DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
Chapter 132 Melawan Yonbi



Jurang lembah iblis yang dipenuhi cairan dan gas beracun, meluap-luap beresonansi dengan chakra di dalam tubuh Akira dan memicu penyerapan energi yin ke tubuh Son Goku.


Setengah energi yin yang berkumpul di dalam jurang lembah iblis, membentuk beberapa siluet pilar yang menjulang tinggi ke langit, lalu masuk ke dalam tubuh Son Goku.


"Groaaar!" Bulu Son Goku yang berwarna merah berubah menjadi warna merah kehitaman pekat, kedua tanduknya menghitam, sklera matanya juga memghitam dengan pupil emas, urat ototnya menonjol, berwarna merah terang. "Groaaaaar!"


[Ding! Terdeteksi hewan buas bertipe ancient]


[Nama hewan buas: Shinka Son Goku


Level: Tenshi


Tipe level: Ancient


Elemen: Lava


Chakra level: Ryunin 4]


"Sepertinya chakra Enenra saling berhubungan dengan chakra bijuu. Setelah menghisap chakra Enenra dari alam sekitar bijuu berevolusi menjadi lebih kuat. Untung saja aku sudah mendapatkan chakra dari kadal buduk, kalau tidak aku bisa mati dibuatnya," pikir Akira mengelus dagunya. "Aku ingin sedikit bermain-main dengannya, levelku sekarang setara Ryunin 9 dengan bantuan chakra Enenra."


Mata Ryugan aktif, pupil mata hitam dengan 7 tomoe tapi sekarang berganti warna dari hitam menjadi merah.


"Groaaar!" Son Goku memukul-mukul dadanya sambil meraung keras, urat ototnya semakin menonjol di sekujur tubuhnya. Dari mulutnya muncul cahaya terang, lama kelamaan menjadi bijuudama lava berwarna merah kehitaman.


Swiiing!


Bijuudama ditembakan dari depan mulut Son Goku dan melesat sangat cepat ke arah Akira. Raut bibirnya tersenyum licik, "Kamu ini bijuu tapi kenapa terlalu bodoh? Dan tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa?" ejeknya. "Selama itu adalah energi, rinnegan merah ini bisa menghisap elemen apapun! Enryuu Kyuu Fujin!"


Slurp!


Di belakang tubuh Akira muncul patung Enenra Mazo, patung dengan 7 kepala naga. 7 kepala naga itu mulutnya terbuka semua dan menghisap bijuudama lava berwarna merah kehitaman sampai tak tersisa.


Urat otot Akira menonjol disekujur tubuhnya dan menjadi ruam ungu, Son Goku melesat sangat cepat dengan tiba-tiba muncul disamping Akira lalu menghantamkan pukulan.


Bam!


Akira menangkis dengan pukulan juga, gelombang kejut menghempaskan area sekitarnya, fluktuasi udara tercipta menghembuskan angin tornado yang sangat kuat akibat dua pukulan kuat beradu.


Mereka berdua bertarung dan beradu pukulan sangat cepat, meskipun Son Goku berbadan besar tapi kecepatannya hampir setara dengan kecepatan Akira yang menggunakan jutsu hiraishin dan taijutsu kage no suteppu.


Setiap Akira menghindar dengan tubuh berkedip dan muncul di sekitar tubuh Son Goku, pukulan tangan Son Goku sudah siap menghantam Akira.


Bam!


"Lawan yang cukup tangguh dan cukup menyusahkan." Akira menyunggingkan senyumnya, telapak kakinya ia alirkan chakra Enenra. "Kage resikikku!"


Bam!


Pukulan cepat Son Goku disambut dengan tendangan tanpa bayangan Akira, Son Goku semakin lama semakin melambat karena kecepatan Akira semakin meningkat.


Sruuug!


Son Goku terpundur 500 meter ke arah barat dan menyibakan pepohonan di hutan Hoshigakure, lalu terjungkal ke belakang.


Swush!


Reina terbang melesat sangat cepat ke arah Son Goku yang sudah terkapar. Dalam sepersekian detik Reina berhasil menempuh jarak 1.5 km dan tiba di depan Son Goku dalam keadaan melayang.


"Shoton: Suishoheki Hachi no Jin!" Reina merapal segel tangan, dari bawah tubuh Son Goku muncul kristal-kristal besar lalu mengunci kedua kaki, kedua paha, kedua lengan, kedua pergelangan tangan dan leher Son Goku. "Shoton: Suisho Rokkakuchu!"


Grag!


Pilar kristal setinggi 100 meter muncul, mengelilingi tubuh Son Goku menjadi penjara dinding kristal.


"Groaaar!" Son Goku meraung keras, tubuhnya berontak tapi tidak bisa lepas, karena Reina terus melepaskan naga kristal untuk mengunci pergerakan Son Goku.


"Kai!" Tangan Akira membentuk segel pelepasan. Dari dalam mulut patung Enenra Mazo keluar siluet naga berwarna ungu, lalu memanjang ke arah Son Goku dan menggigit kedua tangan, kedua kaki, kedua dada, serta lehernya.


Slurp!


Chakra Enenra diserap dari dalam tubuh Shinka Son Goku, perlahan bulu Son Goku yang menghitam kembali memerah, urat ototnya yang menonjol merah perlahan mengecil, dan tak berontak lagi.


"Huff ... huff ... huff ...." Nafas Reina memburu dan tak beraturan, chakra dan staminanya sangat berkurang drastis demi mengunci pergerakan Son Goku yang terlalu kuat, jutsu elemen kristal rank S semuanya ia kerahkan. "Hari ini aku benar-benar lelah, tapi bertahanlah sedikit lagi."


Akira melihat ke arah Reina dan sedang melayang terhuyung mulai kehilangan keseimbangan, segera menembakan chakra Enenra untuk mengisi ulang chakra di dalam wadahnya.


Blush!


Kilatan bola cahaya mengenai tubuh Reina, tubuhnya diselimuti aura berwarna hitam pekat. Pandangan matanya yang mulai buram kembali jelas, "Ke-kekuatan apa ini?! Begitu sangat meluap-luap ditubuhku?!" Reina membelalakan matanya merasakan fluktuasi chakra Enenra di dalam tubuhnya.


{Gaki! Kau benar-benar menyebalkan! Berani-beraninya membagi chakraku pada manusia rendahan, haaaa!}


Akira tak memperdulikan suara teriakan Enenra yang menggelegar hebat di dalam pikirannya. Karena ia sudah terbiasa mendengar suara Enenra yang sudah Akira anggap radio rusak.


Seluruh chakra Enenra berhasil diserap dari dalam tubuh Shinka Son Goku dan membuatnya pingsan, tak sadarkan diri.


"Fuin!" Akira tangan kanannya membentuk segel pelepasan, siluet 7 naga berwarna nila berubah menjadi bola besar menyelimuti tubuh Son Goku dan mengecilkan tubuhnya menjadi seperti Shukaku.


Syuut!


Tubuh Son Goku berhibernasi di dalam bola transparaan seukuran bola baseball berwarna hijau dan bola itu melayang ke arah Akira, lalu dihisap masuk ke dalam rinnegan merah di telapak tangan kanannya.


Akibat pertarungan tersebut, hutan Hoshigakure dalam radius 2 km rata menjadi permukaan tanah. Untung saja jarak pusat desa Hoshigakure masih jauh 20 km dari perbatasannya dan ledakan akibat pertarungan mereka tidak sampai terdengar ke pusat desa Hoshigakure.


Bulan purnama tepat di tengah kepala, waktu menunjukan sudah tengah malam. Tak sadar pertarungan mereka bertiga memakan waktu yang sangat lama, sampai puluhan jam.


Sudut bibir Akira naik, membentuk senyuman puas, dua bijuu ia sudah dapatkan. Apalagi Reina sudah semakin kuat meskipun masih di level anbunin 1, karena chakra Reina sudah setara level Ryunin 1. Kalau saja ia tidak banyak menggunakan jutsu elemen kristal rank S yang menguras banyak chakranya, Reina masih punya banyak chakra dan takan hilang keseimbangan.


***


Keesokan harinya, hotel Boku-Boku, Kirigakure.


Pagi-pagi sekali Akira dan Reina latihan, lalu langsung membersihkan diri. Karena mereka berdua mendapatkan kabar dari Kuiro, bahwa mereka berdua akan di undang ke markas utama organisasi Yon Kingu di Yukigakure.


Akira sudah memberitahukan pada semua anggota inti organisasi Senso no Haijo, untuk siap menyerang markas organisasi Yon Kingu begitu Akira sudah mendapatkan patung gedo mazo.