DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 206 Penyelamatan I



Setelah pergumulan dua sejoli itu selesi. Akira memindahkan Reina ke dalam penginapan Nenek gezo dengan menggendongnya menggunakan Hiraishin No jutsu.


Lalu kembali memakai pakaian shinobi anggota Yon Kingu dan kembali ke jembatan jurang iblis.


Untuk menuju Getsugakure harus melewati hutan Kikoku, yaitu hutan yang sangat lebat dan gelap. Lalu melewati laut Shinomari yang merupakan perbatasan antara Getsugakure dan Hoshigakure.


"Itu tidak masalah, level tomoe Rinnegan juga sudah tahap maksimal. Aku akan bisa menggunakan ini. Chikusodo: Kuchiyose No Jutsu!" seru Ryuga melepaskan segel tangan pemanggilan dan menghentakannya ke permukaan tanah untuk memanggil burung bersayap enam. "Ayo, berangkat cepat! Aku akan memberikan makanan yang enak padamu!"


Burung hijau itu terbang sangat cepat bahkan melebihi kecepatan pesawat di dunia Shinobi yaitu 350 km/jam.


Hanya dalam 4 jam, tepatnya jam 05.00, Akira sudah sampai di atas langit wilayah Getsugakure.


'Boof!' Burung hijau menjadi kepulan asap, dan Akira meluncur cepat ke permukaan tanah, matanya berkeliling mencari keberadaan Chojuro serta Kagura yang akan di eksekusi mati pukul 10.00.


"Dalam ingatan Animisa, mereka berdua dipenjara bawah tanah dan dijaga sangat ketat oleh shinobi Jounin Getsugakure dan anggota elit Yon Kingu. Aku harus bergegas, sepertinya disana!" Akira menunjuk sebuah bangunan yang sangat sepi. Tapi di dalamnya ada banyak shinobi yang berjaga.


Akira mendarat dengan sempurna di pepohonan yang rimbun berjarak 100 meter dari bangunan tersebut. Tenseigan dan Rinnegan sudah diaktifkan untuk mencari keberadaan Chojuro juga Kagura.


Akira berjalan masuk perlahan menutupi mukanya dengan topeng anggota rendah Yon Kingu.


"Hai, kamu! Kenapa diluar? Bukankah waktunya pergantian jaga!" panggil salah satu anggota rendah Yon Kingu yang melihat Akira berjalan santai ke arah bangunan.


Memang sekarang adalah pergantian shift penjaga dan Akira sudah mengetahui semuanya dari ingatan Animisa. Sebab Animisa juga yang mengatur semua kegiatan anggota rendah, tinggi, dan elit Yon Kingu di penjara bawah tanah rahasia.


Penjara bawah tanah ini juga yang dibangun oleh klan Amenoji dan merupakan bagian proyek kerjasama antara pemerintah Getsugakure dan klan Amenoji.


"Ya, senpai. Maaf, aku sedikit terlambat, aku buang air kecil dahulu. Maklumlah semalam kebanyakan minum dan menikmati wanita, he-he ...." Akira terkekeh dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Akira masuk paling terakhir, mengekori 50 penjaga yang sudah menyusuri lorong menuju lift yang terhubung kebagian bawah penjara bawah tanah.


Di dalam lift yang sangat besar dan muat 60 orang tersebut, kapten penjaga shift pagi curiga. Karena ada 51 orang, yang seharusnya ada 50 orang yang berjaga.


50 penjaga sebelumnya tidak akan keluar, jika 50 penjaga pengganti belum masuk. "Kapten, ada satu orang yang baru masuk dan itu telat masuk. Dia ada di paling belakang," bisik wakil kapten di samping kapten.


"Awasi dia. Jangan sampai lolos, jika sudah keluar lift ikuti dia dan langsung tangkap," balas kapten berbisik juga.


"Oh, mereka semua mencurigaiku. Kalau begitu, aku taka segan. Lagi pula aku sudah menemukan keberadaan paman Chojuro dan paman Kagura," gumam Akira mengaktifkan Ryuzugan yaitu mata hitam bertomoe tujuh dan mata rinne sharingan di kening dengan 12 tomoe. "Tsukuyumoi!"


Tanpa melihat tatapan mata Akira pun mereka semu sudah masuk dalam dunia genjutsu Akira. Dalam dunia genjutsu tersebut, mereka diikat oleh akar pohon, dan Akira menebas leher mereka hingga putus dengan terus berulang-ulang.


'Ting!' Pintu lift terbuka, Akira langsung berpindah tempat menggunakan Shunshin No Jutsu untuk keluar dari ruangan lift.


50 anggota penjaga Yon Kingu sudah saling tindih dengan mulut menganga dan tewas oleh genjutsu Akira.


Untung saja Akira sudah menempel di atas langit-langit dan berlari dengan kecepatan tanpa suara. Jadi keberadaannya tidak bisa diketahui, apalagi dengan efek penggunaan Ryuzugan menambah lagi efek penyembunyian chakranya dengan sangat sempurna.


Akira sudah sampai di penjara yang dipenuhi kekkai atau pelindung dengan berbagai teknik Fuinjutsu.


"Dasar bodoh, hanya Fuinjutsu Rank S saja bisa menghalangiku. Ini hanya sampah bagiku." Akira merapal segel tangan lalu menggunakan Rinne Sharigan untuk menghancurkan pelindungnya, "Kai!"


Pintu besi tebal itu terbuka otomatis dan membuat 10 penjaga yang menjaganya terkejut bukan main. Pasalnya hanya Animisa yang bisa membukanya dan itu juga menggunakan rapalan segel tangan tertentu juga sangat sulit.


"Hei, kau mencariku. Chidori!" Akira hilang dari tempatnya berdiri dan menusukan Chidori satu persatu tepat di 10 penjaga dengan sangat cepat.


"Aaakh ...!" 10 penjaga memekik lirih dengan memuntahkan darah dari mulutnya dan tewas seketika.


"Aku terlalu menjunjung tinggi kemampuan Yon Kingu. Ternyata hanya sampah yang tak bisa di daur ulang, sungguh mengecewakan." Akira berjalan perlahan masuk ke dalam ruangan gelap yang dijadikan penjara bagi Chojuro dan Kagura.


Tubuh Chojuro dan Kagura diikat dengan lilitan senar-senar tajam pada dinding ruangan penjara, hanya memakai underwear saja.


Tubuh mereka juga dipenuhi luka lebam, sayatan, dan cucuran darah yang sudah mengering. Tubuh mereka kurus kering, wajahnya pucat pasi dan penuh lebam biru di seluruh wajah.


Akira bisa mengenali mereka berdua hanya dari warna rambutnya saja. Akira memotong senar-senar tajam yang mengikat kedua tangan, kaki dan badan mereka dengan Kogarasumaru.


"P-paman, hiks ... hiks ...." Akira menangis menahan tubuh mereka berdua. "A-aku akan memberikan kalian chakra senjutsu untuk mengembalikan energi dan stamina kalian. Senpo Sozo Saizei: Byakugo No Jutsu! Saibo No Kasseijutsu!"


Akira mentransfer chakra senjutsu dan chakra penyembuh untuk memulihkan mereka berdua dalam sekejap.


Semua luka mereka langsung sembuh dan tubuhnya mereka prima kembali. Mereka juga langsung siuman, "Uugh ... Akira, akhirnya paman bisa menyusulmu, hiks ... hiks ...."


Chojuro memeluk Akira dan menitikan air mata karena mengira sudah mati, "Paman, kalian masih hidup. Kita keluar dahulu, sebelum mereka menuju kemari," pinta Akira.


"Evolt, belikan aku 2 seragam ANBU Kirigakure!" titah Akira dalam batinnya.


[Ding! Baik, host. Membeli 2 seragam ANBU Kirigakure dan memotong 20.000 ryo dari saldo sistem. 2 seragam ANBU Kirigakure telah di transfer ke inventori sistem]


"Ini, paman Kagura dan paman Chojuro pakailah!" Akira mengeluarkan 2 seragam ANBU Kirigakure tersebut dari inventori sistem dan memberikannya pada mereka berdua. "Pakailah cepat, aku akan menghalau mereka agar tidak bisa menangkap kita."


[Selamat, host mendapatkan 100 poin chakra karena menggunakan salah satu jutsu Ryuzugan. Poin chakra dikalikan dua, karena memakai setelan baju elemen]x2


[Selamat, host mendapatkan 100 poin chakra karena menggunakan salah satu jutsu Jikkukan. Poin chakra dikalikan dua, karena memakai setelan baju elemen]


[Selamat, host mendapatkan 100 poin chakra karena menggunakan salah satu jutsu Medical Ninjutsu. Poin chakra dikalikan dua, karena memakai setelan baju elemen]