
"Tunggu! Maksud Tenshikage dono, Ryutsuki Kazuya?!" Mizukage Kagura membulatkan mata, lalu bangkit dari duduknya. Karena mendengar pernyataan Tenshikage Zyushiki tentang leluhur Ryutsuki. "Apa anda mengetahuinya Tenshikage dono?!"
"Ryutsuki Kazuya adalah nenek moyang klan Otsutsuki. Tujuan utamanya adalah menanam pohon shinju pada planet-planet yang gersang untuk menyuburkannya. Lalu menciptakan populasi manusia klon dirinya, yang bermata putih, berkulit putih pucat."
"Seiring berjalannya waktu, Tenshiryuzuki awalnya dibentuk oleh Kazuya untuk mengawasi penanaman pohon shinju diberbagai planet, yaitu Kaguya Otsutsuki, Ishiki Otsutsuki, Urashiki Otsutsuki, Momoshiki Otsutsuki, Kinshiki Otsutsuki, Zyushiki Otsutsuki, Zeroshiki Otsutsuki, Shunishiki Otsutsuki, Banshiki Otsutsuki, dan Samshiki Otsutsuki, membelot. Mereka memanfaatkan pohon shinju untuk meningkatkan kekuatan mereka agar setara dengan Ryutsuki Kazuya," jelas Tenshikage Zyushiki.
Semua kage hening mendengar penjelasan Tenshilage Zyushiki, "Lalu hubungannya dengan Akira apa?" tanya Kazekage Shinki.
"Akira adalah putra dari Uchiha Ryuki dan Hyuga Ryuna dan mendapatkan berkah dari Ryutsuki Kazuya," jawab Mizukage Kagura, membuat semua kage membulatkan mata, lebih-lebih Tenshikage Zyushiki.
"Ramalan itu?! Ramalan itu?!" Zyushiki membulatkan mata. "Jika bola cahaya dan bola kegelapan menyatu, datanglah meteor hitam dan aku akan muncul untuk menuntut balas! Jika bola hitam bercincin 9 muncul maka semua rata dengan tanah."
"Jadi, Akira benar cucuku?!" Hokage Sarada bangkit dari duduknya, lalu mencengkram kerah baju Mizukage Kagura. "Katakan, apa itu kebenarannya? Katakan! Kenapa kau baru mengatakannya sekarang?!"
"Tenang Hokage hime, tenang!" Ottokage Orochimaru melerai Hokage Sarada yang mencengkram kerah baju Mizukage Kagura. "Kita bisa bicarakan ini dengan kepaa dingin. Aku yakin Mizukage Kagura punya alasan."
"Karena nenek Kazuya tidak ingin Konoha tahu. Lebih-lebih aku mendengar desas-desus jika hubungan Uchiha Ryuki dan Hyuga Ryuna tidak diizinkan. Padahal Akira anak yang sangat jenius dan berbakat juga tampan. Bahkan Mizukage Chojuro sangat menyayanginya dan sudah menganggap anaknya sendiri," jawab Mizukage Kagura. "Sampai saat ini pun, aku masih takut mengatakan ini. Mata itu sungguh sangat menyeramkan."
Hanya Mizukage Kagura dan Tenshikage Zyushiki yang pernah melihat mata itu. Mereka terdiam membayangkan Ryutsuki Kazuya.
"Sudahlah, aku yakin Akira anak yang baik. Meskipun dia tidak mengetahui tentang siapa ayah dan ibunya saat ini. Masa lalu tidak bisa diubah hanya bisa memperbaiki yang masa sekarang, agar masa depan tidak terjadi lagi peristiwa di masa lalu," kata Raikage Z tersenyum tipis memberikan nasihat pada Sarada.
"Ya, benar kata Raikage dono. Kita sudah melewati perang besar ninja sampai kelima, berapa banyak shinobi yang tewas demi kepentingan atas nama keadilan, kebenaran bahkan perdamaian. Masalah ini tak perlu diperpanjang lagi, aku harap kita bisa saling mengerti dan memaafkan. Klan Otsutsuki juga sudah bertobat dan mengakui kesalahannya. Jadi kita semua dalam forum ini harus saling terbuka satu sama lain," timpal Tsuchikage Arakuchi.
"Tapi, jika Akira mengetahui sebenarnya apakah dia akan marah dan membenci klan Uchiha serta Klan Hyuga. Bahkan Konohagakure yang tak becus menyelesaikan masalah percintaan." Hokage Sarada yang masih berdiri, kelopak matanya terbanjiri cairan bening dengan raut muka geram dan gigi digertakan. "Itu yang aku takutkan!"
Semua petinggi desa termasuk petinggi klan-klan besar di Konohagakure mendengar semua pembicaraan kage tercengang. Efek pengusiran Hyuga Ryuna dan Uchiha Ryuki akan berbuntut panjang seperti ini, bukan hanya klan Uchiha dan klan Hyuga yang mendapatkan dampak negatifnya tapi juga Konohagakure. Karena harus berurusan dengan keturunan Ryutsuki, sampai klan Otsutsuki sangat takut pada nama Ryutsuki.
***
Di lembah batu berkabut, perebutan gulungan bumi dan langit masih berlangsung.
Hari sudah menjelang senja, hanya tim Akira saja yang sudah berhasil mengumpulkan syarat untuk masuk ujian babak Akhir, tim lainnya masih berjibaku dan terus bertarung. Shinobi-shinobi genin dalam ujian chunin khusus ini, adalah shinobi-shinobi berbakat, jenius, dan sangat berpotensi. Tak ayal jika pertarungan mereka begitu sangat sengit, mengandalkan strategi, tipu daya, dan kekuatan.
Azura dan Reina masih terus melayang di punggung Suzaku. Mencari mangsa tim yang memiliki gulungan bumi akan digiring ke arah Akira.
"Akira, aku melihat salah satu tim Kumogakure di jam 6. Apakah kau melihatnya melalui byaku sharinganmu? Mereka membawa gulungan bumi, aku akan menggiringnya ke arahmu di jam 9," tanya Reina melalui telepati.
"Aku melihatnya. Azura serang beruntun dari udara dan darat, agar mereka lekas ke arahku. Aku tak ingin lama-lama bersantai, badanku pegal-pegal, hehehe," batin Akira melalui telepati, sambil duduk berlutut satu kaki di dahan pohon.
"Dimengerti. Macan akan menggiring domba ke arah naga," balas Azura melalui telepati.
Swush!
Badai api itu bergerak ke atah Tim 2 Kumogakure dan membakar pepohonan yang dilewatinya, tanpa pandang bulu.
"Sial, kita disergap! Lari ke tempat aman dahulu. Kita harus mengembalikan chakra dahulu, persedian pil chakra kita sudah menipis," teriak Zaroi ketua tim 2 dari Kumogakure.
"Dimengerti kapten!" balas Oroi dan Laroi serentak. Lalu berlari mengikuti Zaroi ke arah jam 10, namun Byako sudah mengunggu merek dan melesatkan cakaran berbentuk siluet angin berbentuk huruf x tiga kali.
Swush!
Swush!
Boom!
Tim Kumogakure berhasil menghindarinya dan berbelok arah ke arah jam 8. Zaroi melemparkan 3 kunai peledak ke arah Byako, Azura yang melihat Byako telah dilempari kunai peledak dan melesat ke arah Byako merapal segel tangan. "Kuchiyose no jutsu!" Azura menempelkan kedua telapak tangannya pada punggung Suzaku.
Boof!
Trang!
Duar!
Muncul formasi array di depan Byako dan kepulan asap yang menutupi Genbu. Siluet cangkang kura-kura berubah menjadi kubah pelindung transparan berwarna hijau, melindungi Genbu dan Byako dari ledakan kunai peledak. Kepulan asap berwarna putih dan jingga menutupi pandangan tim Kumogakure.
"Mampus kau macan ompong! Ayo!" Ketiga anggota tim kabur ke arah jam 7, mereka tak menyadari jika Akira sudah menunggu disana.
Sementara itu tim 11 Konohagakure yang dipimpin oleh Hyuga Hakuchi juga berlari ke arah Akira. Hakuchi sudah memperhatikan Akira melalui byakugan sewaktu Akira berhasil merebut gulungan bumi dari tim Kusagakaure. Tim Hakuchi membutuhkan gulungan langit milik Akira dan kebetulan Akira berada di dekatnya.
Kabukivhi melemparkan 5 kunai ke arah Akira, lalu merapal segel tangan, "Fuuton: Reppusho!" telapak tangan Kabukichi melepaskan tekanan angin yang sangat kuat untuk mendorong 5 kunai itu, agar melesat lebih cepat ke arah Akira.
Shua!
Shua!
Shua!
Cwiwiw!
Akira sudah menyadari jika ia diserang dari belakang, berpura-pura diam. 5 kunai itu hanya melewati tubuhnya saja, karena tubuhnya yang asli dipindahkan ke dimensi kamui.