DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 194 Mencari Informasi Kurogane Tsubasa



Akira sudah selesai menghantarkan 5000 pil chakra ke klan Amenoji. Tapi Klan Amenoji meminta Akira untuk mengajari ninja medis klan Amenoji beberapa jutsu dan teknik meramu pil seperti Akira.


Namun Akira menolak halus, permintaan untuk mempelajari teknik tersebut. Karena memang dibutuhkan chakra senjutsu, chakra elemen air, elemen api legendaris klan uchiha dan tentu saja chakra Enenra. Dan itu hanya Akira yang bisa.


Adapun Azura bisa meramu pil seperti Akira, karena ia sudah ditransfer gulungan elemen api legendaris klan Uchiha oleh Akira dan tertanam segel karma Ryuko no juin. Jadi hampir sama kasusnya seperti Akira.


Akira sedang melatih anggota klan Mashiiro yang didominasi pemuda dan pemudi berumur 25 tahun di level chunin 9. Saat ini level tertinggi dipegang Rouja di level Anbunin satu dan Shiina di urutan kedua di level Jounin 2.


Kepercayaan dan rasa hormat klan Mashiiro pada Akira sudah 100%. Tapi sayang tidak ada shinobi rank S di klan Mashiro dan itu tidak membuat Akira mau menyodorkan teknik segel karma pada mereka.


"Aku ingin memberikan sesuatu pada kalian. Tapi beresiko besar jika kalian berkhianat padaku, tubuh kalian akan meledak," jelas Akira menyeringai tajam.


Semua anggota klan Mashiro terdiam mematung dengan raut muka pucat pasi. Tak ada satu pun yang berani berkomentar, tapi mereka penasaran apa yang ingin Akira berikan pada mereka saat ini.


Sebagai klan yang derajatnye rendah, mereka dengan pasrah harus menuruti Akira. Terlebih lagi Akira berhasil menaikan taraf hidup mereka cukup signifikan.


17 juta ryo, Akira suntikan dana pada klan Mashiro, untuk modal awal menaikan efisiensi dan kontrak kerja 5 tahun dengan klan Mashiiro.


Akira ingin membangun kembali kejayaannya, setelah 7 tahun hancur oleh Yon Kingu dan lima negara besar melalui tangan klan Mashiiro.


Akira menggandeng Inoichi selaku direktur utama Amenoji Building untuk membangun kantor berlantai 5 ditengah kediaman klan Mashiiro dan merenovasi klan Mashiiro senilai 50 juta ryo.


Sembari menunggu kantor itu selesai, Akira akan memperkuat kekuatan militer klan Mashiiro dengan tangan ajaibnya.


Akira menautkan tangan, "Ryuton: Fuinjutsu: Surēbushīru no juin!" teriaknya.


Muncul magic seal berwarna hijau dibawah telapak kaki klan Mashiiro yang sedang berbari rapi. Lalu tubuh mereka bercahaya terang dan muncul segel kutukan kepala naga berwarna hita, di kelilingi empat bilah shuriken pada dada semua anggota klan Mashiiro yang berjumlah 100 orang, termasuk Shiina, Ikku dan Rouja.


'Boof! Boof! Boof!'


Terdengar suara ledakan teredam di dalam wadah chakra mereka dan berhasil naik 10 level. Anggota di level chunin naik jounin, anggota di level jounin naik anbunin, anggota di level anbunin naik sannin. Tepat sekali, hanya Rouja yang naik level Sannin 1.


Raut wajah mereka sumringah dan sangat gembira. Bagaimana tidak, mereka bisa naik dengan mudah 10 level dengan bantuan Akira.


"Hormat pada Shinji Tatsuo sama." Serentak semua anggota klan Mashiiro berlutut satu kaki.


[Selamat host mendapatkan 100.000 poin chakra karena menghabiskan 1.000.000 poin chakra jutsu Ryuzugan. Poin chakra dikalikan dua, karena memakai setelan baju elemen]


[Selamat, host berhasil menaikan doujutsu Ryuzugan ke level 1 tomoe dan dibutuhkan 3000 poin chakra untuk naik ke 2 tomoe]


[Selamat, host berhasil menaikan doujutsu Ryuzugan ke level 2 tomoe dan dibutuhkan 9000 poin chakra untuk naik ke 3 tomoe]


[Selamat, host berhasil menaikan doujutsu Ryuzugan ke level 3 tomoe dan dibutuhkan 18000 poin chakra untuk naik ke 4 tomoe]


[Selamat, host berhasil menaikan doujutsu Ryuzugan ke level 4 tomoe dan dibutuhkan 19.600 poin chakra untuk naik ke 5 tomoe]


[Selamat host mendapatkan jutsu Rinbo Hengoku karena berhasil menaikan level 1 tomoe doujutsu Ryuzugan]


[Selamat host mendapatkan jutsu Hazo no Kusari karena berhasil menaikan level 3 tomoe doujutsu Ryuzugan]


Akira tak memperdulikan panel hologram merah di depannya. Ia berpikir bagaimana caranya melibatkan pemerintah desa untuk meningkatkan kekuatan militer klan Mashiiro.


"Untuk saat ini, aku akan mencari pandai besi lain untuk membuat senjata. Jika mengandalkan paman Shinichi, ini terlalu cepat dan akan dicurigai," batin Akira mengelus dagunya.


Anggota klan Mashiiro sedang berlatih taijutsu legendaris klan Hyuga. Akira tidak mau hanya mengandalkan taijutsu standar, dengan tangan ajaibnya bukan tidak mungkin taijutsu yang sangat sulit itu, bisa dikuasai anggota klan Mashiiro sangat mudah.


"Bagus, semangat!" teriak Rouja yang mencontohkan beberapa jurus taijutsu legendaris klan Hyuga.


Akira mengawasi dengan sangat ketat, dan mulai memilah serta memilih, anggota klan Mashiro yang unggul dalam taijutsu, kenjutsu, ninjutsu, fuinjutsu, bahkan genjutsu.


Tapi Akira mewajibkan semua anggota klan Mashiiro harus bisa ninjutsu medis minimal rank B dan tentu saja meramu pil dengan efektifitas standar dari Akira minimal 70%.


***


Keesokan paginya.


[Selamat host telah berhasil menghabiskan uang 527.000.000 ryo dan memenuhi syarat untuk naik level berkedip medium ke level master. Setiap kali berkedip host dihargai 15 ryo dan akan diakumulasikan selama 24 jam]


[Untuk naik ke level premium host harus menghabiskan uang sebanyak 600.000.000 ryo dan sudah mencapai 27.000.000 ryo. Selamat menghabiskan uang host]


[Selamat juragan mendapatkan 432.000 ryo karena berkedip sebanyak 28.800 kali dalam 24 jam. Evolt sudah mentransfer uang tersebut ke dalam saldo sistem]


Akira tidur di hotel bersama Azura, mendengar pemberitahuan Evolt ia terbangun dengan sudut-sudut bibir menekuk membentuk senyuman puas.


Reina sudah ikhlas jika Akira menduakannya dengan Azura. Reina dan Azura awalnya memang kurang akur, tapi lama-kelamaan mereka berdua sudah seperti saudara yang sama-sama cantik seperti sang dewi.


Akira mencium kening Azura, tapi meskipun ia tidur bersama tak ada hal mesum yang mereka berdua lakukan. Setelah bertapa 7 tahun, nafsu birahinya agak berkurang terhada wanita.


Akira mempercepat membersihkan diri, karena pagi ini ia ingin ke kediaman klan Baroi. Sembair mencari informasi tentang pandai besi yang terkemuka di wilayah Kumogakure.


Klinik ia serahkan pada Azura, karena memang sedang direnovasi. Tapi masih buka di depan dengan suasana terbuka.


***


1 jam kemudian, kediaman Azuga Baroi.


"Terima kasih dokter Shinji, sudah datang."


Azuga menunduk hormat lalu mengantar Akira ke ruang perawatan Rujaku dan kesembilan anggota klan Baroi.


Beberapa petinggi menunggu dengan raut muka cemas, dan khawatir. Akankah mereka sembuh? Atau akan koma dan lama-lama mati? Itu terbesit dalam pikiran beberapa petinggi klan Baroi. Meski Akira telah tiba.


"Aku punya satu permintaan."


Akira yang sudah hadir di ruangan perawatan mengejutkan semua orang.