
"Shi-shinichi?! Di-dia se-seperti ...." Kagura dan Chojuro tidak melanjutkan perkataannya dengan mata melebar, sebab melihat Reina dan Azura yang dikabarkan oleh Akira telah tewas beberapa tahun silam.
"Ya, mereka berdua memang Azura dan Reina ...."
"Tapi, Akira eh, tuan Shinji ...."
"Tidak apa-apa. Paman Chojuro dan Paman Kagura sudah tahu. Semuanya duduk, kita akan memulai rapat, rencana pemburuan Bijuu," titah Akira.
Denji pun langsung mengerti dan membentuk segel pelepasan di tengah dada, "Kage Bunshin No Jutsu! Shisikiyoujin!" serunya dan menangkupkan tangan di dada hingga berbunyi suara 'Plak.'
'Boof-boof!' Empat kage bunshin Denji muncul dari kepulan asap dan berjalan perlahan keempat sudut kamar serentak. Lalu langsung merapal segel tangan untuk membuat dinding penghalang yang kedap suara.
Denji menganggukan kepala, tanda sudah siap. "Baik, kita mulai saja. Pertama aku sudah menemukan wilayah penjara yang memenjarakan hampir semua klan di Konohagakure. Tugas ini aku berikan pada paman Mishima dan paman Hizuga, rinciannya ada di dalam gulungan ini," jelas Akira mengeluarkan gulungan dari inventaris sistem dan mengambil dari saku dalam jaketnya.
"Tuan, tunggu. Biarkan aku menerima misi ...."
"Tidak, Shin. Untukmu aku ada hadiah, Azura tranplantasikan kedua sharingan yang telah kita simpan lama di markas Hoshigakure," potong Akira serius.
"Tapi, tuan. Bukankah akan menjadi masalah besar jika klan Uchiha tahu kita mendapatkan sharingan?" sergah Byakuya.
"Tidak, apa-apa. Lagipula mereka akan berterima kasih dan menjadi sekutu kita jika berhasil membebaskan mereka dari penjara di Ishigakure, bukan?" jawab Akira dengan mengerlingkan mata dan tersenyum tipis pada Byakuya.
"Baiklah, tuan. Sesuai perintahmu!" Shin menunduk hormat, rencananya yang dahulu pernah ia utarakan ternyata akan direalisasikan.
Tiba-tiba, dari dalam portal keluar Tenshikage Zyushiki dalam keadaan masih lemah, walau sudah memulihkan diri dan wajahnya terlalu pucat, "Yo-yomotsu Hirasaka!" serunya lirih.
"Tenshikage dono?!" Kagura langsung menangkapnya, karena akan terjatuh. Begitu kakinya melangkahkan keluar dari portal, jalannya agak limbung.
Azura langsung memberikan chakra penyembuh, setelah Kagura mendudukan Zyushiki. Suasana hening seketika, melihat Zyushiki kemungkinan terluka parah. Suasana hening ini bertahan sampai Zyushiki benar-benar bisa berbicara dengan baik.
Mereka bungkam hanya ingin mengetahui, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa bisa seperti itu? Tentu saja rasa penasaran semua orang menggerogoti isi pikiran mereka.
Zyushiki perlahan menceritakan semuanya secara rinci, apa yang dia ketahui, dari huruf A sampai huruf Z.
Ia bercerita dengan raut wajah yang sangat sedih dan sendu. Padahal selama 7 tahun kemarin, Otsugakure yang didiami klan Otsutsuki mulai hidup damai dan sejahtera tanpa peperangan.
"Tapi, untungnya masih ada warga Otsugakure yang selamat. Mereka akan menuju kemari," kata Zyushiki menarik nafas berat dan tersenyum tipis.
Akira menghela nafas panjang, pemasukan keuangannya telah hancur 50% karena Otsugakure hancur.
Akira kembali memijat keningnya, baru saja menyelesaikan masalah keuangan dengan memperdaya klan Amenoji. Kini harus kehilangan 50% asetnya.
"Bagaimana aku mengambil alih klan Amenoji?" pikirnya memijat kening. Sebab, hanya itu solusi masalah keuangan yang selama ini membebaninya.
Jika Shinichi dan Hizuga berhasil menyelamatkan para klan Konohagakure. Maka biaya beban keuangannya akan meningkat. Ia harus melakukan cara, tapi jangan menggunakan tangannya sendiri.
"Tunggu, aku masih ada cara lama yang belum aku selesaikan. Aku akan menyusup ke Konohagakure, disana ladang uangnya lebih banyak. Nama Onani Inu akan aku kembali gunakan," batin Akira tiba-tiba berubah wajahnya menjadi sumringah.
"Denji, kamu pergi dan kumpulkan informasi tentang Matatabi dan Isobu!" titah Akira dengan manik mata setajam mata elang.
"Baik, tuan." Denji menunduk hormat dan menghilang menjadi bayangan. Tapi keempat kage bunshin miliknya masih berdiri di empat sudut kamar.
"Azura, bawa sharingan dan Shin ke Kumogakure bersama paman Shinichi. Untuk paman Shinichi temui seseorang di kediaman klan Mashiiro, namanya adalah Kurogane Tsubasa dan bawa ke markas utama Hoshigakure. Kamui!" titah Akira lalu membuka portal dimensi kamui.
"Baik, tuan." Shinichi, Shin, dan Azura menunduk hormat.
Azura lalu masuk ke dalam portal untuk mengambil sepasang mata milik Uchiha Aruto yang pernah Shin berikan padanya untuk disimpan ke gudang logistik barang penting.
"Byakuya, kembalilah ke Sunagakure. Cari informasi sebanyak mungkin, agar kita bisa masuk kesana tanpa perlu konfrontasi," titah Akira pada Byakuya dan Byakuya langsung menunduk hormat.
Akira langsung memindahkannya dengan jutsu Hiraishin. "Lalu, tugas kami berdua apa, Akira?" celetuk Chojuro.
"Paman Kagura berjaga di markas utara dan paman Chojuro berjaga di markas selatan. Habisi siapapun yang masuk ke wilayah kita," jawab Akira memberikan perintah dan melanjtkan, "Zyushiki, cari anggota klan Otsutsuki yang masih hidup dan tinggalah disini membantu paman Chojuro juga paman Kagura."
"Aaiiih ... Akira berani menyebut namanya saja pada Zyushiki dono? Di depan Akira klan Otsustuki hanyalah seonggok kotoran baginya," batin Kagura menepuk jidatnya sendiri.
Bagi Kirigakure dahulu, Otsugakure masih menjadi momok yang menakutkan. Tapi di depan Kagura, seorang Tenshikage Zyushiki yang terhormat dan menakutkan, hanya diperlakukan seperti anak buah lemah.
"Keiko, kamu kembali ke markas dan tingkatkan levelmu sebanyak mungkin. Aku membutuhkanmu untuk mempertahankan markas, kita sudah memiliki 4 bijuu. Kemungkinan besar kita akan diserang oleh Yon kingu."
"Oh, ya. Perintahkan juga Hoshikage untuk memperkuat penjagaan perbatasan," titah Akira.
"Baik, tuan. Aku akan menerima dan melaksanakan tugas ini dengan baik." Keiko menunduk hormat dan membuka perbannya secara cepat.
Nampak kedua matanya yang berwarna sklera hitam dengan pupil putih kebiruan, ada empat bulatan di atas, bawah, kiri dan kanan berwarna putih kebiruan.
Matanya tiba-tiba beresonansi dengan Hydra yang berada di dalam tubuhnya. Pandangan matanya juga lebih jelas, lebih tajam, lebih bisa fokus.
"Nampaknya mata mutasi buatan Azura memang sangat hebat. Dengan begini aku bisa mengawasi semua wilayah Hoshigakure 24 tanpa harus keluar dan membunuh para penyusup yang datang," batin Keiko tersenyum puas.
Keiko langsung masuk portal dimensi kamui yang menuju markas utama Senso No Haijo dan Azura keluat dari portal tersebut.
"4 bijuu?! Kapan kau mendapatkannya Akira?!" Chojuro, dan Kagura melebarkan mata.
Menangkap bijuu itu bukan perkara mudah, apalagi bisa berhasil menangkap 4 bijuu. Itu merupakan pencapaian yang luar biasa.
"Teman-teman Akira, sepertinya bukan shinobi-shinobi biasa. Mereka pasti punya kekuatan khusus, bisa menangkap 4 bijuu hanya dengan anggota yang minim seperti ini. Shinobi satu desa Kiri saja belum tentu bisa menangkap satu biju," batin Chojuro menopang dagunya.
"Reina, tugasmu. Pergi ke Kirigakure, cari semua informasi tentang Kirigakure. Bila perlu provokasi kalangan manapun yang punya kebencian pada pejabat Kirigakure," titah Akira.
"Baik, tuan. Aku akan pergi sekarang." Reina menunduk hormat dan masuk ke dalam dimensi portal kamui yang baru Akira buat yang menuju Kirigakure. Tepatnya, 200 meter dari gerbang Kirigakure.