DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
Chapter 93 Raid Monster



Akira berlari cepat, diikuti Denji dan Byakuya di belakangnya. Terdengar suara langkah kaki dan suara auman dari jarak 1 km, suaranya cukup keras serta berkelompok, cukup memekakan telinga. Kepulan asap debu di atas langit mengepul setinggi 50 meter, menandakan hewan buas itu sedang berlari ke arah Akira, Denji, dan Byakuya atau lebih tepatnya ke arah Sunagakure.


Akira, Denji, dan Byakuya tidak bisa memberitahukan kawanan monster yang siap menerobos pertahanan pertama benteng gurun iblis pada pejabat Sunagakure, karena jaraknya terlalu jauh.


Bila Akira meninggalkan mereka berdua takutnya malah Denji dan Byakuya tak mampu mengatasi kawanan hewan buas itu, karena levelnya di atas mutan. Kalau saja level hewan buasnya mutan, Akira tidak akan khawatir sedikit pun dengan kekuatan jounin level 1 ditambah segel kutukan Ryuko no juin serta Shinka no juin evolusi dari penggabungan chi no juin dan ten no juin, mereka berdua pasti mudah menghadapinya.


Akira mengeluarkan ryutaiga dan menarik gagangnya, sekumpulan harimau besar setinggi 5 meter dan panjang 8 meter, berwarna coklat dengan dua taring menonjol di mulutnya, bersiap menyerang mereka bertiga.


Boom!


Boom!


Boom!


Suara ledakan terdengar dan kepulan asap membumbung di udara, terlihat dari jarak pandang 300 meter. "Sepertinya shinobi dari Sunagakure juga sedang mencoba menghentikan hewan buas itu," gumam Byakuya yang sudah terbang dengan awan pasir, sabaku fuyu dan mengaktifkan perisai pasir, suna no tate. "Suna fuma shuriken!"


Shua!


Shua!


Trangtang!


Byakuya membentuk fuma shuriken pasir di udara, lalu berputar cepat dan melesatkannya pada kawanan harimau besar. Namun begitu menyentuh kulit harimau besar, bilah fuma shuriken tak mampu menembus kulit harimau besar yang keras.


Denji mengaktifkan Shinka no juin: Jotai ni, tubuhnya berubah berwarna coklat, kedua sayap malaikat berada di punggungnya, sklera matanya hitam dan pupil matanya kuning, dengan rambut acak runcing memanjang. Chakranya di alirkan ke tangan kanannya membentuk pedang saber berwarna merah terang.


Shua!


Slash!


Slash!


Denji terbang melesat cepat, ke arah kawanan harimau besar dan menebas kepala harimau besar satu persatu, 10 harimau besar berhasil ditumbangkan oleh Denji. "Kelemahanku adalah gurun pasir, efektifitas jutus suitonku melemah, meskipun menggunakan topeng Sora Kiba," gumam Denji yang melayang di atas kawanan Harimau besar yang masih tersisa.


10 yoru putih dijatuhkan dari dada harimau besar, bentuknya berbeda yaitu bola seukuran bola baseball. "Hmm ... ternyata yoru tipe level stealth lebih besar. Poin pengalamannya pasti lebih banyak," gumam Akira sambil mengelus dagunya, lalu mengarahkan rinnegan merah di telapak tangannya untuk menghisap yoru genbu itu.


Swush!


[Selamat host mendapatkan 10.000 poin pengalaman dari menelan yoru genbu tipe stealth] x10.


"Sudah kuduga poin pengalamannya pasti lebih banyak, dengan begini aku bisa cepat naik ke level Anbunin, hehehe." Akira terkekeh lalu tubuhnya berkedip dan muncul di udara, tepat di tengah-tengah kawanan harimau besar yang berjumlah 140 ekor, sambil menautkan tangan dengan ryutaiga ia lempar ke udara . "Ryuton: Gouka messhitsu!"


Swush!


Kepala Akira digerakan ke kanan dan ke kiri untuk membakar semua harimau besar dengan api hitam bertekanan tinggi dan besar. Harimau-harimau besar meraung-raung kesakitan, tubuhnya terbakr api hitam yang sangat panas.


Groaar!


Groaar!


Tap!


Akira menangkap gagang pedang ryutaiga yang terjatuh tepat di depannya. Denji dan Byakuya hanya menjatuhkan rahangnya, dalam sekejap Akira membantai 140 ekor harimau besar dan menjatuhkan bola yoru genbu berwarna putih. "Sungguh gila, benar-benar gila. Padahal Akira sama hanya berumur 5 tahun?!" gumam Denji dan Byakuya serentak membulatkan matanya.


Swuslrp!


Akira mengarahkan rinnegan merah di telapak tangannya untuk menyerap 130 bola yoru genbu putih dan menyisakan 10 bola yoru genbu putih untuk Denji dan Byakuya, untuk dibuat menjadi kristal Akame.


[Selamat host mendapatkan 10.000 poin pengalaman dari menelan yoru genbu tipe stealth] x130.


Akira berpindah tempat ke tempat ia berdiri sebelumnya, lalu duduk santai mengeluarkan 1 pil chakra yang ia potong seperempat, 1 wortel kyuryuu yang ia dapat dari kotak emas dan 1 bola yoru genbu, dari inventori sistem.


100 harimau besar datang kembali, langkah kakinya sangat berisik, kepulan debu pasir menghalangi pandangan mata. Byakuya dengan awan pasirnya terbang melesat ke arah 100 harimau besar, kali ini ia ingin unjuk gigi atas kekuatannya.


Shua!


Byakuya dengan kuda-kuda kuat di atas permukaan awan pasir miliknya merapal segel tangan, "Ryusa Bakuryu!" gelombang sunami pasir setinggi 10 meter, dan panjang gelombang 500 meter, bergerak cepat ke arah 100 ekor harimau besar yang berlari cepat ke arahnya.


Swush!


Brug!


Gelombang sunami pasir itu menenggelamkan 100 ekor harimau besar, Byakuya kembali merapal segel tangan, "sabaku sotaiso!" gelombang pasir yang menenggelamkan 100 ekor harimau membentuk piramida pasir setinggi 100 meter, menyegel 100 harimau besar, semuanya tidak bisa bergerak dan mati kehabisan nafas.


[Telolet]


[Peringatan chakra pengguna tersisa 10 poin]


"Huff ... huff ... huff ... pantas saja langsung lelah padahal hanya menggunakan tiga jutsu. Padahal chakraku ini cukup melimpah bahkan setara jinchurikinin 1, Huff ... huff ... huff ...."


Byakuya menggerakan awan pasir ke arah Akira dengan nafas terengah-engah. Denji terbang ke arah Akira, namun tiba-tiba terdengar lagi suara langkah kaki harimau besar, dan lebih banyak dari sebelumnya totalnya 750 harimau besar.


Brug!


Brug!


Groaaar!


Denji yang sedang melayang menoleh ke arah Akira, "Sepertinya Akira sama sedang meramu pil. Lebih baik aku akan menyerang untuk menghalau mereka." Denji membentuk Raikoha di tangan kirinya dan pedang saber berwarna merah terang di tangan kanannya, lalu melesat cepat ke arah kawanan harimau besar. "Shinka no juin: Jotai san!"


Shua!


Sayap malaikat di punggungnya yang berwarna coklat bertambah satu pasang, rambut ungu acak runcing bertambah memanjang sepanjang punggung. Denji secepat kilat sampai di kerumunan kawanan harimau besar yang jaraknya 500 meter dari tempat ia melayang.


Slash!


Slash!


Duar!


Denji menebas badan harimau besar menjadi dua bagian satu persatu lalu menghantamkan raikoha ke salah satu harimau besar hingga berlubang. Gelombang kejutnya juga menghempaskan 10 harimau besar hingga memotong lehernya.


Jleb!


Swush!


Slash!


"Kekuatan yang diberikan oleh Akira sama dan topeng ini, kombinasi yang sangat tepat. Gerakanku juga sangat cepat dan lebih kuat," gumam Denji dengan tatapan mata yang tajam dibalik topengnya, tangannya terus menebas kepala harimau besar satu persatu, dan Denji sangat menikmati pembantaian itu.


Slash!


Slash!


Slash!


"Fyuh! Akhirnya, aku menemukan formulasi yang tepat membentuk kristal Akame, atau aku sebut kristal Akagami." Akira menggenggam sebuah kristal hitam kemerahan dengan bentuk prisma ujung runcing sepanjang 10 cm.