DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 59 - Perburuan Monster Bagian 2



Lima gunungan mayat salamander menumpuk tinggi di depan Akira. Setiap gunungan mayat tersusun 100 mayat salamander.


"Dasar sensei laknat! Apa sensei lupa tentang kepahlawananku, hah?! 10.000 hewan mutan di jalur rel kereta Kaminari perbatasan Konohagakure dan Namigakure, siapa yang membereskannya? Aku mengatakan waktu dipengumuman tadi itu benar adanya. Makanya 500 hewan mutan seperti ini, hanyalah masalah sepele, hmph!" Akira mengerucutkan bibirnya dan menyeringai kesal.


"Ya, ya, ya, aku paham." Hiyoshi melirik malas pada Akira. "Sudah, masukan tanganmu ke dalam kotak undian ini! Di dalamnya ada 13 gulungan bumi dan 13 gulungan langit."


Azura memasukan tangannya ke dalam kotak undian besar. Lalu mengambil gulungan berwarna putih dengan tulisan hitam langit.


"Akira, Reina, aku mendapatkan gulungan langit." Azura memperlihatkannya pada Reina dan Akira. "Ayo, kita pergi!"


Pakui dan Nanaki yang berada di belakang Hiyoshi terus memperhatikan tim Akira. Mereka berdua sangat penasaran dengan kemampuan Akira dalam membasmi hewan mutan.


"Akhir-akhir ini aktivitas monster di Sunagakure terutama gurun iblis sampai bagian utara desa meningkat. Mungkin aku akan merekomendasikan Akira pada Kazekage Shinki, untuk menyewa jasanya sebagai pemburu hewan mutan. Lagipula Hiyoshi sama ada disini, aku bisa memberikan surat rekomendasi kunjungan ke Sunagakure padanya," *batin Pakui.


"Padahal Suna sudah menurunkan banyak jonin elite untuk menghadapi hewan mutan. Tapi hasilnya memang berkurang waktu itu, tapi semakin hari, populasinya semakin meningkat. Padahal sudah diburu habis-habisan sampai ke sarangnya, jonin elite yang tewas juga semakin banyak. Jika benar tim Akira bisa mengurusnya, ini bisa jadi solusi untuk Sunagakure," batin Nanami*.


"Maaf, Hiyoshi sama. Aku ingin memberikan surat ini pada Anda. Jika anda berkenan aku ingin anda dan tim Akira berkunjung ke Suna, setelah ujian ini selesai. Aku yakin tim Akira akan lulus di ujian akhir nanti, dilihat dari hasil kedua ujian sebelumnya."


Pakui memberikan gulungan surat berwarna biru pada Hiyoshi dan dengan tersenyum hangat Hiyoshi menerimanya.


"Terima kasih, nona Pakui. Tentu, tanpa ada surat rekomendasi pun kami akan ke Suna, untuk menukarkan mayat nukenin bernama Jugo yui. Ya, aku, Akira, dan Reina yang telah membunuhnya sewaktu mau ke Konoha, Jugo Yui bersembunyi di salah satu pulau di dekat Kiri. Kami juga mau minta bantuan ada Suna tentang perbaikan Kiri," kata Hiyoshi.


Tim kedua yang sudah tiba selanjutnya adalah tim Otsugakure. Hiyoshi pernah melihat mereka sekilas sewaktu berkunjung ke Otsu.


"Kita bertemu lagi, Hiyoshi sama. Terima kasih atas bantuan pribadi dari Akira sama dan Hiyoshi sama, Otsugakure sekarang lebih baik keadaannya. Jika kami berhadapan dengan Akira sama, kami akan mengalah. Itu sebagai balas jasa kami shinobi Otsutsuki," kata Azusa tersenyum ramah.


"Jangan, hajar saja bocah jabrig itu! Justru bocah jabrig itu akan senang kalau kalian bertarung sepenuh hati. Dia itu tidak suka dipandang lemah atau memandang lemah orang lain, mungkin dalam berkata dia itu terkesan sombong. Aslinya dia sangat peduli terhadap orang lain, jadi berusahalah!" jelas Hiyoshi.


"Terima kasih, Hiyoshi sama. Kami akan berusaha sekuat mungkin," kata Azuya.


"Ya, Hiyoshi sama. Kami ingin bertarung dengan Akira sama di ujian babak akhir," timpal Kyazushiki.


"Ya, Hiyoshi sama. Aku juga ingin kuat seperti Akira sama," timpal Ishizu berapi-api.


Azuya sebagai kapten tim, memasukan tangannya ke kotak undian besar dan mengambil satu gulungan putih bertuliskan tinta hitam langit.


Tim ketiga yang berhasil selanjutnya dari Konoha di pimpin oleh Uchiha Dabui, mengambil gulungan hitam bertuliskan bumi dengan tinta putih. Tim keempat yang berhasil selanjutnya dari Konoha juga yang dipimpin Hyuga Asuki mengambil gulungan hitam bertuliskan bumi dengan tinta putih.


Satu hari satu malam, ujian pengumpulan 100 mayat monster mutan, dan tim terakhir yang berhasil mendapatkan gulungan bumi adalah tim dari Kusagakure.


Semua tim diberikan peta untuk melewati jalur menuju Iwagakure. Perebutan gulungan pun dimulai, para tim sudah hampir 5 hari tanpa makan, istirahat hanya sejenak. Ketahanan mereka sebagai shinobi benar-benar diuji, hanya tim Akira yang sangat santai melewati ujian ini. Akira sering membawa Reina dan Azura masuk dimensi kamui untuk tertidur sejenak, meskipun banyak drone yang mengawasi, Akira selalu punya cara mengecou drone-drone itu.


Akira sedang meramu salah satu yoru byako dan mencampurnya dengan seperempat butir pil chakra. Akira berhasil mengembangkan pil untuk meningkatkan level siluman kuchiyose, dan akan diuji coba pada siluman milik Azura.


Swush!


Akira, Reina dan Azura keluar dari dimensi kamui. Mereka bertiga keluar di lembah berkabut yaitu perbatasan antara Sunagakure dan Iwagakure.


"Azura, panggil salah satu silumanmu!" pinta Akira, dan memberikan 1 butir pil emas bernama shinka. "Berikan pada siluman kuchiyose milikmu!"


Swuung!


Swuung!


Swuung!


Tubuh Suzaku yang sangat indah dengan bulu-bulu merah dan mata merah menyala, diselimuti aura merah terang. Lalu mengepakan sayapnya, perlahan terbang melayang.


Pak!


Pak!


Swush!


Swush!


Suzaku terbang di ketinggian 10 meter, badannya agak membesar. Panjang sebelumnya lima meter bertambah menjadi tujuh meter, tubuhnya dipenuhi kobaran api yang menyala-nyala, lama-kelamaan api itu padam dan memperlihatkan bulu-bulu merah yang berkilau.


[Ding]


[Selamat pil shinka bisa berhasil menaikan level Suzaku ke level hewan stealth suzaku]


[Hewan terbagi atas beberapa tipe level, yaitu mutan, beast, stealth, monster, ancient dan god. Setiap tipe level memiliki level dari genbu sampai tenshi]


[Nilai pengalaman yoru yang didapatkan berbeda-beda, tipe level mutan minimal 10 poin, beast minimal 100 poin, monster minimal 1.000 poin, stealth minimal 10.000 poin, monster minimal 100.000 poin, ancient minimal 1.000.000 poin, kami minimal 10.000.000 poin]


[Ding]


[Nama Hewan: Suzaku


Level: Suzaku


Tipe: Stealth


Elemen: Api


Jutsu: Ryusei ame, faiasutomu, faiakurōatakku]


"Jadi selama ini yang aku hisap hanya hewan bertipe level mutan?"


[Ya, host. Maafkan Ryujin yang telat memberi informasi pada host. Semua hewan yang ada didunia ini bisa terus berevolusi sampai tahap god, karena efek radiasi Enenra]


"Sebenarnya apa itu Enenra? Lalu kenapa radiasinya bisa membuat hewan yang ada didunia ini terus berevolusi dan berkembang. Bahkan bisa menjadi ancaman umat manusia di dunia ini."


[Maaf, host. Ryujin tidak bisa menjawab karena diluar wewenang sistem. Hanya informasi itu yang sistem ketahui, selebihnya sistem tidak mengetahuinya]