
•••
Keesokan paginya.
Akira tidur di hotel Boku-Boku, semua orang tak ada satupun yang mengenali Akira dan Reina setelah tubuh mereka berubah, bahkan jounin elit, petinggi Kirigakure selain Chojuro juga Kagura dan juga guru-guru Akira di akademi juga tidak mengenalinya, Yazihiko sudah bebas karena Akira memberikan uang tebus 500.000 ryo.
Akira dan Reina kembali melakuan aktifitas paginya yaitu melakukan lari selama 100 menit, squat jump 500 kali, push up 500 kali, pull up 500 kali ditambah latihan sit up 500 kali.
Agar tidak ada yang curiga Akiran dan Reina melakukan aktifitasnya dimulai dari jam 04.00. Keduanya sama sekali tidak merasa lelah, letih, ataupun nafas yang tak beraturan karena melakukan latihan yang begitu ekstrim.
[Ding]
[Selamat host menyelesaikan misi harian]
[Misi harian : Lakukan latihan berlari selama 20 menit, Squat jump 100 kali, push up 100 kali, dan pull up 100 kali.
Hadiah : 10 ryo dan 10 poin pengalaman
Batas waktu : -
Hukuman : -]
[Hadiah uang 10 ryo sudah ditransfer ke inventori sistem, dan 10 poin pengalaman sudah dimasukan ke dalam status host]
Akira dan Reina memakai baju bangsawannya kembali, setelah ia sampai di hotel Boku-Boku meminta pelayan untuk mencucinya agar pagi ini bisa dipakai untuk menemui ketua klan Hoshigaki, yaitu Hoshigaki Kuiro.
Kali ini tidak ada yang spesial seperti pelayanan di klan Renbu, tidak ada kereta kuda yang menjemput Akira dan Reina, mereka berdua berjalan perlahan melewati jalanan pusat desa Kirigakure menuju bagian utara, dimana kediaman klan Hoshigaki berada.
Sang super tampan dan super cantik begitu sempurna, membuat warga Kirigakure terkagum-kagum dengan raut muka penuh minat. Akira dan Reina hanya tersenyum tipis menanggapi warga Kirigakure yang sepanjang jalan memperhatikan mereka.
Langkah kaki penuh dengan ketegasan, akhirnya sampai di depan pintu gerbang kediaman wilayah klan Hoshigaki. Rata-rata ciri fisik klan Hoshigaki seperti Kisame, memiliki kulit biru pucat, gigi runcing berbentuk segitiga tajam, mata kecil, dan kedua pipinya memiliki struktur insang.
"Maaf, anda berdua tidak diizinkan masuk!" tegas kedua penjaga pintu gerbang wilayah kediaman klan Hoshigaki. "Jika tidak ada kepentingan, silahkan anda berdua pergi!"
"Aaaaaah! Gua bacok juga kau, sial!"
"Ehem ...,"Akira berdehem pelan lalu mengeluarkan wibawanya sebagai seorang bangsawan. "Maaf, tuan-tuan. Kami berdua ada kepentingan dengan Yakumo sama dan Kuiro sama."
Kedua penjaga mengamati dari ujung kaki hingga ujung rambut Reina dan Akira. "Kalian sangat asing, jangan-jangan kalian berdua mata-mata ya!" bentaknya.
Reina dibuat kesal dengan kedua penjaga tersebut yang bertele-tele, ingin rasanya saat itu juga ia menembakan anak panah berwarna jingga agar mereka berdua mati.
"Sabar Akira, sabar. Ini semua demi patung gedo mazo, haaaah ...," batin Akira menghela nafas panjang.
"Kami akan menunggu disini, tolong katakan saja pada Yakumo sama dan Kuiro sama, Akihiko dan Masayuki ingin bertemu," pinta Akira tersenyum ramah untuk mencairkan ketegangan diantara mereka.
"Yakumo sama dan Kuiro sama sedang tidak bisa diganggu! Lebih baik kalian berdua pergi!" bentak salah satu penjaga dengan menyeringai geram dan penuh keangkuhan.
Jleb!
Dua anak panah chakra berwarna jingga tepat mengenai dahi mereka, dilesatkan dari dua krosbow milik Reina, tentu saja karena Reina sudah masuk dalam puncak kekesalannya. Merek berdua lumpuh, mulutnya tak bisa berbicara, dan badan mereka mematung.
20 meter masuk ke bagian dalam, tatapan mata tajam menerpa Akira dan Reina. Anggota klan Hoshigaki sangat sinis dan waspada pada siapapun orang asing yang belum pernah masuk ke dalam wilayah klan mereka akan langsung dicurigai dan digeledah.
"Berhenti!" Hoshigaki Inui berteriak, sorot matanya tajam, tapi tidak berarti bagi Akira dan Reina. "Kenapa kalian berani masuk ke wilayah kami!"
"Maaf tuan-tuan dan nyonya-nyonya. Kami ada keperluan dengan Yakumo sama dan Kuiro sama. Kami dari Yoroi Corporation, ingin menawarkan senjata pada klan Hoshigaki. Kami sudah ada janji temu dengan ketua dan wakil ketua klan," Akira tersenyum ramah untuk mencairkan suasana.
"Apa buktinya?!" bentak Inui ketua kemanan klan Hoshigaki.
"Katakan saja, Akihiko dan Masayuki telah tiba disini. Ketua dan wakil ketua pasti paham," Reina tersenyum ramah menjawab pertanyaan Inui yang berapi-api.
Cwuszh!
Akira yang sudah kesal tiba-tiba tubuhnya berkedip dan sudah mendekap leher Inu dengan kanannya serta tangan kirinya dihunuskan membentuk chidori.
"Kalian terlalu lama membuang waktuku yang berharga, lalat seperti kalian hanya bisa berdengung tapi tidak bisa menggigit dengan mematikan," Akira menatap dengan tatapan sangat tajam, aura membunuhnya dialirkan, semua anggota klan Hoshigaki yang berkumpul di dekat merasa bergidik ngeri tertusuk tatapan mata Akira.
Hinaan Akira juga membuat mereka sedikit naik pitam, tapi tak mampu melawan karena ditekan oleh aura membunuh Akira.
"Siapa sebenarnya pria super tampan ini? Apakah yang dikatakannya itu benar?" batin Inui penuh dengan kebingungan, meskipun kondisinya seperti telur diujung tanduk.
Zrrrtc!
Kuiro tiba-tiba melesat sangat cepat dan menendang tangan kiri Akira yang sudah membentuk chidori tapi di tangkis oleh salah satu kesho no tate berbentuk pilar kristal putih.
Bam!
Kuiro malah terpundur lusinan meter dan kakinye bergesekan dengan permukaan tanah.
Sraaak!
Kepulan debu menghalangi pandangan, Kuiro mengibas-ngibaskan tangannya yang cukup sakit menghantam pilar kristal putih yang kerasnya melebihi berlian.
"Sakit juga rupanya, hehehehe," Kuiro terkekeh lalu berjalan perlahan mendekati Akira. "Maaf jika penyambutan kami kurang mengenakan, Akihiko sama. Ternyata kekuatan anda bukan hanya cerita karangan Yakumo saja Masayuki hime."
"Hehehe," Akira terkekeh dan melepaskan pelukan lengannya dari Inui. "Aku yang seharusnya meminta maaf karena berbuat onar di kediaman klan Hoshigaki."
"Phew ...," Inui menghela nafas panjang ketengannya sudah mereda, nasibnya yang sudah diujung tanduk terselamatkan. "Ternyata aku salah paham, sial. Mereka berdua memang tamu agung ketua dan wakil ketua," sambungnya menepuk jidatnya sendiri.
Akira dan Reina berjalan mengikuti Kuiro, pagi ini Yakumo sedang pergi menuju Yukigakure, tepatnya markas utama organisasi Yon Kingu untuk bertemu Hyuga Yoda sekaligus meminta persetujuannya agar Akira dan Reina bisa masuk ke dalam organisasi YK.
Akira dan Reina sampai di depan kantor dengan bangunan 3 lantai dan mewah, lantai yang paling atas adalah lantai ruangan ketua klan Kuiro Hoshigaki.
Akira dan Reina memasuki lantai dasar mengikuti Kuiro, ada banyak staff yang sedang bekerja membereskan berkas-berkas di lantai dasar.
Ting!
Pintu lift terbuka mereka bertiga masuk dan lift pun perlahan beranjak naik, Akira tidak pernah melepaskan senyum tipis dari bibirnya.