I Love You Office Girl

I Love You Office Girl
BAB 126. AKAD NIKAH



Tiga Minggu sudah berlalu. Pernikahan Dewi dan Carlos akan segera dilaksanakan disalah satu hotel ternama yang ada di kota Jakarta. Terlihat Dewi Sudah berada di kamar hotel, menunggu sang MUA datang untuk meriah wajahnya. Karena acara akad nikah di adakan di hotel yang sama tempat acara resepsi pernikahan diadakan.


" Busana pengantin yang di pesan khusus dari desainer ternama di kota ini. Sudah melekat di tubuh Dewi. Dua orang MUA sudah masuk ke kamar hotel yang Dewi tempat saat ini.


"Hello besty Ku apa kamu sudah siap?" tanya sang MUA yang terlihat cantik dan anggun. Siapa sangka sang MUA itu merupakan seorang lelaki, tetapi penampilan persis seperti wanita.


"Membuat Dewi tertipu akan kecantikan yang di miliki sang MUA. "Wow besty cakep banget." ucap sang MUA membuat Dewi tersipu malu dan mengebangkan senyumnya.


Kuku sudah cantik, wajahnya sudah, rambut sudah tinggal makasih sepatu high heelsnya. ucap sang MUA setelah menyelesaikan tugasnya merias Dewi.


Tiba tiba Ibu Sarah yang sudah di Balut kebaya dan riasan yang natural sudah terlihat cantik. Walau usia sudah tida muda lagi. "Apa kamu sudah siap sayang? tanya ibu Sarah menghampiri Dewi yang masih duduk di kursi rias sambil memandangi penampilannya, setelah di rias oleh MUA.


"Lihat lah Bu, Dewi melihat penampilan Dewi sudah seperti orang asing. Sepertinya sangat berbeda Dari sebelum sebelumnya." ucap Dewi sambil memperhatikan pantulan tubuhnya di depan cermin.


"Ya iya dong Besty, pasti agak lain. Penampilan kamu saat ini cetar membahana, siapa dulu dong yang rias? eke gitu loh." puji sang MUA memuji riasannya sendiri terhadap Dewi. Membuat ibu Sarah tertawa ngakak melihat tingkah lelaki, tetapi persis seperti wanita itu.


Ditempat lain terlihat sudah gelisah. "Kamu kenapa gelisah seperti itu?


"Entahlah gue nerfes saja." sahut Carlos membuat Bisma tertawa ngakak melihat mendengar kalau Carlos gugup Ketika acara akad nikah akan segara dimulai.


Terlihat Tuan Baskoro dan Tuan Zulkarnain begitu juga dengan Nyonya katarina Dona dan Calista sudah hadir di lokasi diadakannya akad nikah sekaligus resepsi pernikahan.


"Bagaimana apa bisa kita mulai?"tanya pak penghulu sudah terlebih dahulu hadir di lokasi.


Calista berlalu melihat persiapan Dewi yang berada di kamarnya hotel. "Wow kamu cantik banget Dewi!" puji Calista ketika Calista sudah berada di kamar yang di tempati oleh Dewi sebelum acara akad nikah di mulia.


****


Calista dan ibu Sarah menuntun Dewi keluar dimana pak penghulu, dan keluarga besar Carlos sudah berada di Ballroom tempat diadakannya akad nikah dan juga resepsi pernikahan Carlos dan Dewi. Terlihat lokasi pesta pernikahan begitu megah dan mewah,hingga membuat tamu undangan yang hadir disana menatap dengan penuh ke kekaguman pada pasangan Carlos dan Dewi yang sudah terlihat cantik dan anggun .


"Kamu cantik sekali sayang. Mas jadi tidak sabaran nih ingin cepat cepat ." ucap Carlos ketika melihat Dewi sudah dirias MUA yang di datangkan khusus oleh Nyonya katarina Dona.


"Mas jangan cari masalah deh tidak waktu yang tepat." sahut Dewi sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah Carlos tidak sabaran acara akad nikah dan resepsi selsai dilaksanakan.


****


"Sah........


"Sah...."


Acara akad nikah berjalan dengan lancar dan dilanjutkan dengan acara resepsi pernikahan di tempat yang sama. Tiwi tidak ingin ketinggalan menyaksikan acara pernikahan sahabatnya itu pun sudah tiba di lokasi diadakannya akad nikah sebelum akad nikah itu dimulai. "Wow kamu cantik banget hari ini Dewi." puji Tiwi ketika acara akad nikah telah usai dilaksanakan.


Tiwi langsung memeluk sahabatnya Dewi. Sebelum pasangan pengantin itu duduk di pelaminan. "Kalian kapan nyusulnya? tanya Dewi sambil melirik ke arah Gibran. Tiwi hanya mengembangkan senyumnya menatap Dewi dengan Tatapan yang sulit diartikan.


"Doakan saja secepatnya."sahut dokter Gibran sambil memberi salam kepada Carlos dan juga Dewi. "Kalian benar-benar pasangan yang serasi. Yang satu cantik dan yang satu tampan."puji Tiwi sambil nyengir.


"Kamu juga terlihat cantik Sayang." ucap dokter Gibran di hadapan Carlos dan juga Dewi membuat pasangan suami istri itu yang baru saja melakukan ijab Kabul langsung tertawa cengingsan mendengar pujian dari dokter Gibran kepada Tiwi. Tiwi tersipu malu menatap dokter Gibran dengan tatapan penuh cinta.


Kini giliran Carlos dan Dewi harus segera duduk di pelaminan karena para tamu undangan sudah banyak berdatangan untuk menghadiri acara resepsi pernikahan Carlos dan. "Ka jujur Sean sangat bahagia melihat acara akad nikah dan resepsi Kakak dan kak Carlos berjalan dengan lancar dan tempatnya juga begitu megah dan mewah." ucap Sean datang menghampiri Dewi dan Carlos yang baru duduk di pelaminan.


BERSAMBUNG.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏-


JANGAN LUPA, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏🙏🙏