopan di kantor saya. Jika kamu tidak mengikuti aturan di kantor, ini lebih baik kamu langsung mengirimkan surat pengunduran diriMu dari kantor ini." ucap Bisma kepada Alexa membuat Alexa sedikit tersinggung akan apa yang dikatakan Bisma kepadanya.
Calista bangkit dari tempat duduknya sambil memakan cemilan yang ada di atas meja. Ia pun menghampiri sang suami. Sepertinya dia tertarik sama kamu sayang. Sehingga ia berusaha untuk menggodamu dengan menggunakan pakaian yang kurang bahan seperti ini." timpal Calista yang mampu membuat Alexa merasa malu di hadapan Bisma dan juga Calista.
"Seharusnya sebagai seorang wanita Kamu sendiri yang membuat harga dirimu menjadi berharga dihadapan orang lain. Jika kamu ingin berniat ingin menjadi pelakor di hubungan rumah tangga saya dengan suami saya. Saya persilahkan Jika kamu mampu. tapi ingat jangan mempermalukan diri kamu sendiri dengan menggunakan pakaian yang kurang bahan seperti ini.
"Saya ingin bertanya sama kamu apa tukang jahit baju Mu ini masih hidup? ucap Calista membuat Alexa langsung terdiam tertunduk malu. Sementara Bisma hanya senyum senyum sendiri mendengar apa yang dikatakan isterinya kepada Alexa.
"Mulai saat ini, kamu saya pecat!" ucap Calista dengan mantan kepada Alexa.
"Apa?
"Ya kamu saya pecat!"
"Tapi salah saya apa ?
"Karena kamu sudah menghina sahabat saya Tiwi. Dan kamu tidak mengikuti peraturan di Kantor ini." ucap Calista kepada Alexa.
Alexa menatap Bisma, seolah meminta pertolongan kepada Bisma, agar Bisma membela Alexa dan tidak jadi di pecat dari kantor Zulkarnain group. Bisma meraih interkom yang ada dihadapannya.
"Saya ingin sekretaris yang baru. Dan tidak seorang wanita, saya memilih sekretaris laki laki." perintah Bisma kebagian HRD.
"Tapi pak!"
"Tidak ada tapi tapi, istri saya sudah memecat Sekretaris yang menjual akuratnya hasil dari rekomendasi kamu ini." bentak Bisma sambil langsung memutuskan sambungan interkom nya. Membuat sang HRD terhenyak
Bisma meminta Alexa untuk segera meninggalkan ruang kerjanya.
"Silakan keluar dari ruang kerja saya. Saya ingin bekerja dengan konsentrasi tanpa kehadiranmu di sini. Dan ingat! mulai besok kamu tidak perlu datang ke kantor ini lagi."ucap Bisma menegaskan kepada Alexa kalau Alexa benar-benar Sudah dipecat dari kantor Zulkarnain Group.
Alexa Menatap Calista dengan Bisma dengan tatapan tajam. "Bagaimanapun caranya aku akan menghancurkan kebahagiaan kalian. Jangan kalian kira, jika kalian memecatku dari sini, Aku akan berusaha untuk menghancurkan kehidupan kalian.
Justru saya mengetahui kalau istrimu yang kampungan itu, takut kamu tergoda olehku. Sebentar lagi kau akan menjadi milikku Bisma." Alexa bermonolog sendiri. Berjanji kepada dirinya sendiri, berusaha untuk menghancurkan kebahagiaan kehidupan rumah tangga Bisma dan Calista.
Sesuai dengan rencana yang disusun dengan matang. Rencana A sudah gagal. Kini Alexa ingin menjalankan rencana B. Ia tidak ingin kalah dari Calista. Sesuai dengan sumpahnya kepada sang kakak, kalau dirinya akan berhasil menghancurkan kehidupan Bisma dan Calista.
"Tenang saja kak. Sekalipun rencana A ini gagal. Aku yakin kalau aku menjalankan rencana B. Maka aku akan berhasil." gumamnya dalam hati sambil langsung berlalu dari ruang kerja Bisma. Dengan kekecewaan, Alexa keluar dari kantor Zulkarnain. Ia kembali menghampiri sang kakak yang tinggal di salah satu apartemen mewah yang lokasinya tidak jauh dari Zulkarnain.
Ketika Alexa sudah tiba di Apartemen, Alexa masuk ke dalam Apartemen tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Alexa terhenyak melihat seseorang bersama sang kakak. Seorang yang dikenal betul olehnya.
"Kamu!"
"Kamu! sahut sang pria tidak kalah terkejut.
"Kamu ngapain Di Sini?
"Seharusnya saya yang bertanya. Kamu ngapain di apartemen kakak Ku? tanya Alexa penuh selidik
"Kakak?
"Iya pemilik apartemen ini kakak Ku. kenapa? kok Sepertinya kamu terkejut kalau Kak Alena itu kakakku? tanya Alexa sambil menatap lelaki yang duduk bersama sang kakak.
"loh kalian saling?
"Ya, dulu kami sama-sama bekerja di Singapura."sahut Alexa tanpa ada niatan memberitahu kepada sang kakak. Kalau lelaki yang duduk bersama kakaknya merupakan lelaki di masa lalu Alexa.