
"Beli topeng putih motif rubah!"
[Berhasil membeli topeng putih motif rubah seharga 750 ryo dan langsung disimpan dalam inventori. Ryujin memotong pembayaran dari uang di saldo sistem 750 ryo. Ada yang mau dibeli lagi, host?]
"Lebih baik aku menggunakan identitas lain untuk menghancurkan para lalat yang berdengung itu. Beli seragam!"
[Menu shop]
[Seragam:
> Seragam Jonin Konohagakure: 5000 ryo
> Seragam Jonin Sunagakure: 5000 ryo
> Seragam Jonin Iwagakure: 5000 ryo
> Seragam Jonin Kumogakure: 5000 ryo
> Seragam Jonin Kirigakure: 5000 ryo
> Seragam ANBU Konohagakure: 10.000 ryo
> Seragam ANBU Sunagakure: 10.000 ryo
> Seragam ANBU Iwagakure: 10.000 ryo
> Seragam ANBU Kumogakure: 10.000 ryo
> Seragam ANBU Kirigakure: 10.000 ryo
> Seragam Klan Otsutsuki: 15.000 ryo
> Seragam Akatsuki: 10.000 ryo
> Seragam Ryutsuki black version: 100.000 ryo.
> Seragam Rikudou sennin: 500.000 ryo]
"Beli seragam Ryutsuki versi hitam!"
[Berhasil membeli seragam Ryutsuki seharga 100.000 ryo dan langsung disimpan dalam inventori. Ryujin memotong pembayaran dari uang di saldo sistem 100.000 ryo. Ada yang mau dibeli lagi, host?]
"Tidak ada."
[Semua barang yang dibeli di menu shop sistem ukurannya bisa di sesuaikan dengan ukuran tubuh host. Meskipun host bertambah tinggi, ukurannya akan menyesuaikan dengan tubuh host secara otomatis]
"Kalau begini, aku tak perlu beli baju lagi, hehehe." Akira tertawa sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Seragam Ryutsuki terdiri dari jubah hitam dengan motif buatan kepala naga berwarna merah dan 7 magatama mengelilingi berada di punggungnya, celana hitam, dan sepatu sebetis dengan asesoris tali merah yang memutari sampai betis, serta sarung tangan hitam dengan asesoris tali merah yang memutari sampai siku, juga topeng putih dengan motif rubah, Akira keluarkan dari inventori sistem dan memakainya. "Waktunya pembantaian."
Swush!
Akira keluar dari dimensi Kamui, muncul pusaran angin di kamar Shinichi dan Hizuga yang sudah hancur luluh lantak. Hiyoshi sudah tidak ada, yang ada hanya mayat Rui dan 10 jonin elite klan Kamizuru yang memakai seragam jonin Iwagakure dengan ban merah bermotif lebah, di lengan kanannya, pemimpinnya Yoshino Kamizuru.
"Halo, semut dan lalat! Apa kau mencariku? Aku pastikan kalian takan ada yang selamat." Akira tersenyum licik dari balik topengnya. "Sebelum kalian mati, aku perkenalkan pada kalian, namaku Ryuuren!"
"Bedebah, jangan kau pikir kamu akan menang melawan kami. Dari tubuhmu saja, kau ini masih bocah, Fuuton: Reppusho!" Yoshino merapal segel, lalu melemparkan 10 kunai yang diarahkan ke Akira. Telapak tangannya menembakan tekanan angin yang sangat kuat untuk mendorong 10 kunai yang mengarah ke Akira. "Mati kau! Hahaha!"
Shua!
Shua!
Shua!
Cwiwiw!
10 kunai hanya menembus tubuh Akira dan tertancap di dinding rumah sakit yang sudah runtuh. Semua keamanan Iwagakure sedang berfokus ke acara ujian chunin khusus babak kedua tanpa mengetahui adanya peristiwa penyerangan rumah sakit Iwagakure.
Akira melesat cepat dengan tangan membentuk bola hitam 3 cincin merah kehitaman, "Rasenringu!" dan menghantamkannya pada perut jonin elite klan Kamizuru hingga tertembus.
"Katon: Goukakyu no jutsu!"
"Fuuton: Atsugai!"
5 jonin elite klan Kamizuru serentak merapal segel tangan dan menembakan bola api yang sangat besar ke arah Akira. 4 jonin elite klan Kamizuru merapal segel tangan dan menembakan hembusan angin bertekanan tinggi. 5 bola api membesar dan melesat dengan kecepatang sangat tinggi ke arah Akira.
Swush!
Shua!
Slurp!
Akira mengarahkan rinnegan merah di telapak tangan kanannya, untuk menyerap lima bola api yang sangat besar. "Hahaha, hanya ninjutsu seperti ini, bahkan ninjutsu rank S pun akan aku serap, hahaha!" Akira tertawa terbahak-bahak karena serangan 9 jonin elite klan Kamizuru berhasil di serap. "Sekarang giliranku!"
"Tidak mungkin?! Semua bola api bertekanan tinggi lenyap?!" Yoshino dan 9 jonin elite klan Kamizuru serentak membulatkan mata, karena tidak percaya serangan yang begitu kuat dan besar berhasil diserap oleh Akira.
Akira terbang di ketinggian 100 meter lalu melayang dan mengeluarkan bola hitam dikelilingi cincing angin serta cincin api dari rinnegan merah di telapak tangan kirinya. Bolah hitam itu membesar dari diameter 20 cm menjadi 100 m dikelilingi cincin api berdiameter 120 m, dan cincin angin berdiameter 120 m. Akira langsung melemparkan bola hitam ke arah rumah sakit Iwagakure dengan tersenyum jahat.
Swush!
Tujuh kage yang sedang duduk merasakan chakra yang sangat besar dan telihat dari tempat duduk mereka bola hitam besar siap menghantam Iwagakure, langsung bangkit. Tapi mereka terlambat menyadarinya, *** hitam itu langsung menghantam permukaan tanah dan menghancurkan 3/4 Iwagakure.
Booom!
Siluet bola putih berkilau di permukaan tanah berdiameter 100 meter lalu membesar hingga 10 km. Gelombang kejutnya menghempaskan warga Iwagakure termasuk Velodrome arena sebelah barat hancur dan semua klan bangsawan di Iwagakure tewas tak tersisa termasuk klan Kamizuru.
"Ti-tidak mungkin?!" tujuh kage membulatkan mata, banyak korban tewas dari wisatawan, shinobi Iwagakure, hingga warga sipil dalam penyerangan Akira.
Reina dan Azura sudah diteleportasikan ke dimensi kamui oleh Akira dengan hiraishin no jutsu lewat pengendalian jarak jauh. Akira sudah menempelkan tanda segel hirasihin no jutsu pada Shinichi dan Hizuga sebagai pusat penanda untuk memindahkan Reina dan Azura.
Akira berpindah tempat ke velodrome arena yang telah rusak sebagian, di kursi peserta tersisa Uchiha Sashiki, Kyazushiki Otsutsuki, Azuya Otsutsuki, dan Senju Maru, serta Saboi.
"Halo para kage yang terhormat!" sapa Akira dengan berteriak yang melayang di atas velodrome arena pada ketinggian 200 meter. "Perkenalkan aku Ryuuren, pemimpin organisasi Senso no haijo. Orang yang bertanggung jawab dalam penyerangan ini, hahahaha!"
"Bedebah! Akan aku habisi, Raiton no yoroi! Erubo!" Raikage Z melapisi tubuhnya dengan chakra petir dan melesat cepat ke arah Akira lalu menghantamkan sikunya yang besar dan berotot ke dada Akira.
Shua!
Cwiwiw!
Serangan siku Raikage Z hanya menembus tubuh Akira, "Hahaha, jangan terlalu terburu-buru Raikage sama. Aku hanya menyapa disini, Overbye!" tubuh Akira terhisap pusaran angin lalu hilang dari pandangan.
"Siapa dia berani mengacaukan aliansi shinobi? Iwagakure hancur luluh lantak, kekuatan militernya langsung merosot," gumam Tsuchikage Arakuchi menyeringai geram.
Semua kage mengakitfkan sensor chakranya tapi tidak lagi merasakan keberadaan Akira yang sudah berpindah ke dimensi kamui.
"Andai saja kemampuan jougan suamiku masih aktif, dia bisa mengejarnya. Tapi mata itu telah hancur di perang shinobi kelima," gumam Hokage Sarada.
"Dari chakranya sepertinya tidak asing. Lebih baik aku menyuruh Azuya, Kyazushiki dan Ishizu pulang ke Otsugakure. Masalah ini bukan wewenang Otsugakure yang masih lemah secara ekonomi, dan militer."