DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
New Chapter 107 Ujian Byakuya



Groaar!


Denji menaruh 10 butir pil Shinka masing-masing pada Doro Goremu, Kyodaigumo, Yamata no Orochi dan Ryuchi yang sudah menaruh kepala mereka di permukaan tanah. Pada Yamata no Orochi Denji hanya menaruh pada satu kepala ular, karena Yamata no Orochi memiliki delapan kepala.


Orochimaru sangat menyayangi Denji, hampir 98% kekuatannya diturunkan pada Denji, termasuk kontrak dengan Yamata no Orochi di gua Ryuchi. 3 siluman lainnya ia dapatkan dengan mengalahkan mereka dan mengontrak mereka secara ekslusif.


Awalnya Kyodaigumo, Doro Goremu, dan Ryuchi hanya hewan tipe level mutan dan level Genbu, namun setelah dikontrak ekslusif dengan Denji menggunakan segel kutukan Ten no juin: Jotai Yon, naik menjadi tipe level monster. Setelah Denji mendapatkan topeng cyborg Sora Kiba dan membagi kekuatannya ke mereka berempat, naik jadi tipe level stealth.


"Gluk!" Doro Goremu, Kyodaigumo, Yamata no Orochi dan Ryuchi menelan pil Shinka, tubuh mereka diselimuti aura emas. "Groaaar!"


Doro Goremu warna tubuhnya berubah menjadi abu-abu dengan guratan lava di seluruh tubuhnya dan kepalanya memakai topeng cyborg Sora Kiba.


Kyodaigumo, kedelapan kakinya hitam berkilau dengan kulit lebih keras dua kali lipat dari sebelumnya, di punggungya tercetak gambar laba-laba berwarna ungu terang, kepalanya juga memakai topeng cyborg Sora Kiba.


Yamata no Orochi melepaskan kulit hitamnya dan berubah warna menjadi abu-abu gelap bersisik runcing, kedelapan kepalanya memakai topeng cyborg Sora Kiba dengan 2 taring dibawah dan 2 diatas keluar dari mulutnya.


Ryuchi yang bertubuh belang seperti harimau berubah warna menjadi warna biru dengan belang putih, jari tangannya bertambah dua jari menjadi lima jari dengan kuku-kuku lebih panjang dan runcing, dan kepalanya juga memakai topeng cyborg Sora Kiba.


Groaar!


Groaar!


Groaar!


[Ding! Selamat hewan Kuchiyose Denji berevolusi]


[Nama Hewan: Doro Goremu


Level: Tenshi


Tipe: Stealth


Elemen: lava


Evolusi: 0/100


Jutsu: Yoganuheki (dinding lahar), Ōkina yōgan no ichigeki (Pukulan lahar besar), Yōgan nami (Gelombang lahar)]


[Nama Hewan: Kyodaigumo


Level: Tenshi


Tipe: Stealth


Elemen: Karet


Evolusi: 0/100


Jutsu: Shi no netto (jaring kematian), Nenchaku bōru (bola perekat), Yūdokuna gomu kumo (Laba-laba karet beracun)]


[Nama Hewan: Yamata no Orochi


Level: Genbu


Tipe: Tenshi


Elemen: Racun


Evolusi: 0/100


Jutsu: Doku rappa (tembakan bola beracun), Dokugasu eria (Area gas beracun), Shi o mitsumeru (tatapan kematian)]


[Nama Hewan: Ryuchi


Level: Tenshi


Tipe: Stealth


Elemen: Api biru (Shakuton)


Evolusi: 0/100


Jutsu: Shakuton: Goukakyu no jutsu, Hashira no sora (pilar langit), Hi no sokudo (pendorong api)]


"Hebat kamu Denji, dalam memilih siluman kontrak," Akira tersenyum puas pada Denji. "Untuk kristal Akagami, gunakan jika memang terdesak saja. Aku takut terlalu cepat menaikan level senjatamu, malah tubuhmu belum mampu menahan kekuatan topeng itu. Senjata yang terlalu kuat itu, pasti punya efek samping, apalagi segel kutukan Shinka no juin, menyerap tiga kali lipat chakra pada tubuhmu."


"Baik, Akira sama," Denji menganggukan kepala, dan seolah-olah mengerti apa yang Akira katakan, kenyataannya memang benar jika chakra Denji cepat terkuras menggunakan Shinka no juin serta topeng Sora Kiba. "Kai!"


Boof!


Boof!


Boof!


Denji tangab kirinya membentuk segel tangan pelepasan. Doro Goremu, Kyodaigumo, Yamata no Orochi, dan Ryuchi hilang dari pandangan menjadi asap.


***


Gurun batu.


Boof!


Jasuke memegang Naginata dengan bilah lengkung yang besar, lalu menusuk-nusuk Byakuya yang tidak mengaktifkan pelindung pasir. Tusukan Jasuke hanya mengenai ruang kosong, "Hahaha, hanya itu saja kemampuanmu," Byakuya tersenyum sinis.


"Bedebah! Doton: Gagankon!" Jasuke merapal segel tangan dengan tangan kirinya saja, dan menusukan ujung bilah naginata ke permukaan tanah.


Krak!


Bilah naginata diselimuti tanah dan mengeras menjadi batu, lalu menghantamkannya pada Byakuya.


Shua!


Boom!


Byakuya berhasil menghindar ke kiri, dan pukulan Jasuke hanya mengenai permukaan tanah yang sebelumnya dipijak oleh Byakuya.


Shua!


Boom!


Byakuya kembali melompat ke kanan untuk menghindari hantaman naginata milik Jasuke. "Dasar pecundang beraninya cuma menghindar! Ayo kalau berani hadapi!" teriak Jasuke terus mengayunkan naginata miliknya.


Shua!


Boom!


Byakuya terus melompat ke kanan dan ke kiri menghindari hantaman naginata milik Jasuke. Nampak 10 retakan kawah berdiameter 3 meter, bekas hantaman naginata Jasuke.


"Jika kau menginginkannya, baiklah. Haaa!"


Begitu Jasuke mau menghantamkan lagi naginata miliknya ke Byakuya, kepalan tangan Byakuya memukul naginata yang diselimuti tanah dengan sangat kuat, hingga bilah lengkung hancur berkeping-keping.


Bang!


Prang!


"Tidak mungkin?!" Jasuke membulatkan mata, melihat senjatanya hancur dalam satu pukulan.


Jasuke ikut terpundur lusinan meter, kakinya bergesekan dengan permukaan tanah, kepulan asap menghalangi pandangan.


Sraak!


Cwuszh!


Tubuh Byakuya berkedip lalu muncul di belakang Jasuke dan menghantamkan tendangan. Jasuke membalikan badan dan menyilangkan kedua tangannya untuk menangkis tendangan Byakuya. Tubuh Jasuke terpundur sejauh 100 meter hingga menabrak batu besar.


Bang!


Shua!


Boom!


Kepulan debu menghalangi pandangan, "Guhak! Tendangan yang sangat kuat," Jasuke memuntahkan seteguk darah, batu dibelakangnya hancur berkeping-keping. Lalu merapal segel tangan, "Doton:Ganchuuso!"


Tap!


Jasuke berlutut satu kaki lalu menghentakan kedua telapak tangannya, dari dalam tanah muncul duri-duri tanah raksasa dalam radius 100 meter, menusuk Byakuya.


"Jutsu rendahan! Santesu: Nunoboko!"


Dari tangan kiri muncul pasir besi, lalu membentuk pedang yang sangat panjang, sepanjang 150 meter, bilah pedangnya bergerigi seperti gerjaji. Byakuya memutar pedang pasir besi itu, untuk menghancurkan duri-duri tanah raksasa.


Swuuug!


Slash!


Jleb!


Lalu menusukannya ke perut Jasuke, "Guhak!" perut Jasuke tertusuk pedang pasir besi milik Byakuya, namun tak dalam dan memuntahkan banyak darah. "Armor baju milik klan Hamura, bisa ditembus pedang itu?!"


Byakuya mendorong tubuh Jasuke satu meter, lalu mengangkatnya dengan pasir besi. Lalu pedang besar pasir besi ditebaskan pada bagian rusuk kiri Jasuke.


Slash!


Shua!


Boom!


Jasuke terpental menabarak bebatuan dan pingsan, tulang rusuk bagian kiri retak, tubuhnya diselimuti oleh debu yang menghalangi pandangan.


Setelah kepulan debu mereda, nampak Jasuke yang tergeletak pingsan dan Pakui mengumumkan kemenangan Byakuya, "Pemenangnya Byakuya!"


Semua shinobi yang mengikuti ujian ANBU khusus yang mengalami cedera, dibawa ke tenda khusus perawatan termasuk Jasuke.


"Tinggal mereka bertiga, lebih baik aku kalahkan mereka semua dengan cepat," gumam Byakuya menatap tajam Serizawa, Ayuki, dan Koji satu persatu. "Sensei! Bagaimana kalau aku menantang mereka bertiga langsung!"


"Hahaha ... hahaha ... jangan bercanda! Melawanku saja kamu belum mampu menang. Apalagi kami bertiga, jangan bermimpi, hahahaha ...," Ayuki tertawa jahat merendahkan Byakuya yang masih ia anggap sebagai sampah yang lemah.