
"Apa yang terjadi Mengapa menantuku harus dirawat inap? pertanyaan demi pertanyaan timbul di hati nyonya Anjani.
Setelah tiba di ruang VVIP, tampak dokter sudah meninggalkan ruang rawat inap Dewi.
"Apa yang sebenarnya terjadi? pertanyaan itu kembali ditanya oleh Nyonya Anjani kepada Carlos. "Mom, Dewi tidak kenapa-kenapa. Kata dokter itu biasa dialami oleh wanita yang sedang hamil muda.
Karena kondisi kesehatan Dewi kurang memadai. Sehingga Dewi butuh perawatan sehingga Dewi harus dirawat inap di sini." ucap Carlos yang dapat membuat Nyonya Anjani sangat bahagia. "Kamu serius nak, menantuku sedang hamil?" tanya Nyonya Anjani seolah dirinya tidak percaya.
"Ya mom, Dewi saat ini sedang hamil." ucap Carlos membuat Nyonya Anjani langsung memeluk putranya . "Ya Allah Selamat ya nak, akhirnya Mami sebentar lagi akan memiliki cucu." Nyonya Anjani menghujani Carlos dengan kecupan dan kecupan di wajah tampan putranya. lalu nyonya Anjani menghampiri Dewi
"Selamat ya sayang, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ibu. Dan mami akan menjadi seorang oma." ucap Nyonya Anjani sambil langsung memberikan kecupan hangat di kening dan wajah Dewi.
Tuan Baskoro tidak kalah bahagia dari Nyonya Anjani. Ia pun langsung memeluk tubuh putranya dan mengucapkan selamat atas kehamilan Dewi saat ini. " Selamat ya nak, Papi bangga sama kamu. Ternyata apa yang menjadi impian Papi sudah tercapai." Tuan Baskoro merasa sangat bahagia dengan kehadiran bayi yang ada di dalam kandungan Dewi
****
Di tempat lain, terlihat Calista berniat untuk berbelanja keperluan bayi. Karena sudah tidak lama lagi, Calista akan melakukan persalinan. "Mom sepertinya Calista harus pergi ke mall sekarang. Karena ingin membeli perlengkapan bayi untuk cucu mami." ucap Calista kepada Nyonya Katarina Dona.
" Iya sayang, Mami juga sudah berpikir sampai ke sana. Mami boleh kok temanin kamu." sahut Nyonya Katarina Dona dibalas senyuman dari Calista. "Alhamdulillah ternyata Mami bersedia menemani Calista.
"Ngak mungkin dong sayang, mami tidak bersedia menemani menantu Mami yang cantik ini, untuk membeli perlengkapan cucu mami," sahut Nyonya Katarina Dona sambil memberikan pelukan hangat kepada Calista.
Kini kedua wanita berbeda generasi itu pun berlalu meninggalkan rumah utama keluarga Zulkarnain, menuju mall terbesar yang ada di kota ini. "Pak min Tolong antarkan kami untuk berbelanja." ujar nyonya Katarina Dona kepada sopir pribadinya.
"Baik nyonya." sahutnya sambil membuka pintu mobil untuk majikannya. Pak min sang sopir pribadi Nyonya Katarina Dona pun langsung melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju mall tujuan Calista berbelanja.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 35 menit, Mereka pun tiba di mall tujuan Calista berbelanja. Tampak Nyonya Katarina Dona dan Calista antusias untuk memilih-milih perlengkapan bayi yang ada di sana.
Tiba-tiba seseorang datang menghampiri Nyonya Katarina Dona. Ya Nyonya Katarina Dona juga wanita sosialita. "Jeng Dona kamu di mall ini juga?" Tanya salah satu teman arisan Nyonya Katarina Dona yang melihat kehadiran Nyonya Katarina Dona di sana.
Sementara Calista sedang asyik memilih-milih perlengkapan bayi yang ada di sana dari toko ke toko lainnya. Ia sangat serius memilih perlengkapan bayi itu. Sehingga ia tidak memperhatikan kalau ibu mertuanya sudah tertinggal di salah satu toko yang ada di mall.
Begitu juga dengan Nyonya Katarina Dona terlalu asyik ngobrol bersama teman arisannya membuat Nyonya Katarina Dona tidak menyadari kalau Calista sudah tidak ada lagi disana.
"Barang belanjaan ku sudah cukup." gumam Calista dalam hati berniat untuk pergi ke meja kasir. Tetapi ketika ia membalikkan tubuhnya Nyonya Katarina Dona tidak ada di sana.
"loh Mami di mana? tas dan dompet Calista ada sama Mami." gumamnya dalam hati sembari mencari keberadaan Nyonya Katarina Dona. Padahal sudah giliran Calista menghitung barang belanjaannya di meja kasir. Tetapi karena Calista tak kunjung menemukan Nyonya Kata Rina Dona, membuat dirinya sedikit gelisah.
"Mbak Jadi nggak sih barang belanjaannya totalnya sepuluh juta limaratus ribu rupiah ucap salah satu karyawan toko yang berprofesi sebagai kasir di sana.
" Tunggu sebentar ya Mbak, ibu mertua saya sepertinya ada keperluan penting." ucapnya sambil netranya menelisik seisi toko.
Tetapi ia tak kunjung menemukan Nyonya Katarina. Kasir yang bertugas di toko itu pun sudah mulai tidak percaya kepada Calista. "Maaf Mbak kalau tidak memiliki uang lebih baik tidak berbelanja di toko kami. Sok Sik berlagak mau belanja perlengkapan bayi berkelas. Ternyata uangnya tidak Ada! memalukan." ucap pegawai toko itu membuat Calista terhenyak.
Air bening mengalir begitu deras di wajah cantik Calista. Sementara sang sopir yang sudah sedari tadi mencari keberadaan Calista sudah tampak gelisah. Nyonya Katarina Dona pun mencari-cari keberadaan Calista.
Hingga sang sopir pun akhirnya menemukan Calista di depan toko perlengkapan bayi sedang duduk menangis sesungguhkan . "Nyonya !" pekik sang sopir.
Calista mendongakkan kepalanya.
"Akhirnya kamu datang juga. Dimana mami? tanya Calista.
Nyonya beser sedari tadi mencari keberadaan nyonya. Ternyata nyonya ada disini. Pak min sang sopir pribadi Nyonya Katarina Dona pun langsung menghubungi nomor ponsel Bisma. Untuk memberitahu hal yang sebenarnya.
Kemudian Ia pun menghubungi nomor ponsel Nyonya Katarina Dona. Setelah Calista memberitahu apa yang dilakukan oleh pegawai toko tempat Calista berbelanja. Ketika Bisma mendengar kalau istrinya dihina dan dicaci maki di mall miliknya sendiri, Bisma merasa kesal dan emosi.
Ia pun langsung meminta sopir pribadinya untuk segera menghantarkan Bisma ke sana diiringi beberapa bodyguard untuk mengawal Bisma pergi ke tempat Calista saat ini berada. Terlihat Bisma memasuki mall dan beberapa bodyguard berjalan masuk ke dalam mall mencari keberadaan istrinya.
Ketika Bisma sudah tiba di depan toko perlengkapan bayi tempat Calista dihina dan dicaci maki karena Calista tidak dapat membayar barang belanjaannya, Bisma langsung meraih tubuh istrinya ke pelukannya yang sudah menangis sesungguhkan.
"Sayang!" pekik Bisma sambil langsung meraih tubuh istrinya kepelukannya. Apa yang terjadi Sayang? mengapa kamu seperti ini? Bisma meminta penjelasan dari Calista. Lalu Calista pun memberitahu kepada suaminya, apa yang terjadi sehingga pemilik toko dan juga kasir yang berjaga di toko perlengkapan bayi itu menghina dirinya.
Mendengar apa yang dikatakan Calista, emosi Bisma semakin memuncak. Pemilik toko tidak mengetahui kalau Calista merupakan istri dari pemilik mall tempat tokonya berada. Terlihat para bodyguard dan Bisma sudah masuk ke dalam toko.
Membuat pemilik dan karyawan yang bertugas di toko itu pun terhenyak, melihat kehadiran Bisma di sana. "Mulai besok anda tidak bisa membuka toko di sini lagi." ucap Bisma kepada pemilik toko perlengkapan bayi itu. Membuat pemilik toko pun terhenyak mendengar apa yang dikatakan Bisma Kepadanya.
"Maaf Tuan Apa salah saya kepada Tuan sehingga saya tidak Anda perbolehkan lagi membuka toko di sini." ucap pemilik Toko itu yang sama sekali Merasa tidak memiliki kesalahan kepada Bisma.
Salah!" karena kamu telah menghina pemilik mall ini. "Maksudnya Tuan? Bisma langsung meraih tubuh Calista. " Kamu ingat apa yang kamu ucapkan kepada istri saya? kamu tidak lebih hina dan tidak lebih miskin daripada istri saya. Cepat angkat kaki dari mall saya." ucap Bisma sambil langsung meminta anak buahnya untuk segera membereskan toko perlengkapan bayi itu.
Bereskan semuanya. Saya tidak ingin mereka membuka toko, di mall milik Ku." ingatkan kepada yang lain, agar mereka tidak memberikan tempat untuk mereka." perintah Bisma sambil langsung berlalu dari toko itu membawa Calista keluar dari sana.
"Sayang kamu dari mana saja? Mami mencari kamu." tanya Nyonya Katarina Dona yang baru mengetahui keberadaan Calista. Setelah Pak min menghubungi Nyonya Katarina Dona dan memberitahu keberadaan Calista.
"Sudah mom, nanti saja kita bahas lebih baik kita pulang sekarang, kalau masalah perlengkapan bayi itu bisa besok-besok." ucap Carlos Semdari langsung membawa Calista masuk ke salah satu restoran ternama yang ada di mall miliknya.
Bersambung...
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓
JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA KARNA ADA GIVEAWAY DI AKHIR BULAN